{Series 5}
📌Bahasa tidak baku!
📌Terdapat umpatan umpatan kasar, dsb...!
Dibaca untuk usia 17 + bukan 17 tahun kebawah!
Bigarren Aukera
"Tuhan! Izinkan aku pindah ke tubuh orang lain dan menetap ditubuh orang itu sendiri! ..."
"Tuhan! Aku ingin pin...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wah! Kakek legend dah tobat 🥳
• • • • • • • • • •
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan lupa tekan 🌟 dan 🗯️ ya Tandai Typo!
"Lama banget sih selesainya. Gak tau apa kalok Vanna lelah, capek dan mengantuk?" gerutu Ayvanna, gadis cilik kerap dipanggil Vanna oleh orangtuanya dan kakaknya.
"Sabar dek, Daddy masih ngobrol sama kolega bisnisnya. Apalagi Mom? Masih gosip itu," celetuk Ezekiel mendengar gerutuan adik perempuannya.
"Sini, abang suapi cake nya mau?" tawar Keiran agar sang adik tak merasa bosan.
"Mau minum jus? Biar abang ambilin," tawar Ezra supaya Vanna tidak bosan.
"Sini, abang pijiti kamu biar gak pegal dan pusing," tukas Rhys mulai memijit pelan bahu adiknya.
"Adek gak mau, adek mau pulang," ucap Vanna dengan mata berkaca kaca.
Jika Vanna ingin pulang maka harus pulang bagaimana caranya. Tidak bisa memilih atau menego.