Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Akhir Rencana

1.2K 145 38
                                        

Dikampus


Bagas yang sibuk akan nilai kuis dari mahasiswa/i nya pun sibuk mengatur berkas-berkas dan tenang untuk perusahaannya pun sudah semakin berkembang akibat IQ milik Min bagas bermain bukan dalam pembelajaran namun bisnis pun ia sukses.

Sampai dimana yuna yang masuk keruangan bagas, bagas yang melihat hanya mempersilahkan duduk dan tetap fokus pada kuisnya, tanpa bagas sadari yuna bersikap aneh bahkan benar-benar aneh menurut bagas, yuna yang tetiba bertanya

"Kamu capek? Mau aku pijetin?"

"Ah tidak usah" balas bagas halus

"Ekhm jika ada 2 gender berbeda di 1 ruangan yang terkunci dan salah satunya lagi bernafsu apa yang harus mereka lakukan" pertanyaan yang di berikan untuk bagas

Bagas yang tau arah tujuan itu tak merespon namun sialnya yuna yang bangun dari tempat duduknya lalu memijat bahu milik bagas dan memainkan telinganya sehingga bagas merasa geli, tak itu saja yuna pun berani menggigit kecil telinga bagas dan mengambil tangan bagas menaruhnya dipaha milik yuna

Bagas seakan terpancing lalu mendudukan yuna dipangkuannya, yuna pun senang akhirnya bagas akan bermain dengannya namun sayang nya bagas pun membisikin sesuatu yang membuat yuna kesal

"Maaf lubang hena lebih nikmat ketimbang lubang besar milik mu"

Setelah membisikan itu bagas pun menjatuhakan yuna kelantai dan pergi membukakan pintu untuk yuna pergi namun sayangnya hena, vera dan gio ada disana, yuna yang senang hanya senyum smirk ketika hena, vera dan gio melihatnya seakan menandakan mereka melakukan sesuatu didalam ruangan.

Namun bagas langasung ingin menjelaskan semua

"Hen~" suara bagas terputus ketika ciuman yang diberikan oleh hena, ciuman yang bagas inginkan bahkan adegan itu pun dilihat oleh yuna yang semakin kesal dan iri, yuna pun melihat vera dan gio yang balik menatapnya dengan smirk khas jailnya itu membuat yuna ingin pergi namun sayang pintu sudah di tutup dan kunci ada pada gio

"Anjing liat tuan kalian lagi bermesraan" saut vera

"Hooh anjing tetap anjing paham?" Saut gio

Jimin dan bagas pun bermanja-manja yang disaksikan oleh yuna yang benar-benar panas bahkan hena tanpa malu-malu melumat rakus bibir milik tunangannya

Flashback on

"Apa jangan-jangan mereka?" Tanya hena

"Ayo susul mereka" saut gio

Sampai dikampus ruangan bagas tertutup bahkan terkunci dan mereka mendengar suara yuna didalam, hena semakin OVT namun saat gio melihat cctv gio pun membuka situs cctv dan mereka pun melihat semua yang dimana bagas yang memangku yuna membuat hena ingin menangis namun beberapa detik hena pun terkejut dan vera, gio ikut terkejut karena bagas mendorong yuna lalu saat itu hena dan yang lain melihat bagas yang ingin buka pintu mereka pun bersiap menyambut bagas dan yuna

Flashback off

Bagas benar-benar bahagia memiliki hena karena hena lah ia bisa ada disaat ini, hena pun menemani sang kekasih kerja dengan tetap memberikan beberapa adegan yang membuat yuna panas melihatnya belum lagi gio dan Vera yang berada disana memberikan kasih sayang sama seperti bagas dan hena.




Next?
Vote dulu ya kak><


The Cute Possessive Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang