Cutiku berakhir dan hari ini adalah hari di mana aku harus kembali bekerja.Baru saja aku masuk ke ruangan aku sudah disambut oleh teman kerjaku meskipun aku sudah mencoba datang sepagi mungkin.
"Akhirnya kamu masuk kerja..."
"Heuhhh... cuti kemaren berasa kedipan mata gak kerasa asli."
Dia adalah teman kerjaku, Ruby dia sebaya denganku hanya saja dia sudah menikah dan memiliki 2 orang anak.
"Kedipan mata, emng kamu ngapain aja pas liburan."
"Liburan darimana, aku cuma istirahat."Tidak lama seorang OB datang dan memberiku kopi.
"Ini mas."
"Oh ya makasih."Aku meminum kopi itu dan kembali melanjutkan percakapan dengan Ruby.
"Data yang kemaren udah kamu pindahin?"
"Ini mau aku pindahin.""Semua data oke, jangan ada yang dilupa."
"Iya bawel."
Semuanya data yang diperlukan sudah dipindahkan ke flashdisk.
"Ini...."
"Oke sip..."Aku segara memindahkan semuanya ke dalam komputer kerjaku, aku bersandar sambil menunggu ini berakhir.
"By?..."
"Apaan? Ada yang lupa?"
"Kamu bosen gak sih kerja kaya begini? kamu cewe loh."
"Yaelah Han bosen, cape, mana gaji kita perbandingannya jauh pula, pake ditanya lagi."
Setelah semuanya selesai aku kembali bekerja seperti biasanya, menghitung data-data perusahaan.
Jam 12 istirahat para pekerja yang lain keluar hanya saja aku tetap berada di dalam kantor, karena aku sudah menyuruh ob untuk membeli roti.
Di sana sendirian aku membuka ponsel dan pergi ke aplikasi instagram, tentu saja aku mencari wanita yang aku temui kemarin karena kemungkinan kecil jika seorang wanita tidak memiliki instagram.
Dan tentu saja aku benar, dia memiliki instagram lalu aku menscrool foto-fotonya dan yang kuperhatikan tidak lain adalah ibunya.
Perkerjaanku di sana hanyalah mencari foto-foto ibunya dan pergi ke sebuah web untuk mensave foto-fotonya, tentu saja aku sadar ini seperti stalker tapi persetan dengan itu.
Pulang kerja aku istirahat, mandi, makan dan saat jam 9 malam aku memperhatikan foto-foto itu, entah kenapa hanya melihat fotonya membuatku senang.
Tapi ada hal lain yang harus kulakukan, aku pergi ke kontak dan langsung menelphone Naomi, cukup lama berdering sampai akhirnya ada yang menjawabnya.
"Halo..."
"Halo? Naomi?.." Aku sedikit bingung karena aku ingat ini bukanlah suaranya.
"Bukan, ini ibunya Naomi lagi di kamar mandi."
Mendengar itu aku mengepalkan tanganku dan memasang senyum lebar, merasakan betapa senangnya berbicara dengannya secepat ini.
"Ini siapa ya?"
Yap wajar dia bertanya seperti itu karena Naomi memang belum memiliki nomerku.
"Ini Huan bu."
"Oh yang kamaren nganter Naomi ya."
"Iya itu saya..."
Di sana ibunya melihat Naomi yang memang tidak lama baru masuk ke kamar mandi.
"Naomi cerita ke ibu kalau kalian ketemu pas ke kebun binatang."

KAMU SEDANG MEMBACA
Ibumu
Teen Fiction[Konten Dewasa 18+] Huan yang bertemu seorang wanita bernama Naomi di kebun binatang yang dimintai foto, di sana ia tidak sengaja ke galeri dan melihat sebuah foto seorang wanita dewasa atau milf, wanita itu membuat jantungnya berdetak kencang dan t...