6

764 43 3
                                        

Mereka duduk di kursi

Ya iyalah masa mau duduk di tangga.g

Oke lanjut

Mereka duduk di meja no 49. Di meja Jeno dan jaemin hanya ada keheningan

"Ekhem" akhirnya Jeno memutuskan untuk membuka suara karena dia tidak suka keheningan

"Kau mau pesan apa jaemin?" Tanya Jeno

"Apa saja. Yg penting bisa di makan"

Jeno pun mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan

"Mau pesen apa tuan?" Tanya pelayan itu yg ber nametag Naeun

"Akh... Saya mau makanan Ter enak di sini dan juga makanan paling laris. Minuman nya kopi saja" ucap Jeno. Jeno hanya melirik sinis ke arah Naeun

"Akh... Baiklah. Apa aku boleh meminta nomor telpon mu?" Tanya Naeun sembari membungkukkan badannya hingga belahan dada nya terlihat

Naeun sedang berusaha menggoda Jeno. Namun Jeno tidak menggubris nya karna dia tidak suka melon ihik

"Apakah kau tidak punya malu?. Meminta nomer tuan tanpa rasa malu" sinis Jeno

"Oh, iya satu lagi kalau mau bekerja pakai baju yang ada bahannya bukan yang kurang bahan, situ mau kerja atau mau ngelonte?"

Karena Naeun merasa malu dia meninggalkan meja Jeno dan jaemin. Heol Naeun hanya memakai rok mini dan baju kurang bahan

Skip makan malam

Setelah makan malam itu Jeno dan jaemin kini merasa lebih canggung

Tok..tok..tok

Pintu ruangan Jeno diketuk ntah oleh siapa. Di ruangan Jeno hanya ada Jeno dan jaemin yang sedang sibuk dengan berkas masing masing

"JENO~" ucapnya manja. Sedangkan Jeno hanya menatapnya dingin

"Kenapa kau datang kemari Yeri?" Tanya Jeno. Dia menekankan kata Yeri. Ya Yeri dan Jeno itu di jodohkan, Jeno sempat menolak namun Daddy  nya memaksa nya, gila saja Jeno dan Yeri menikah karena bisnis

"Ihh kau ini apa aku tidak boleh untuk mengunjungi perusahaan calon suamiku ini?" Jawab nya dengan nada manja. Jaemin hanya memandangnya jijik

Seketika Yeri menoleh ke arah jaemin dan bertanya "siapa dia?" Tanya Yeri sinis.

"Akh.. perkenalkan aku sek-" ucapan jaemin terpotong oleh Jeno

"Dia pacarku" ucap Jeno dingin. Sedangkan Yeri hanya gelagapan, jaemin juga. Setau dia Jeno itu jomblo abadi

Kea kalian jomblo, korban prenjon lagi mwehehehe

"Heh jalang, berani beraninya kau menggoda calon suamiku"

"Hah aku tidak menggoda calon suamimu"

"Cih, dasar murahan" sinis Yeri. Sedangkan Jeno hanya mengepalkan tangannya. Dan jaemin hanya bisa menahan emosi nya

"Cukup yeri-si sudah berapa kali aku bilang, aku tidak mau menikah denganmu " ucap Jeno tegas

"Akan ku adukan kau kepada bubu" Yeri pun keluar dari ruangan Jeno


Tibicii
Aduh maaf ya kalo kesini
Kesini makin garing
Maaf juga kalau jarang up
Vote Jan lupa!

CEO MY HUSBAND || nomin✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang