Entah berapa banyak lembar hari yang aku lalui tanpa hadirnya. Entah berapa banyak bulir embun yang aku keluarkan kala kenangan yang aku tutup rapat, terbuka kembali. Entah berapa banyak tawa yang aku persembahkan hanya untuk menutupi luka yang selalu basah karena mengingatnya.
Harapku untuk dirinya kembali ke dekapku sudah tak ada, karena dengan kesadaran penuh aku menyadari bahwa dirinya tak akan kembali menoleh dengan perempuan yang masih mendampingi.
Kesimpulannya: dia adalah luka? Wkwk
-d.wln
-5 maret 2022
Pliss, saya hanya gabutt
KAMU SEDANG MEMBACA
Kata dan Rasa [Quote]
PuisiDialog hati yang tak sempat terucap -luapan amarahh @dianWulan Tidak diizinkan mampir hanya untuk copas tanpa sumbernya
![Kata dan Rasa [Quote]](https://img.wattpad.com/cover/301214363-64-k447811.jpg)