Terkadang aku merasa bingung....
Bingung akan takdir yang seakan mempermainkan hidup....
Bingung akan orang terdekat yang tak pernah paham akan diriku. Sekalipun itu orangtuaku.
*****
Pagi ini terlihat berbeda dari hari sebelumnya....keadaan Yuju yang pucat pasi itu membuatnya tak tampak seperti makhluk hidup. Sudah 2 hari ia tak ingin melakukan apapun, bahkan ia tidak memakan apapun dan membiarkan dirinya terlarut dalam kediaman.
Ia bahkan mengunci pintu kamarnya, yang seringkali membuat orang diluar sana khawatir.
Namun...apa penyebabnya?
Tepat dihari Yuju dan Umji pulang dari perkemahan, mereka dikejutkan dengan berita mendadak dari keluarga. Bahwa malam itu juga mereka harus bersiap untuk menemui Calon tunangan Yuju.
Yuju dan Umji yang tidak tahu apa-apa itu hanya mengikut. Mereka tidak tahu jika kedua orangtuanya mengadakan pertemuan dana memutuskan secara tiba-tiba tentang pertunangan Yuju, yang tentunya tidak akan Yuju tolak. Karena selama ini Yuju selalu memberikan apa yang mereka harapkan, bahkan gadis itu tak pernah menunjukkan sedikitpun ketidaksukaannya.
Tapi apakah mereka memikirkan Yuju sekali saja?
Yuju melakukan itu karena terpaksa. Ia tahu selama ini kehidupan Sowon dalaam ancaman keluarga Lee, Yuju tak ingin kakaknya ada dalam bahaya jikaa dirinya berulah.
Tentu semua itu, Sinb yang memberitahukan padanya. Namun, hanya Yuju saja yang terkadang tidak mempercayai perkataan Sinb. Karena sejauh ini Sowon tak pernah menunjukkan dirinya.
Kemudian pada hari dimana Yuju dan Umji tidak masuk sekolah. Hari itulah mereka pergi pada acara pertunangan Yuju yang dijodohkan oleh orangtuanya.
Sudah sejak hari sebelumnya, Yuju tak memakan apapun. Ditambah lagi, ia tak bisa memegang ponsel miliknya, karena disita oleh kedua orangtuanya. Mereka takut jika Yuju mencari bala bantuan dan kabur dari rumah.
Hingga acara itu selesai dan pagi hingga malam ini, sama keadaannya. Yuju tidak memakan apapun, bahkan ia hanya berdiam dikamarnya dengaan wajah kusut dan bekas air mata disisi wajahnya.
"S-sinb....hikss, Sinb-yaa....kau dimana?" itulah yang seringkali Yuju ucapkan, ia memiliki firasat buruk akan keadaan Sinb. Apalagi mendengar dari Umji, bahwa Sinb sudah tidak masuk sekolah selama 2 hari.
Hingga akhirnya sebuah ketokan pintu mengalihkan lamunan Yuju, "Eonnie, ini Umji. Aku masuk yaaa,"
Tanpa sautan apapun, Umji memasuki kamar Yuju sembari membawa nampan yang berisikan makanan dan minuman.
"Umji-ah...." lirih Yuju dengan air mata yang menetes deras.
"Eonnie, tenanglah," Umji mendekat pada Yuju dan memberikan pelukan hangat padanya. Umji bahkam sampai heran, mengapa Yuju bisa se-menyedihkan ini. Selain karena pertunangan mendadak kemarin, dan suasana hati yang buruk. Itu membuat Umji merasa sedih, walau ia adalah adiknya, namun Yuju tak pernah menangis sampai seperti ini untuknya.
"Eonnie, aku sudah mengabari Sowon Eonnie. Dia akan mengurusnya, cepatlah pulih."
"U-umji...aku ingin bertemu Sinb."
"Tapi sangat tidak mungkin Eonnie, Eomma dan Appa memperketat penjagaan. Eonnie tidak bisa pergi kamanapun,"
"Haruskah aku bunuh diri?" ebtah kenapa tiba-tiba kalimat mengerikan itu muncul tanpa diketahui.
"Eonnie, hikss....j-jangan seperti itu," Umji terisak akibat perkataan Yuju, ia tak bisa kehilangan Kakak satu-satunya.
Apalagi dirinya yang jarang sekali bergaul dengan Yuju, baru akhir-akhir ini, saat Sinb menasehatinya. Untuk lebih giat lagi seperti Yuju, hingga akhirnya Umji paham bahwa tak semudah itu menjadi seorang Yuju.
"Eomma Appa, apakah mereka diluar?" tanya Yuju lirih.
"Nee Eonnie, mereka sibuk mengurus kerja sama dengan keluarga calon tunangan Eonnie," hingga akhirnya tubuh Yuju melemah dan jatuh pingsan. Membuat
"Y-yuju Eonnie, hiks...Eonnie bangunlah!" Umji benar-benar menangis histeris saat mendapati Yuju jatuh pingsan. Segera ia berlari keluar untuk mencari pertolongan dan membawa Yuju secepat mungkin ke Rumah sakit. Inilah yang ia takutkan,"
*****
Seperti saat Umji menceritakan tentang kondisi Yuju, mereka akhirnya juga mengetahui bahwa Yuju dan Umji bersaudara.
Sowon bahkan mengusahakan dengan baik, dengan memberanikan menemui Sinb dirumahnya. Begitupula dengan Yerin, yang memang sudah mereka rencanakan untuk pergi bersama, setidaknya mengetahui keadaan Sinb.
Saat berada dirumah Sowon, Yerin mulai paham apa yang menyebabkan Sinb tidak masuk. Sowon telah menceritakan semuanya, dan hal itu sukses membuat Yerin menangis deras. Bahkan dapat dirasakan beberapa kali, teriakan Sinb dari rumah Sowon, belum lagi barang-barang yang pecah dan bantingan dari rumah tersebut.
Saat itu ponsel Sowon berbunyi, dan itu adalah panggilan dari Umji.
"Nee, Umji? Ada apa?"
"Hiks, Yuju Eonnie masuk rumah sakit. T-tapi Eonnie, jangan kemari, kumohon bantu Sinb. Yuju Eonnie tak ingin melakukan apapun jika belum memastikan keadaan Sinb."
"Semoga lekas sembuh, Eonnie akan kesana setelah kembali dari rumah Sinb." balas Sowon sedih.
"Nee, Eonnie. Jaga diri kalian!" balas Umji.
Sowon mematikan ponselnya dan menghembuskam nafasnya kasar, "Huft, Yuju masuk rumah sakit. Kita harus menemui Sinb dulu, sebelum pergi kesana."
"Cobaan apa lagi ini? Huft, Yuju semoga kau tidak sakit parah...."
Saat itu Sowon memberanikan diri menekan bel rumah keluarga Hwang, yang memang sudah tersedia didepan pagar.
Mereka terus saja menyerukan nama Sinb fengan lantang. Hingga akhirnya seorang Pria paruh baya itu keluar dengan tangan yang cukup kotor, Sowon dan Yerin langsung tercengang saat mendapati bahwa pria tersebut adalah Ayah kandung mereka.
Timbulah rasa benci mereka yang begitu besar, kemudian Yerin menekan nomor panggilan darurat untuk Polisi.
"Eonnie, bagaimanapun kita harus masuk, jangan hiraukan pria tak tahu diri itu. Kau hanya perlu berjaga-jaga Eonnie."
"Nee, Yerin. Dia adalah pria kejam. Aku tak akan pernah mengakuinya debagai Ayahku! Sampai kapanpun!"
******
S'FLOWER
Senin, 14 Maret 2022
Episode 7/8 perkiraan akan tamat. Maaf ga update, sinyal jelek banget.
KAMU SEDANG MEMBACA
S'FLOWER [ TERBIT CETAK ]
Fanfiction"Jika keadaan memungkinkan, aku tidak ingin menjalani hidup seperti ini." Choi Yuju BAGI-BAGI PHOTOCARD&MERCH GFRIEND GRATIS!!! BACA RULES SAJA. FINISH = Jumat, 1 April 2022
![S'FLOWER [ TERBIT CETAK ]](https://img.wattpad.com/cover/303668346-64-k492295.jpg)