Setelah sunghoon dan sunoo saling terbuka dengan perasaan dan nafsu akan sentuhan antara satu sama lain, ayah dan anak ini mulai memiliki kebiasan hidup yang berbeda sekarang, karena ketika dua orang telah hidup bersama sebagai insan yang dimabuk asmara tentu ada banyak perubahan dihidup mereka, mau contoh ? oke.
Pagi hari dimulai dengan morning sex sebelum sunoo berangkat sekolah dan sunghoon pergi bekerja, kadang mereka melanjutkan nya hingga di sesi kamar mandi jika si ayah masih menegang, lalu si anak ? mau menangis merintih pun sunghoon akan tetap menggagahi nya.
Bagaimana saat siang ? oh tentu saja lebih melelahkan, sunoo akan langsung ke kantor sunghoon pulang sekolah diantar supir dan berakhir bercinta di meja kerja sunghoon, kini meja kerja sunghoon bagai kasur ke 2 untuk sunoo.
Sebenar nya rutinitas mereka sama tapi hanya ditambah sex minimal 4 kali sehari saja.
"uhh perut ku kenyang" keluh sunoo yang saat ini berada di dapur.
"abis makan apa lo dari kantor om sunghoon ?" tanya jungwon yang kini sedang mengunjungi sunoo.
Jarang-jarang jungwon bisa bermain dengan sunoo sekarang karena om nya itu terus mengantongi sunoo dan malas nya om nya sangat posesif.
"sunoo gak makan kok" geleng sunoo.
"sayang masuk angin ?" tanya ibu sunghoon menghampiri sunoo.
"gak nana tapi perut sunoo kenyang banget rasanya" sunoo menoel-noel perutnya yang buncit.
"kenyang peju nya daddy lo kali" ni-ki yang dari tadi fokus memainkan game sontak mendapat pelototan dari jungwon dan ibu sunghoon.
"iya kayanya daddy yang bikin sunoo sakit perut" sunoo cemberut dengan wajah kesal nya.
Kalau di ingat-ingat ucapan ni-ki ada benar nya juga, daddy nya itu perlu di marahi karena membuat perut sunoo kenyang diisi sperma terus-terusan.
"ah hahaha sunoo gak boleh ngomong begitu" jungwon berusaha mencairkan suasana.
Sementara ibu sunghoon hanya memijit pelipis kepala, anak nya benar-benar kelebihan hormon.
Kini ibu sunghoon dan sunoo memiliki pikiran yang sama yaitu menghukum sunghoon.
"lelucon macam apa ini hahaha" heeseung tertawa hingga menangis dengan wine di tangan kanan nya.
"benar tuan anak anda di adopsi oleh park sunghoon.
Dunia yang sempit pikir heeseung.
"bukankah dia selalu mencuri semua yang harusnya jadi milik ku ?" ucap heeseung.
Sore ini sunghoon sedang bersiap-siap untuk pulang, rasanya sunghoon selalu bersemangat untuk kembali kerumah entah kenapa, mungkin rindu sunoo ? atau dia kelelahan ? jawaban nya adalah lelahnya akan hilang setelah bertemu sunoo.
Bahkan senyuman kini tidak pernah lepas dari bibir sunghoon, kenapa dia sebahagia ini, oh tuhan pasti telah mengutuknya untuk terlalu jatuh cinta pada sunoo.
"tolong kita mampir ke toko bunga" ucap sunghoon pada sopir.
Tak sabar melihat wajah bahagia sunoo ketika menerima bunga-bunga cantik, pasti sunoo akan sangat bahagia.
Sunghoon berhasil membawa sebouquet bunga matahari yang di wrap dengan brown papper, terlihat sangat indah.
Sementara di tempat lain atau lebih tepat nya di rumah nya sendiri, kini heeseung tengah berada di sekitaran rumah nya untuk melihat anak kandung nya bersama yuna.
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy's Kitten | SUNSUN
Teen FictionKim sunoo anak daddy kalo siang, kalo malam baby nya daddy
