30.

2.2K 57 0
                                        

😍🥰

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

😍🥰

Linggar mengendarai motornya dengan kecepatan yang lumayan tinggi untuk segera sampai dirumahnya clara, tidak membutuhkan waktu lama dia sudah didepan rumah clara. Mang asep yang sudah melihatnya dengan cepat membukakan gerbang rumah clara, linggar memarkirkan motornya digarasi rumah clara dan turun dari motornya dengan menyugar rambutnya sekedar merapikan rambutnya yang berantakan karena helm yang dipakainya...

"Assalamualaikum "

"Waalaikumsalam "jawab dari bunda lisa sambil membukakan pintu rumah

Linggar yang melihat bunda lisa didepannya dengan cepat mencium puggung tangan bunda lisa, "Eh...Linggar ? mau jenguk clara pasti ?"

"Iya bun "ucapnya dengan menggaruk tengkuk lehernya yang sebenarnya tidak gatal

"Masuk aja kekamar clara, clara enggak tidur kok lagi baca buku kelihatannya... "

"Gak papa bun ?"

"Gak papa, tapi kamarnya jangan ditutup pintunya ya "

"Siap bun "

"Bunda mau ambil minuman sama snack dulu " ucap bunda clara berlalu meninggalkan linggar

"Iya bun "

Linggar segera menuju kekamar clara yang berada dilantai dua tetapi sesampainya dilantai dua malah dia terdiam melihat dua pintu kamar didepannya, 

"Kanan atau kiri ? "bingungnya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, "seharusnya gue tanya dulu ke bunda kamarnya clara yang sebelah mana "ucapnya dengan melangkahkan kakinya menuju kamar yang sebelah berada disebelah kirinya

"Linggar ?? Kamu salah, itu kamar abangnya clara "ucap bunda yang datang dari belakang

"Abang ?" bingung linggar melihat kamar didepannya

"Iya, itu kamar abangnya clara. Apa clara enggak pernah cerita kelinggar kalau dia punya abang ? " tanya bunda

"Enggak bun" jawab linggar sambil menggelengkan kepalanya

Lisa hanya tersenyum mendengar jawaban dari linggar apalagi sikap dari clara yang menyembunyikan identitas abangnya itu, "Iya begitulah clara, karena dia nganggep abangnya enggak pernah ada karena dia enggak pernah pulang lagi ke Indonesia sejak clara masuk SMA jadinya clara selalu bilang sama temen-temennya kalau dia anak tunggal bunda dan ayah..." jelas bunda lisa

"Apa sella, dila dan sisil tau bun ?" tanya linggar

"Mereka udah tau, tapi ya begitu clara yang ngancem mereka buat enggak bilang ke siapa-siapa kalau clara punya abang, Aduh tangan bunda capek nih linggar enggak mau bantuin bunda ?" ucap bunda sambil meringis kecapekan saat memegangi nampan yang berisi minuman dan snack tetapi sebenarnya tidak sama sekali hanya bunda lisa ingin menjahili linggar 

"Ya allah ...maafin linggar bunda "ucapnya dengan mengambil nampan yang sedang dibawa bunda lisa

Bunda lisa hanya tersenyum melihat linggar yang panik, "haha, Enggak pa..pa linggar santai aja, udah sana masuk kekamar clara sama kalau bisa paksa dia minum obatnya ya" ucap bunda lisa menepuk pundak linggar pelan 

CLARA  (TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang