Pacaran ー 04

736 79 13
                                        

"Sar, lo kenapa bisa betah sama Boruto?"

Uhuk!

Sumire melotot panik. "Anjir Sar, minum nih minum!"

Sarada minum. Habis itu, dia ngehela nafas. "Napa lo Sum nanya kek gitu?"

Ini ceritanya, Sarada sama Sumire lagi reuni kecil-kecilan. Alhamdulillah banget ini juga Sumire ada luang waktu buat main-main dikit sama Sarada. Secara dokter kan sibuknya sibuk abis.

Sumire tersenyum idiot. "Kepo aja, gua kan mantannya? Siapa tahu bisa buat tips biar hubungan gua sama Mitsuki awet kek lo,"

"Padahal gua dulu gak betah, bosen, jenuh pacaran sama si kuning. Soalnya si Borutod itu gimana ya? Cuek banget anjir, pokoknya males banget lah. Ini lo kok bisa sih? Dia emangnya udah jadi kayak remaja-remaja di film itu?"

Sarada menggeleng.

Apa ya yang ngebuat dia ngerasa betah dan gak pernah ngerasa jenuh sama Boruto?

Romantisnya? Enggak, enggak. Tiap hari kayak kucing sama tikus juga.

Perhatiannya? Apalagi, boro-boro. Berangkat ke kampus bareng aja harus jalan kaki ke taman dulu.

Sifatnya? Enggak juga. Kelakuan dia kayak hewan gitu.

Apa ya? Sarada juga bingung. Selama pacaran 2 tahunan, Sarada sama sekali gak pernah mikir kesitu.

"Gak ada deh... kayaknya?" Sarada menjawab ragu.

"Lo sama dia 2 tahun, kan? Serius lo gak tau sifat dia kek gimana-gimana?" Sumire menatapnya curiga.

Sarada mendengus. "Sum, kita kan kesini mau ketemu-ketemu, bukan bahas cowok gini!"

"Gua kan kepo, Sar! Kita jarang ketemu, icip-icip dikit lah pengalaman lo." kata Sumire maksa.

"Lo belum muv-on dari Boruto? Iya?" Sarada sensi.

Sumire tersenyum evil. "Kalo iya? Kenapa? Mau marah?"

Sarada berdiri. "Gua pulan---"

"Bercanda bangsat, serius amat lo! Mitsuki kemana-mana lebih kece dari Boruto kali."

"Bercanda lo galucu Sapri!!" timpal Sarada emosi.

"Nih, Sar. Dengerin, ya. Lo kan tahu gua dokter, Mitsuki mahasiswa. Otomatis gua sama dia jarang ketemu, chat juga jarang. Gua takut Mitsuki jenuh, terus dia selingkuh dari gua gimana?" raut Sumire keliatan lebih jelek.g SUMIRE SELALU CANTIK!

"Gua, ya intinya.. cuman mau pendapat lo aja gimana!"

"Mitsuki itu kalau suka sama orang, dia bakal tetep aja sama satu orang. Sekalipun, lo sama dia jarang ketemu."

"Mitsuki itu orangnya pengen punya kepercayaan yang dalam dari orang yang dia sayangi."

Sumire ngernyit. "Lo kok bisa tahu?"

Sarada menggeleng malas. "Katanya lo minta pendapat gua, bego! Gimana sih!" ngehela nafas. "Gua, Boruto, Mitsuki. Dari masih ingusan bareng-bareng terus. Cuman pas SMP Mitsuki pindah keluar negri sampai kelas 1 SMA-an."

"Mitsuki itu dulu satu-satunya cewek yang dia sayang itu cuman gua. Asal lo tau." kata Sarada sombong. Sekalian bales dendam yang tadi:v

"Pas balik kesini lagi, buktinya dia masih sayang gua. Kan? Kan? Pasti samalah Sum."

"Berarti.. dia gak sayang sama gua ya? Sayangnya sama lo?" kata Sumire lesu.

Sarada menatap datar. "Si kampret enggak gitu! Itu kan gua bilang, dulu!"

"Jadi gua harus gimana?" Sumire nanya lagi.

"Semua jawabannya ada di hati lo." Sarada merasa bangga ngucapin kalimat yang menurut dia estetek itu.. keliatannya, Sarada kan kayak bijak gitu?

Pacaran [[BoruSara]]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang