"uhh sakit nyamm"
Saat ini sunoo sedang duduk di ranjang sambil memakan ice cream, pagi-pagi sekali mereka baru selesai bercinta dan sunghoon langsung memandikan nya, tau apa yang daddy nya lakukan setelah itu ? Yahh betul, ayah angkatnya langsung pergi dengan dalih bekerja.
Tidak ada cuddle atau pelukan selepas bercinta, padahal ini kali pertama bagi sunoo ditambah sunghoon melakukan nya dengan kasar tanpa pemanasan dan pengaman, sunoo jadi meragukan bahwa ayah tirinya ini benar sayang padanya atau tidak.
"Daddy langsung pergi apa karena sunoo kebanyakan nangis ya" anak itu bermonolog.
"Hff padahal sunoo kangen sama daddy"
sunoo jadi overthinking sendiri.
"Ddeonu bosen ah mau keluar"
Sunoo pun berjalan terseok-seok sambil membawa ice cream di tangan kecil nya, sesekali sunoo menjilati ice cream yang lumer ke tangan gemuknya.
Langkah nya terhenti di ruang tamu, tepatnya di depan foto besar yang bertengger di dinding itu.
Sunghoon terlihat bahagia di foto itu ditambah tangan indah istri nya yang terlihat cocok melingkar di lengan sunghoon, sunoo pun melirik tangan gembul nya yang dipenuhi lumeran ice cream.
"Hngg..."
Dari segala sisi sunoo kalah telak dengan mendiang istri sunghoon, pantas saja sunghoon langsung pergi setelah mereka selesai anu.
"Baaa..." Ni-ki dengan jail berniat mengageti sunoo.
"Ayamm ayamm" tapi malah jungwon yang kaget.
Sunoo masih cemberut dan tidak menghiraukan kedua teman nya yang tiba-tiba datang,semenjak di rumah sunghoon ada ni-ki dan jungwon yang selalu menemaninya jadi sunoo tidak terlalu bosan di rumah besar ini.
Ya jadi yang mengageti sunoo tadi adalah ni-ki anak tiri om jay, dan yang kaget tadi adalah jungwon anak kandung om jay.
"Abis ulang tahun kok cemberut, mana kado dari bapak lo ?" Ni-ki merangkul sunoo.
"Itu mobil di depan kata daddy" sunoo masih cemberut dan menunduk.
"Haaa" jungwon dengan antusias menutup mulutnya.
"Omgg omg omg,mobil merah itu ? Yang mobil sport di depan itu ?" Jungwon terus menyedot udara dari mulutnya seperti orang asma saat berbicara saking senang nya.
Ni-ki melepaskan rangkulan nya dan berkacak pinggang "terus kenapa muka lo ketekuk kaya lipetan baju ?"
"Huaaaa hngg sunoo sedihh"
Sunoo tiba-tiba menangis dan berteriak dengan ice cream yang masih belepotan, hingga tercipta benang saliva dari ice cream yang masih ada di mulut nya.
"Busett jangan di kuping gue" ni-ki reflek membekap mulut sunoo.
"Noo sstt mending kita liat mobil nya okee" jungwon dengan antusias berlari kecil menuju hadiah dari sunghoon yang telah terpampang cantik di halaman depan rumah.
Kini tiga remaja putra itu pun menghampiri hadiah yang di pesankan sunghoon khusus untuk sunoo di hari ulang tahun nya, sunoo memang belum punya SIM tapi kan kini sunoo sudah 17 tahun jadi pasti sunoo akan mendapatkan nya.
Iya kan ?
"Niceee" ni-ki menggosok kedua telapak tangan nya karena memiliki ide cemerlang.
"Gilaa daddy lo baik banget gak kaya papa gue" jungwon mengitari mobil itu dengan tatapan kagum.
"Aaaaa huaaaa" sunoo kembali menangis histeris.
"Kenapa lagi si noo ?!" jungwon menutup kedua telinga nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy's Kitten | SUNSUN
Teen FictionKim sunoo anak daddy kalo siang, kalo malam baby nya daddy
