-_-_-_-
'10 kata yang orang bicarakan akan memunculkan 100 kata penilaian untuk kita'
Setelah kejadian dikantin kemarin, sudah beredar gosip hot-hot disekolahnya tetang Tara yang dicium cowok. Jangan tanya perasaan Tara yang sedang badmood dari kemarin gara-gara Rama, kalau bukan diomelin ayahnya mungkin ia memutuskan untuk bolos sekolah saja.
Bisik-bisik dan cekikikan di lorong menuju kelasnya menjadi pemadang yang biasa saja, tapi Tara tidak terlalu menanggapinya apalagi lirikan mata dari siswa/siswi di sekolahnya. Hingga ia sampai didalam kelasnya, ada beberapa yang memandang wajahnya tapi Tara hanya melengoskan wajahnya menuju ke bangkunya.
Baru Tara duduk nyaman sudah didatangin Sasa, Gita dan Karina.
"Danita cerita, lo kemarin dicium sama cowok yang namanya Bramatta itu ya. apa hubungan lo sama dia ?," cerocos Sasa yang mempertanyakan hubungan Tara sama cowok yang lagi ia incar.
Ocehan Sasa membuat Tara harus mengingat kejadian memalukan itu lagi, Tara yang sudah memiliki mood buruk sejak awal semakin buruk mood yang ia miliki saat mendengar bacotan Sasa.
"terus lo mau apa, mau jambak rambut gue atau mau tampar wajah gue, niiih gue kasih pipi gue kalau lo berani," Tantang Tara dengan nada tenang sambil menyodorkan pipinya. Sedangkan Sasa dkk langsung lirik-melirik. "denger setelah lo nampar atau jambak gue, gue pastiin lo akan merasakan balasan 2 kali lipat dari apa yang sudah lo lakukan !!," peringat Tara dengan tatapan tajam dan menantang.
Yang sudah cukup membuat Sasa dkk menjadi kicep dan buru-buru pergi, karena mereka tau omongan Tara akan selalu dilakukan gadis itu, Danita sendiri sudah pernah merasakn panasnya tamparan Tara dan menceritakan ke teman-temannya. Jadi mereka semua belajar dari pengalam Danita sendiri.
sedangkan Tara terus menatap Sasa sampai ke mejanya. Sedangkan Sasa yang merasa diperhatikan "git temenin gue ke wc yook," ajak Sasa, dan Gita hanya menganggukkan kepalanya.
Entah kenapa kejadian ini membuat Tara mengingat kejadian dimana awal ia ribut dengan Danita, si gadis popular. Ceritanya Setelah kejadian Tara tidak sengaja menabrak Mailo, Danita datang ke kelas langsung menampar wajah Tara dan menuduh Tara merayu kekasihnya si Mailo, Jadi setiap ada cewek yang mencoba untuk mendekati si susu Mailo maka Danita tidak akan tinggal diam, ia akan melabraknya. Tapi sayangnya saat itu ia salah sasaran.
Tara yang tiba-tiba ditampar tentu saja tidak terima. Tidak perlu babibu, Tara langsung menampar balik Danita hingga gadis itu memegang pipinya. Danita yang tidak terima mendapatkan tamparan balik, malah menghina dan mengejek Tara yang kemudian dihadiahin sebuah tamparan lagi oleh Tara, hal itu membuat d=Danita langsung pergi mengadu ke BK. Hasilnya Tara maupun Danita sama-sama mendaptkan nilai tabungan di BK.
"Kenapa muka lo tar," Tanya Lina yang baru tiba dikelas.
"gak papa," jawab Tara dengan wajah juteknya.
Lina yang tidak ingin ikut campur pun hanya diam saja, Tanpa perlu bertanya ia sudah tau karena Lina sempat berpapasan denga Sasa dan Gita yang sedang membicarakan Tara.
-_-_-_-
"Tar, nih kue bolu kesukaan lo biar mood lo juga jadi baik lagi yaaa walaupun sisa bekel tadi pagi tapi masih enak kok rasanya," Tawar Kiki ke sahabtnya yang dari pagi sudah bertampang menyeramkan. Membuat Kiki tidak berani mangajak untuk makan bareng saat istirahat, padahal sebenarnya ia mau menawarkan bolunya.
"makasih ki, lo emang besty terbaik gue," ujar Tara dengan wajah terharu, sambil memasukkan bolu kemulutnya. "tumben lo gak Latihan teater ki," Tanya Tara menatap Kiki yang sedang menatap cowok yang lagi ia taksir disalah satu lapangan Outdoor.
"kan ekskul gue latihannya pindah ke kamis, masa lo lupa sih," jawab Kiki yang fokus melihat anak laki-laki main futsal. "aaaah Taqaaaa, iiih manis banget sih," jerit Kiki disertain pujian untuk cowok yang sedang ia taksir.
Tara memperhatikan Taqa atau nama panjangnya Uwais Taqa yang merupakan kiper futsal di klub futsal sekolahnya yang disukai Kiki karena senyuman manis dan lesung pipinya, anak kelas 11 mipa 4 yang selalu kiki sapa saat pagi hari atau berpapasan. Ikut mengejar bola kesan kemari.
"eh Ki, gue denger-denger. Si Taqa taqa itu lagi deket ama adek kelas gak sih," pancing Tara untuk menarik perhatian sahabatnya tersebut.
Oooh tentu saja pancingan tersebut membuat kiki langsung mengalihkan perhatiannya dari Taqa, "iiiih apaan sih, itu kan Cuma rumor. Orang Taqa Sukanya ama gue, buktinya dia selalu nyapa gue," ujar kiki dengan tampang penuh percaya diri.
"itu kan Cuma sapaan karena lo sering nyapa dia, bukan bukti dia naksir lo aaaah ," ucap Tara.
"kalau dia udah nyapa gue tandanya dia kenal gue terus dia berarti punya perasaan juga dong sama gue, orang dia aja selalu senyum ke gue kalau nyapa" bela Kiki, sedangkan Tara yang mendengar itu menjadi cengok sendiri melihat ke geeran sahabatnya tersebut.
"yaaa gak gitu konsepnya Bambang, pusiiing dah gue," ujar Tara menepuk jidatnya.
Suara peluit dilapangan membuat beberapa anak cowok yang sedang bermain futsal harus berhenti, dan membubarkan permain mereka. Karena mau dipake anak ekskul lain untuk Latihan.
"udah yook, pulang. Si Taqa udah diusir tuh," ajak Tara ke Kiki yang masih melihat ke lapangan.
"yaaah kok Taqa udahan sih, kan gue nak liat Taqa lari-lari terus keringetan. Iiih ganteng banget," puji Kiki yang masih melihat ke Taqa yang sedang mengobrol Bersama teman-temannya. Jangan Tanya ekspresi wajah Tara yang sudah jijik melihat kelakukan sok imut Kiki.
Walaupun Tara sudah mengajak kiki buat pergi, tapi gadis itu masih duduk karena tertahan oleh bolu 3 biji milik Kiki.
"Tar tar, itu bukannya Rama gak sih. Gue baru tau rama anak voli," Ucap kiki sambil memukul-mukul Pundak Tara.
Mendengar ocehan kiki membuat Tara mengalihkan perhatianya dari bolu ke arah lapangan, ia melihat Rama yang menggunakan pakaian kaos abu-abu dipadukan dengan celana pendek selutut berwarna hitam, yang sedang melakukan Latihan passing bawah bola voli dipinggir lapangan.
"ya terus gue harus apa," sewot Tara sambil melirik kiki.
"kan gue cuma ngasih tau kalau gue baru tau rama anak volly. Gituuuu loooh jutek amat sih," senggol kiki dengan bahunya.
"gak perlu lo kasih tau juga," ucap Tara yang juga melihat Rama dengan tatapan sebel karena cowok itu masih bisa beraktivitas dengan normal setelah membuat kehebohan dikantin kemarin. "pulang yu," ajak tara tapi kiki malah menahan tanganya.
"iiih nanti doong, gue nak liat rama Latihan," tolak kiki sambil memegang tangan tara biar gak ninggalin dia. Di hati terdalam tara ia bener-bener sebel melihat rama bisa-bisanya tebar pesona ke cewek lain dengan senyum sok manisnya. Dan sialnya cewek-cewek lemah hati itu pada kesenangan, tara yang memperhatikan itu jadi geli sendiri.
"anjir, itu kenapa micin sasa ada disitu. Bukannya biasanya mereka nontonin Latihan anak basket ama si Danita ya. Waah si micin sasa udah ngincer Rama beararti" oceh kiki yang menujuk sasa dan beberapa teman-temannya yang sedang berdiri di pinggir lapangan sambil menyapa rama.
Tara hanya mengangkat bahunya sesaat yang berarti ia tak perduli atau tak mau tau. "gue gak nyaka tar, cowok lo jadi popular sekarang. iya sih mukanya lumayan jadi banyak yang mau," ucap kiki dengan gamblangnya tanpa memperdulikan perasan tara disebelahnya yang sudah menatapnya tajam
"COWOK GUE, LO BILANG. Sejak kapan gue mau sama dia," jerit Tara yang sudah mengelurkan hebusan nafas dari hidungnya seperti naga.
"ups salah ngomong, maksud gue cowok dia bukan cowok lo. Hehehehehe," cengenges kiki sambil merapihkan pinggiran rambutnya dengan jari-jari tangan.
"udah ah gue mau pulang. Makasih bolunya," ucap Tara yang mengambil tas disampingnya dan pergi meninggalkan kiki sendirian dipinggir lapangan.
Kiki yang melihat bestynya meninggalkannya buru-buru membereskan kotak bekelnya yang berniat untuk ikut menyusul Tara tapi tidak jadi gara-gara Taqa yang tiba-tiba menyapa dan mengajak ngobrol kiki. Ya begitulah kiki saat sudah bertemu Taqa, teman bisa di nomor duakan tapi Taqa diutamakan.
Kalau kata Tara 'ini lah ciri-ciri cewek yang lemah hati'
-*Next*-
KAMU SEDANG MEMBACA
Me And Naughty Boy
Teen FictionMe & Naughty Boy (Gue & Cowok jail) -------------------------------------------------------- Kata orang anak gadis itu harus manis bisa jaga sikap tapi kalau gadisnya kaya yunita anggraini, jauh-jauh deh khayalan akan gadis manis dan kalem, karena...
