Para prajurit akhirnya tiba dalam waktu 10 menit seperti yang dikatakan. Fabio mulai membagi timnya untuk mengevakuasi orang-orang dan polisi yang terluka.
"Ben, bawa 5 orang bersamamu! Evakuasi semua orang yang terluka, aku akan membawa sisanya untuk memperkuat pertahanan di depan! Setelah selesai, cari peluang dari belakang untuk menyerang titik lemahnya!!" perintah Fabio.
"Baik, pak!". Lalu prajurit bernama Ben yang ditunjuk berlari ke belakang dan mulai melakukan evakuasi sementara Fabio dan yang lain bergegas ke depan. Mereka berlindung di balik mobil bersama para polisi.
"Kolonel, aku senang kau akhirnya datang. Anak buahku sudah banyak yang jatuh.. Kekuatan kami semakin berkurang." jelas komisaris polisi ketika Fabio tiba di sisinya. Fabio menganggukkan kepalanya, tapi karena badai petir yang diciptakan oleh burung raksasa itu masih mengamuk, ke duanya tidak bisa berbagi informasi dengan tenang.
Sesekali mereka menembaki burung yang terbang di udara saat ada kesempatan. Tapi burung bertubuh besar itu sangat gesit, dia selalu bisa menghindari peluru yang terbang atau menggunakan petir di tubuhnya untuk menciptakan jaring elektromagnetik yang akan memblokir peluru di udara.
"Sial!! Burung brengsek itu sangat sulit dibunuh!!". Komisaris polisi di sebelah Fabio merasa jengkel, dia dengan impulsif dan marah bergegas ke depan dengan pistolnya dan menembaki burung itu dengan membabi buta.
"Tunggu!!!!", teriak Fabio saat melihatnya maju.
Sementara itu disalah satu kamar rumah sakit tempat Christ, Lylo, dan Monica sembunyi, Christ terus-menerus gelisah dan ingin keluar. Hatinya selalu khawatir akan sesuatu, seakan mengatakan bahwa dia akan menyesal jika dia tak keluar. Apa lagi saat dia mendengar suara tembakan disertai kilat yang menggelegar.
Akhirnya karena dorongan hatinya, Christ memilih untuk berlari keluar. Dia mengabaikan Lylo dan Monica yang berteriak memanggilnya dan terus berlari hingga keluar.
"Tunggu Christ!! Kau mau ke mana!!?!".
Christ sekarang sudah berada di luar, sedangkan Lylo dan Monica yang mengejarnya mengalami kesulitan karena senter di ponsel mereka tiba-tiba mati tanpa sebab dan membuat ke duanya terjebak di lorong rumah sakit yang gelap.
Duaaarr!! Duaaarr!!
Suara guntur bergemuruh di sertai kilat yang menakutkan, diselingi suara tembakan pistol dan teriakan orang-orang. Burung raksasa itu terbang dan menyelimuti tubuhnya dengan listrik yang menyerupai jaring, membuat peluru yang terbang ke arahnya berhenti sebentar sebelum berbelok di udara.
Saat Christ melihat kejadian itu dengan takjub, seorang pria dengan seragam polisi berlari dengan cepat sambil menembaki burung itu diikuti pria lain.
Pria itu menggunakan seragam tentara berwarna hijau, tubuhnya yang tinggi tegap dengan punggung lurus itu berlari mengejar pria di depannya dengan kecepatan yang lebih cepat dan berhasil menangkapnya.
Tapi burung itu terlanjur melihat mereka dan bergegas menyerang. Christ tanpa pikir panjang berlari dan berteriak ke arah mereka. "AWAAASSS!!!!!!!"
Fabio melihat ke arah Christ yang berlari dan terpana. "Kau..."
Sebuah kilat yang bergegas ke arah Fabio mengalihkan perhatiannya. Tapi saat kilat itu sudah dekat, tiba-tiba saja kilat itu menghilang begitu saja.
Fabio dan komandan polisi itu sudah pasrah akan nasib mereka. Namun saat menyadari mereka tidak apa-apa, keduanya takjub dan bingung. Di sekeliling mereka ada sesuatu seperti penghalang berwarna ungu dan terlihat transparan melindungi mereka.
Burung itu yang melihat serangannya di tahan menjadi marah. Dia berteriak marah dengan suara yang melengking dan memekakkan telinga, burung itu mengalihkan pandangan pada Christ yang masih memancarkan cahaya ungu gelap dari tangannya dengan tak percaya.
KAMU SEDANG MEMBACA
[BL] Try to Survive (Drop)
ActionChrist tidak tahu apa yang terjadi. Hanya dalam waktu 3 bulan semuanya berubah. Pertama zombie muncul, alien, dan bahkan monster dan hantu. Bagaimana Christ akan bertahan dari semua ini? Siapakah yang akhirnya akan bertahan dari pertempuran tanpa h...
![[BL] Try to Survive (Drop)](https://img.wattpad.com/cover/292070168-64-k300639.jpg)