Chapter 1

102 6 1
                                    

WARNING!
•Comunist/Komunis
•Tidak bermaksud menyinggung negara lain
•Maaf jika ada kesalahan di alur chapter kali ini
•Author noob
•Author gk terlalu bisa bikin sad
•Maaf kalau nggk sad
•Author : Zikra (samaran)
•Author ciwi
_____________________________

"Huffft... Aku harus percaya diri aku harus percaya diri!!!" Gumam Neth semangat ingin mengungkapkan perasaan nya kepada Nesia.

Neth sedang berdiri di atas kasur nya, Neth tak sadar kalau VOC sedang memperhatikan nya dari tadi dengan ekspresi bingung sambil bersandar di pintu kamar Neth yg terbuka.

Karna Neth merasa ada yg memperhatikan nya, Neth pun mencoba mengalihkan pandangan nya dari depan ke tempat yg dia rasa ada seseorang yg memperhatikan nya dari tadi.

Dan Neth pun memblush karena malu, Neth malu karena VOC/ayah nya melihat nya seperti orang sedang kesurupan.. Sungguh memalukan..

"A-Ayah...? Kenapa ayah tidak bilang kalau masuk ke kamar Neth?" Neth. Kata - kata yg berwarna lebih hitam dibaca lebih menekan.

"Huffft.. Tak boleh ya?" Tanya VOC balik sambil mengalihkan pandangan nya dari Neth.

"Ah sudah lah!! Buang - buang waktu (bicara dengan dengan VOC)" Neth dan mengambil bunga tulip yg sudah di beri buket bunga dan berlari ke luar kamar.

Neth sudah jauh keluar dari rumah dan mari kita beralih ke VOC yg masih bersandar di pintu kamar Neth.

"Aku tau apa yg ingin kau lakukan Neth..." Batin VOC.

.

.

.

.

Neth sampai di suatu taman bunga yg sangat indah, Namun suasana di sana sepi karena Neth menyewa taman bunga itu untuk ber-2 dengan orang yg dia cintai.

"Apa dia akan menerima ku? Hah... Hufft... Tenang Neth.. Tenang.. Kau belum mencoba nya....." Gumam Neth yg masih bisa di dengar.

.

.

.

.

????? Sudah sampai di taman bunga yg Neth ajak, ???? perlahan berjalan mengelilingi taman bunga itu dan menemukan Neth di depan nya dengan posisi membelakangi dan jarak cukup jauh dari ?????.

"Kenapa dia mengajak ku kesini? Apakah tidak berlebihan?" Batin ?????.

"Huffft..." ????? Mengambil dan menghembuskan nafas pelan.

????? Berjalan mendekati Neth, Neth yg merasa ada orang di belakang nya pun berbalik, Halu kan momen itu dengan slow, Neth yg berbalik dan sudah bertatapan lama dan dalam dengan Nesia pun tersadar kalau dia sedang melamun.

"N-Nesia...- Akhir nya kau datang juga" Neth tersenyum puas.

"Eum... Kenapa kau mengajak ku kesini? Apakah ini tak berlebihan?" Tanya Nesia sambil menunjukkan ekspresi bingung.

"A... Tidak kok" Jawab Neth kemudian jongkok (bukan jongkok sih... Tapi kek jongkok nya cowok yg mau ngungkapin perasaan ke cewek yg dia suka gitu loh... Tau kan?)

Neth mengarahkan buket bunga yg sudah di ada bunga tulip ke Nesia, Nesia paham apa yg di maksud dengan Neth sebelum Neth mengucapkan apa yg dia ingin ucapkan.

"Love you Indie-" Pasti kalian sudah tahu siapa dia.

"Maaf.. Aku sudah menyukai orang lain" Jawab Nesia dan berpaling dari Neth dengan wajah kasihan dan tak enak karna habis menolak cinta dari Neth.

Nesia berjalan perlahan meninggalkan Neth, Setelah kira - kira 3 meter, Nesia menatap Neth sebentar dengan tatapan minta maaf, kemudian Nesia berjalan cepat pergi menjauh dari Neth dan meninggalkan taman bunga yg di sewa kan Neth khusus untuk nya.

Bunga tulip dan buket yg ada di tangan Neth gugur dan jatuh, Neth terlulut dan air mata mulai keluar dari mata nya, Cuaca mulai mendung, Hujan turun, Neth tak menghiraukan hujan itu, Air mata Neth mulai mengalir deras bersama air dari awan langit..

Bersambung
_______________________________________________________________________
Total kata : 542 kata
Gas Vote!!!!!

YELLOW EYE & ROSE EYE (Countryhumans) (Ganti Judul)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang