Bagas yang pergi menjauh dari kampus pun membawa mobilnya dengan kecepatan abnormal yang artinya ia sangat ngebut sambil benar-benar menangis merasa sesak dan sakit dibagian hatinya, ia tetap mengegas mobil nya sampai di suatu tempat
Tempat yang indah dan tenang dipinggir pantai, bagas keluar dari mobil lalu masuk ke vila tersebut sambil berjalan lemas ia memasuki salah satu kamar vila lalu merebahkan badannya sambil menangis sejadi jadinya, jujur saat ini ia hanya ingin memeluk hena nya karena ia sangat rapuh sekarang namun tak bisa, ia tetap menangis sampai ia tak sadar bahwa ia tertidur.
Sampai malam hari vera yang khawatir kakaknya tak kembali, ia pun memutuskan untuk datang kerumah gio dan bertanya apa kakaknya ada kabar namun gio menggelengkan kepala dan hena sama sekali tidak keluar kamar dari pulang kampus tadi sampai sekarang
Vera yang khawatir pun datang kekamar hena namun hena tak membukakan pintu untuk Vera sampai Vera harus bertanya pada hena
"Hen lu tau abang gue kemana? Dari pulang kampus gue gak liat abang gue bahkan dikantor katanya ia pulang nya awal dan gak dapat kekantor lagi" saut Vera sambil menyenderkan kepalanya didepan pintu hena, jujur Vera juga rapuh karena kakaknya adalah orang yang selama ini merawatnya dengan baik.
Hena yang mendengar berita itu lalu bergegas membukakan pintu dan syukurnya Vera tak terjatuh kelantai karena sudah dipeluk duluan oleh gio, hena yang kondisinya benar benar berantakan pun panik karena bagas tak ada kabar sama sekali dan gio menenangkan mereka berdua karena gio tau bagas pasti butuh waktu sendiri dulu
Hena dan Vera benar-benar masih belum tenang namun gio selalu berusaha membuat mereka tenang dari membuatkan mereka susu dan membuat pengertian sedikit demi sedikit sampai hena dan Vera memahami dan memutuskan untuk tidur dan berdoa agar bagas tak melakukan tindakan apapun dan tetap sehat sehat saja.
Bagas terbangun dimalam hari dengan kondisi mata yang semakin sipit dan sebil agak berwarna merah pink, ia lalu berjalan kearah kamar mandi dan berendam di air hangat sambil menenangkan beban fikirannya. Bagas tanpa pikir panjang menelpon adiknya tentu ia tau adiknya pasti cemas
"Yebesseo ver"
"......."
"Ah gio jadi tolong jaga mereka berdua ya gue harus healing 2 hari menghilangkan beban gue setelah itu gue akan balik"
"......."
"Udah lu gak usah tau gue dimana"
"......."
"Udah gue bilang kan gak usah khawatir"
"......"
"Yaudah jaga mereka untuk gue dan tetap pantau mereka"
"......"
"Bilang gue ada kerjaan keluar kota kalo mereka nanya"
"......"
"Iya makasi"
Bagas pun mematikan telponnya sebelah pihak lalu lanjut berendam menenangkan dirinya sambil memikirkan membuat hukuman untuk si laki-laki itu agar tak seenaknya saja mencium hak miliknya.
Dirumah gio
Gio yang ingin tidur dikamar sebelah Vera pun mendengar suara telpon milik Vera dan melihat nama yang menelpon dan ternyata itu bagas, ia lalu mengangkat telpon tersebut
"Yebesseo ver"
"yak bang ini gue gio, vera udah tidur sama hena, baru saja tidur"
"Ah gio, jadi tolong jaga mereka berdua ya gue harus healing 2 hari menghilangkan beban gue setelah itu gue akan balik"
"Bang sekarang dimana?"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Cute Possessive
Short StorySeposesif itu? Pria posesif yang pasangan nya diperebutkan banyak orang baik pria mau pun para wanita. NOTE : Di Publish pada tanggal 8 Juli 2022
