7. Spesial chapter

1K 87 9
                                        

Di suatu pagi yg cerah.
Dikediaman VINSMOKE

Tap tap tap
(Anggap aje suara langkah kaki👁👄👁)
"Loh, Bunda sama tante lagi ngapain?
"
Tanya sanji kepada dia sosok wanita paruh baya itu.

"Ohh! Sanji kau sudah bangun"
Balas sora ke putranya itu.

"Kemarilah sanji bunda dan tante sedang membicarakan acara yg sangat spesial untuk malam ini"
Jawab sora, sanji yg penasaran pun berjalan menuju sofa dan duduk disamping bunda tercintanya.

"Jadi acara spesial apa yg bunda dan tante bicarakan? "
Tanya sanji lagi dengan raut wajah penasarannya.

"Hmm, hari ini adalah hari ulang tahun zoro tante om bunda papa sama kakak² kamu bakal bikin pesta besar nanti malam"
Balas mamak zoro dengan senyum anggunnya.

"Ultah zoro?! "
Sanji sangat terkejut ia lupa kalo hari ini rivalnya ultah, tapi sedetik kemudian ia kembali menormalkan wajahnya.

"Ahh iya hari ini zoro ultah, jadi bunda sama tante mau buat apa? "
Tanya sanji sekali lagi kepada dua wanita paruh baya itu.

"Emm bagaimana kalo kue yg berwarna hijau dan juga dekorasi yg berbentuk pedang! "
Usul sora, dan langsung disetujui dan diangguki oleh mamak zoro juga sanji.

"Itu ide yg bagus, baiklah kalo gitu ayo kita buat kuenya"
Semangat mamak zoro, lalu mereka bertiga pun langsung menuju ke dapur untuk membuat kue.

SKIP SAAT MALAM HARI.

"Pah kita mau kemana sih! "
Teriak zoro saat ingin dibawa pergi(diculik🗿)oleh mihawk.

"Sttt udah kamu lebih baik duduk anteng di belakang, bentar lagi kita bakalan sampe ke tempatnya"
Balas mihawk santai dan tetap fokus ke menyetir mobil tanpa memperdulikan zoro yg sedang memberontak.

SKIP SAAT DI KEDIAMAN VINSMOKE.

"SELESAI!! "
Teriak sanji mamak zoro dan juga sora saat sudah selesai mendekor tempat yg akan menjadi pesta spesial pada malam ini.

"Huhh untung saja bisa tepat waktu"
Ucap sanji salam mengelap keringat sebiji jagung yg ada di pelipisnya dengan sapu tangan.

TIN TIN

terdengar klakson mobil dari gerbang depan.

"Ahh itu mereka sudah sampai, ayo kita kedepan"
Ajak sora ke mamak zoro juga sanji, dan langsung diangguki oleh keduannya.
Tanpa basa basi mereka pun langsung berjalan ke gerbang depan.

SKIP LAGI PAS ACARA DIMULAI.

"Ok sebelum itu, zoro kamu jangan buka mata kamu dulu sebelum hitungan ke-3 ok"
Ucap mihawk ke anak semata wayangnya itu.

"Hah? Memangnya ada apa"
Balas zoro, dia sudah sangat penasaran apa yg sedang terjadi di hadapannya.

"Sudah nurut saja"
Jawab mihawk singkat, lalu setelah mngucapkan itu terdengar suara orang² yg sedang menghitung.

1....

2....

3....

"Sekarang buka matamu"
".... "
Zoro tak membalas, ia langsung membuka matanya dan betapa terkejutnya zoro saat matanya sudah terbuka.

"OTANJOUBI OMEDETOU ZORO! "
Teriak orang² yg ada di halaman belakang rumah keluarga vinsmoke, dan jangn lupakan suara tepuk tangan yg sangat meriah.
Zoro sangat terharu dengan pemandangan yg ada didepannya saat ini.

"Otanjoubi medetou Zoro, semoga kelak kamu menjadi anak yg berbakti kepada kedua orang tua dan juga menjadi anak yg sukses di masa depan"
Ucap mamak zoro sambil menyodorkan sebuah kotak kecil, tanpa basa basi zoro pun langsung memeluk sangat ibunda dan dibalas dengan senang hati oleh ibunya.

"Selamat ulang tahun zoro kamu udah makin dewasa saja ya, papa bangga sama kamu"
Kini giliran mihawk yg mengucapkan, zoropun langsung memeluk papanya itu.

"Selamat ulang tahun ya zoro, ini hadiah dari tante"
Ucap sora dan langsung memberikan sebuah kado dengan pita berwarna hijau di atasnya.

"Makasih tante"
Balas zoro seadanya dan langsung mencium tangan sora.
Berbagai hadiah zoro Terima dari orang² yg ada disitu, dan yg belum memberikan kado hanya 1 orang yaitu sanji.

SKIP SAAAT DI HALAMAN DEPAN.

"Ini"
Ucap sanji dengan memingkan mukanya, sambil menyodorkan  sebuat kotak kecil berwarna hijau berhiasi pedang berbentuk mini.

"Apa ini? "
Tanya zoro yg terlihat bingung.

"Cih, ambil saja! "
Balas sanji yg kesal sekaligus malu dengan apa yg sedang ia lakukan.

"Hm? Baiklah"
Jawab zoro dan langsung mengambil kotak itu dari tangan sanji.
Karena penasaran dengan isinya zoro pun langsung membukanya.

"Gantungan kunci? "
Ya, kado dari sanji ialah sebuah gantungan kunci berbentuk pedang.

'.... "
Sanji tidak menjawab ia langsung melesat pergi ke halaman belakang untuk bergabung dengan yg lainnya.
Tapi sesuatu yg besar dan berotot menghentikan langkahnya.

"Apa? "
Tanya sanji dengan wajah datar.

"...."
Tidak ada balasan yg ada hanyalah kehangatan yg dirasakan oleh sanji.
Sanji kaget, zoro memeluknya memeluk dirinya.

"Makasih hadiahnya aku suka dengan hadiahya, gantungan kunci ini akan ku juga dengan baik"
Ucapan zoro sambil mengecup kening sanji, wajah sanji kini sudah merah seperti tomat sanji pun langsung menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik zoro.

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
TBC
Akhinya up juga btw ini chapnya spesial ultah zoro ya maaf kalo gaje😭
Dah segitu dulu jan lupa voment gan byee
Hampir telat:)

Zosan || (One Piece Yaoi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang