20

29 9 2
                                        


---


📍 Rumah sakit

"Dok temen saya kenapa ya?" Tanya lala

"Temen anda tidak apa apa kok tidak ada masalsh sama sekali tidak mempunyai penyakit" jawab dokter tersebut

"Kok bisa ya dia pingsan sama mimisan" pikir lala dalem hati

"Baik kalo gitu terimakasih" ucap aluna

"Iya" jawab dokter

Mereka pun pulang ke villa

"Aku ke kamar dulu ya" ucap klara

"Sok silahkan" jawab lala

Dan tiba tiba shasha terbangun dari pingsannya

"Duh ape nih daun di idung saya" ucap shasha

"Itu daun sirih bodoh buat yang mimisan" jawab lala

"Oh begituh" ucap shasha

"Eh ada yang abis matsur canda matsur" ucap aluna

"Matsur apa dah?" Tanya shasha

"Mati suri" jawab aluna

"Heh gue cumaa pingsan bodoh" ucap shasha kesal

"Ya mangap" ucap aluna

"Eh gue balik ke kamar dulu ya mau nyantai" ucap lala

"Kenapa ga disini aja?" Tanya aluna

"Gpp gamau aja naffah emang kalo gue dikamar kangen yah" jawab lala dengan pede

"Mau nyantai apa kaya tadi lagi" ucap shasha tanpa rasa dosa

"Heh gue geplak lu ye bener bener" jawab lala kesal terhadap shasha

Lala pun langsung kekamarnya dan main game

"Ah kalah mulu kalah mulu setan ya pada kssjaknaahshsha" ucap lala marah

"Eh apa itu?" Ucap lala

Dengan bodohnya lala menyamperi bayangan hitam itu

"AKKKKKHHHHHHHHHHH" lala berteriak dengan sekencang mungkin dan yang lain menyadari itu

"Eh eh itu lala kenapa" ucap klara yang baru saja keluar kamarnya

"Ayo samperin" ucap tian

Saat mereka membuka kamar lala, lala sedang didepan tv sambil menutup kuping dan menutup mata

"Eh eh la lu kenapa?" Tanya charvi

"I-i-itu ada makhluk hitam tadi" ucap lala terbata bata karena ketakutan

"Mana sih la ga ada apa apa" ucap aluna smbil melihat sekitar

"Udah udah ga ada apa apa disini" ucap tian sambil menenangkan lala

Tiba tiba lala pingsan karena ia ketakutan hebat

"Eh eh lala pingsan lagi weh" ucap alesha

"Bawa keruang tamu cepet" ucap aluna

Tian pun menggendong lala dan membawanya keruang tamu

"Mana minyak kayu semut ga lah minyak kayu putih ajg" ucap klara

"Inih ini ini" ucap andara menyodorkan minyak kayu putih ke klara

5 menit kemudian lala pun terbangun

"Aaaaaaaa jangan apa apain aku plss" ucap lala yang masih ketakutan

"Eh eh lala ini kita la" ucap shasha

"Eh iya kalian" ucap lala membuka matanya

"Kayaknya lala ga boleh sndirian deh" ucap klara

"Kalo gitu lala mau apa apa ditemenin" ucap andara

"Mandi juga?" Tanya lala

"Iya" jawb shasha

"Heh andaaaaa" ucap lala kaget sambil memegangi tubuhnya

"Canda anjir" ucap shasha

"Idih manja bat lu ra" ucap bagas

"Berisik lu monyet" ucap lala kesal

"Nyenyenye" ucap bagas

"Aku mau mandi tapi takut" ucap lala

"Aluna temenin lala depan pintu" suruh tian

"Ih kok guehhh" ucap aluna kenapa harus dirinya

"Masa gue gila kali lo" jawab tian

"Iya juga yaudah ayo la" ucap aluna sembari mangajak lala

Lala pun mandi aluna menunggu didepan kamar mandi

Lala pun selesai mandi

"Makasih dah nunggu" ucap lala

"Yo" jawab aluna

"Mau gofiit martabak huhu" ucap shasha

"Ayu martabak manis ya" ucap klara

"Okeoekeokeoeke" ucap shasha

10 menit kemudian

TING TONG

"Eh udah dateng tuh bentar ya" ucap lala

"Iya" jawab shasha

Lala pun membayar dan mengambil martabak tersebut

"Nih martabaknya tadi aku pesen 2 box hahahaha" ucap lala

"Buset" jawab aluna

---
TO BE CONTINUED

Part in ditulis: lalang4411

4 cewek Pemberani (Penakut) [ On Going ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang