11. Jahat

466 35 0
                                        

Di hari Jumat ini Reva akan memulai kehidupan baru dengan hama baru wkwk

Reva sekarang sudah berada di sekolahnya karena ia tak sempat sarapan sebab ia tak sabar bertemu Rafa dengan tampilan barunya

Ia rela menunggu sampai jam pelajaran usai dan lera untuk tidak makan pagi hanya untuk menemui Rafa

Setelah 2 jam pelajaran akhirnya ini adalah waktu yang ditunggu Reva yaitu bertemu Rafa untuk mwnceritakan tampilan barunya

Ia memilih tempat duduk di pojok kanan dengan taman belakang karena pemandangan yang indah

Ia sudah menyiapkan kertas yang betuliskan

~FOR RAFA

Bagaimana penampilan baruku, demi kamu loh

I LOVE YOU

Begitulah isi suratnya

Rafa datang namun bersama seorang wanita yang berada di sebelahnya dengan menggandeng tangan

Saat Rafa sudah duduk dengan wanita itu, ia mengenali dia...

GRACIA

Reva bertanya kepada Rafa

"Raf kok kamu deket sama JALANG MURAHAM kayak dia" Tanya Reva

"Lo apa apaansih, gue gak suka ya lo ngehina dia" Geramnya Pada Reva

"Kok kamu gitu, kok pake lo-gue?" Tanya Reva tak habis pikir

"Dia itu sahabat kecil gw"

"Tapi kan aku yang sah-" Ucapannya dipotong oleh Gracia

"Kemaren kamu nuduh aku anak haram, sekarang kok kamu gitu sama aku" benar benar saja hanya dia yang berani nya menjelek jelekan Reva

"Hah, gue gak nyangka ternyata lo kayak gini Rev" Tak percaya lagi Rafa pada Reva

"Kok kamu gitu"

"Kita putus aja deh kalo kayak gini" Nyerah sudah pertahanan Rafa untuk membiarkan hubungan ini kalau Reva egois

"Gue gak nyangka" Tak percaya Reva

Reva berjalan sendu ke arah depan kantin untuk keluar kantin

Namun saat sudah dekat dengan depan kantin tiba tiba ia sesak napas, kepala sakit, dan gemetar

Ia pun pingsan dipelukan seseorang ternyata itu adalah Carlos

Tak disangka sangka ternyata Adnan dkk baru sja pindah hari ini

Ia yang notabenenya sahabatnya Reva langsung berlari menuju Rafa dan...

"Gw gak nyangka lo nyakitin hati Reva" Sembur Adnan

"Lo uda buat Reva kecewa jangan pernah lo berharap bisa ketemu Reva lagi" Sembur Kenzo

"Jangan pernah berusaha bisa melihat dia lagi" Sembur Bagas

Lalu mereka pergi menuju Reva yang sudah pingsan didekapan Carlos yang masih terdiam

"Thanks uda nangkep"

Lalu mereka menggendong Reva dan membawanya memasuki mobil lalu melajukan tinggi mobil mereka menuju Rumah Sakit Bunda

Setelah 21 menit menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai disana

"Sus, dok, tolong sahabat saya"

Beberapa suster dan dokter menuju mereka sambil mbawa brankar

Lalu Reva dibawa keruang IGD

"Maaf mas, tidak boleh masuk ya" Tolak suster halus, mau tak mau mereka harus menunggu

Suasana sangat mencekam dengan Adnan yang menonjok tembok rumah sakit dan Kenzo yang bolak balik dan Bagas yang memukul kepalannya

Setelah 1 jam ditangani akhirnya mereka selesia

"Nona Reva baik baik saja, hanya saja, ia memiliki penyakit asmatrong dan headache dan dyespnea" Jelas dokter

"Kenapa ada banyak sekali dok?" Tanya Bagas

"Mungkin karena mentalnya terguncang dan ada banyak pikiran di kepalannya"

"Itu apa saja ya dok?" Tanya Kenzo

"Asmatrong merupakan penyakit yang bergejala sering sesak napas dan jantung serasa di tekan seperti ingin meledak"

"Headache meruapakn Sakit kepala tegang atau tension headache adalah jenis sakit kepala yang ditandai dengan nyeri dan ketegangan di dahi atau di belakang kepala dan leher. Sakit kepala tegang sering kali digambarkan seperti ada tali yang mengikat kuat di kepala. Sakit kepala tegang merupakan jenis sakit kepala yang paling sering terjadi"

"Dyspnea adalah istilah medis untuk sesak napas. Kondisi ini terjadi akibat tidak terpenuhinya pasokan oksigen ke paru-paru saat kita sednag stres, jadi dijaga agar Nona Reva tidak banyak pikiran ya"

"Oke terimakasih dok, apa sudah boleh dijenguk?" Tanha Adnan

"Iya silahkan"

Mereka masuk ke dalam dan melihat Reva yang terbaring lemah diatas brankar dengan banyak peralatan medis yang melekat di dirinya

"Rev, napa lo begini" Tanya Bagas

"Gw gk bisa liat lo begini" Ujar Adnan

"Bangun dong Rev" Mohon Kenzo

Sore menjelang. Sudah lama mereka menunggu Reva bangun namun tak bangun

Namun akhirnya Reva terbangun dari tidur panjangnya

"Eungh" Lenguh gadis itu

Reva mengambil air yang ada di nakas lalu ia minum

"Ehh, kok ada Adnan, Kenzo dan Bagas?" Bingung Reva

Adnan, Kenzo dan Bagas. Mereka sedang tertidur

Adnan yang tidur di kursi sebelah brankar, Kenzo dan Bagas di sofa

'Gw jailin ah' batin Reva riang

Tiba tiba Reva kejang kejang dan menyebut nama Setam

"Setan pergi lo"

Adnan yang merasa ada pergerakan pun ia membuka matanya dan melihat Reva kejang kejang

Bagas dan Kenzo yang mendengar brisik pun bangun dari tidur lelapnya

"Woi lo kenapa?"

"Panggil dokter"

"Gw mau beli makanan dulu"

Reva pun ditinggal sendiri

"Nah sekarang gw tinggal ngumpet"

Lalu Reva membawa selang infusnya dan pergi menuju toilet yang ada di depannya

Mereka bertiga datang namun mereka melihat Reva sudah tidak ada

"Lo kemana"

Lalu tiba tiba pintu kamar mandi terbuka

"Napa lo pada?" Tanya Reva

Mereka bertiga bernafas lega karena ternyata hanya sebuah lelucon walaupun tidak ada yang lucu sekali

BERSAMBUNG
-_- -_- -_- -_- -_- -_-

Transmigration REV [Revisi]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang