04. Karin kenapa?

810 100 26
                                    

"lo mau apa? pasta mau?"

"apa aja deh" jawab karin canggung.

lalu jevano mengambilkan pasta kesukaannya itu untuk karin. karena karin kelaparan, karin hanya fokus pada makanan di depannya itu tanpa menggubris jevano yang ternyata sedang melihat karin dengan tatapan lucu.

"lo lucu juga ya" kata jevano sambil mengelap ujung bibir karin dengan jarinya

yang bisa dilakukan karin hanyalah diam mematung dengan situasii yang sangat membingungkan ini

jevano hanya terkekeh melihat ekspresi karin yang kebingungan GEMES BANGET.

"lah bisa ketawa juga ternyata ni anak" batin karin.

"jevano, gue penasaran deh" tanya karin memecah keheningan

"ngga gausa penasaran. udah buruan dimakan" jawab jevano yang sedang makan dan mulai kembali dengan ekspresi cool nya yg sangat khas itu.

"udah berapa banyak cewe lo giniin?" tanya karin tanpa pikir panjang.

jevano tersedak dan hampir memuntahkan pasta yang sedang dimakan karena terkejud dengan pertanyaan karin.

"ya gue ga ngerti aja gitu. kita baru beberapa jam bareng aja gue masih ga ngerti sama situasi ini" lanjut karin sambil memasukan pasta tersebut ke dalam mulutnya.

jevano hanya diam saja tidak menggubris karin. padahal sebenarnya jevano sedang berfikir.

"hellowww gue ga ngomong sama sumpit ya jevano. dijawab kek nyeb..." belum jadi selesai berbicara tiba tiba

"lo pertama" jawab singkat jevano

karin hanyaa terdiamm mematung jantungnya berdegup 2 kali lebih kencang dari biasanya.

"bisa bisanya seorang jevano bilang kalo gue cewe pertama yang dia giniin" batin karin girang

"kalo udah selesai langsung kedepan, gue tunggu disana. kayanya belom reda hujannya. gue anter pake mobil aja" kata jevano sambil meninggalkan meja makannya.

udah gitu doangg?

***********

suasana hening menyelimuti perjalanan mereka. tidak ada satupun diantara mereka yang berbicara. jevano yang sedang sibuk menyetir. karin yang entah bingung harus bagaimana. bayangkan saja satu mobil bersama orang yang telah membuat hari karin menjadi sial.

"rumah lo dimana?"

diammmm....

"Karin, rumah lo dimana? gue gatauu. jangan diem aja"

saat jevano menoleh rupannya terlihat wajah seorang gadis yang sedang tertidur pulass dan begitu gemas.

cantiknyaa

"HAHHHH JEVANO GILA LU YA" pekik jevano

karena tidak tega membangunkan karin, akhirnya jevano memutuskan untuk menelfon jaenando untuk menanyakan alamat rumah karin. karena mereka sahabatan pasti jaenando tau rumah karin bukan?

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 28, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My Coldest Boyfiend [ Jeno x Karina ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang