manja

180 18 10
                                        

Tania dan Kezia baru saja pulang sekolah,dan Kezia berniat untuk menginap di rumah Tania karena orang tuanya Tania sedang ada urusan keluar kota.

"kez"panggil Tania lembut

"hm,kenapa?"tanya Kezia tidak kalah lembut.

"lu tau ga Fiki sakit?"tanya Tania lalu tiduran dengan posisi Tengkurap di kasur.

"hah?sakit?gua gatau,kuota gua habis jadi Gatau info apa2 tentang un1ty"jawab Kezia cengengesan.

"iya Fiki sakit terus di liburin dulu sementara"ucap Tania menahan tangisnya.

"gua takut kez...gua takut Fiki kenapa napa,kalau cuma sakit biasa pasti gabakalan sampe di liburin kan kez?"lanjutnya lirih.

"iya si tapi kan kita juga Gatau,yaudah biarin aja mungkin Fiki kecapean terus butuh istirahat... doain aja semoga dia cepet sembuh"jawab Kezia tersenyum dan menepuk-nepuk pundak Tania seraya menenangkan.

"iya kez,gua selalu doain dia kok"

"yaudah kita makan yukk"ajak Kezia lalu berlari duluan meninggalkan Tania.

"ishh jangan ninggalin"teriak Tania berlari mengejar Kezia.

~||~||~||~

Fajri dan Farhan baru saja sampai di dorm,Farhan langsung masuk ke kamar begitu juga Fajri.

Fajri merebahkan dirinya di kasur, tidak lama ada yang mengetuk pintu kamarnya.

"ajii"panggil Zweitson dari luar kamar aji.

"iya son bentar"jawab aji lalu membukakan pintu.

"kenapa son?"tanya Fajri.

"Fiki gimana keadaan nya?"tanya Zweitson panik.

"tadi si belum sadar"jawab aji dan kembali duduk di kasur.

"ji..kalau ada masalah sama Fiki selesaiin deh ji jangan kaya gini"ucap Zweitson duduk di samping aji.

"lu Gatau masalahnya"Fajri memainkan ponselnya.

"gua tau"jawab Zweitson yang membuat Fajri kaget.

"jangan cuma karena cewe persahabatan kita hancur ya...siap2 bentar lagi mau live"ucap zwei kalau pergi begitu saja.

"maaf son,gua ga niat ngehancurin persahabatan kita"batin Fajri.

"ji,kenapa?"tanya Ricky yang baru saja datang.

"gapapa,lu habis darimana bang?"

"gym"jawabnya singkat lalu masuk ke kamar mandi.

~||~||~||~

Fiki baru sadar beberapa menit yang lalu dan sekarang dia harus makan agar bisa minum obat.

"Fik makan dulu habis itu minum obat"Bang Josh masih berusaha membujuk Fiki agar mau makan.

"gamau bang nanti aja"jawab Fiki merengek seperti anak kecil.

"kalau nanti nanti gimana mau sembuh?"

"biarin gausah sembuh"Fiki mengambil ponselnya yang berada di samping brangkar Fiki.

"jangan main hp Fik,makan dulu"Bang Josh masih terus berusaha,tapi Fiki malah mendiamkannya.

Bang Josh keluar ruangan Fiki lalu menghubungi shandy,siapa tau Fiki mau makan kalau di suapi shandy.

"hallo Shan"

ME AND MY IDOLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang