Peh

494 59 4
                                        

"Woi bangun lu ngen—"

"Ngapa si elah ganggu orang molor aj, gua cabik cabik lo"

"Woi tai guguk! suami lo ngamuk lagi anjer, noh di depan!"

Mata Taehyung terbuka lebar kala mendengar ucapan Jimin, Dia terbangun dari tempatnya dan langsung berdiri.

"ngapa gak bilang dari tadi si!"

"lo nya tidur babi!"

Taehyung segera berlari keluar dan memastikan belum ada perkelahian antara Jungkook dan lawannya. Terlambat, Lawan Jungkook sudah babak belur di pukuli oleh Jungkook sampai di pegangi oleh lima orang lebih.

Taehyung mendatangi suaminya dan segera merebut tubuh suaminya yang di pegangi oleh orang-orang di sana, anehnya Jungkook tak memberontak dia malah memeluk erat Taehyung seperti burung kehilangan induknya.

Padahal aslinya mah Jungkook cuma modus doang, sok sok an lemah di depan Taehyung padahal lawannya lebih parah noh lukanya ampe mo sekarat -Author.

ga usah ngejek lah ya -Jk

Sudut bibir Jungkook robek dan pipi kanan nya juga sedikit terluka, Taehyung membubarkan kerumunan di sana.

"Kalian kenapa lagi hah?! sudah bosan hidup ya?!"

"Oh sepertinya kau lumayan juga, bagaimana Jungkook? berikan dia dan masalah selesai"

Jungkook benar-banar geram hingga kepalan tangannya melanyang keras di pipi lawannya, bahkan saat meludah bukan lagi air liur yang keluar tetapi seluruhnya darah.

"dengar baik-baik Jaehyun, tidak akan ku biarkan walau seujung rambut pun kau menyentuhnya"

"Ayolah, lihat dia diam saja berarti dia mau benarkan Taetae? sepertinya kau di gilir delapan orang bisa juga"

"pergi dari sini, atau benar-benar ku buat sekarat di ranjang rumah sakit" Geram Taehyung, dia mengambil tongkat bisbol dan ber ancang-ancang memukul kepala Jaehyung.

"Ohh aku takut sekali~ apakah singa ini berani memukul? hahahaha sepertinya dada ini enak" Ucap anggota lainya dengan menyentuh dada Taehyung.

Tanpa ragu, Taehyung mengakat tongkatnya dan memukul sekencang mungkin pada kepalanya hingga bercak darah berada di tongkatnya dan lawannya ambruk tak berdaya lagi. Menginjakan kaki jenjangnya pada bola matanya hingga rusak, tempurung kepalanya di remas hingga pecah dan di jatuhkannya begitu saja.

Taehyung menginjak dada orang yang sudah tertidur pulas tanpa nafas di sana dan mengangkat tongkatnya tinggi-tinggi lalu menjatuhkannya di mulut lawannya, menghancurkan wajah bajingan yang berada di bawahnya hingga tengkorak kepalanya tertubuk halus tak bersisa.

"Aku bahkan tidak membiarkan  SUAMIKU MENYENTUHKU DENGAN SEMBARANGAN DAN BISA BISANYA KAU MENGUCAPKAN HAL KOTOR SEPERTI ITU"

Taehyung memukul mulut orang itu berkali-kali sampai wajahnya benar-benar hancur, Darah terciprat kemana-mana, sampai baju putih Taehyung penuh dengan corak darah yang pekat.

"Kalian..." nafas memburu Taehyung, dia mengangkat tongkatnya menunjuk pada komplotan anggota Jaehyun, yang terpengangah karena sebelumnya anggota nya sama sekali belum pernah ada yang di bunuh sampai sekejam ini.

Jungkook menarik tangan Taehyung dan mendekapnya erat.

"Jika kalian ingin berakhir sampai di sini, segera pergi dari sini atau—"

Gerombolan Jaehyung pergi dari sana dengan membawa mayat salah satu anggotanya dengan wajah yang sudah hancur lebur di pukuli Taehyung.

Jimin segera menutup gerbang dan menguncinya, dia mendatangi Taehyung yang ada di dekapan Jungkook.

"Lepaskan tongkatnya Taeby" ucap Jungkook lembut.

Taehyung menjatuhkan tongkatnya dan meremat baju Jungkook. Jungkook sedikit memundurkan tubuhnya, dapat dilihat mata indah itu ingin mengeluarkan buliran berliannya.

"Jungkook...aku aku kotor, Kau lihat kan tadi dengan kuran ajarnya dia menyentuh dada ku! aku tidak salah kan?! hah? aku tidak salah kan?!"

"Sshh... sudah kau tidak salah, sudah" Jungkook mencoba menenangkan Taehyung dengan memeluk erat istrinya dan mengelus rambut Taehyung sayang.

Jimin bahkan belum pernah melihat Taehyung di hina sampai semarah itu, Jujur saja dia hampir melempar peluru pada kepala Jaehyun tapi melihat Taehyung mengamuk memilih agar tidak ikut campur.































helow, maap lama yak? hehe

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 14, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Berandal TampanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang