Dear diary,,,
3 hari sudah berlalu, semenjak aku dan pria senja itu pergi berdua untuk pertama kalinya ke tempat lain selain danau itu,,,
Aku pikir dengan begitu hubungan kita akan semakin erat, tapi ternyata aku malah tidak pernah bertemu dengannya lagi semenjak hari itu,,,
Aku masih ingat sekali suaranya yang lembut, wajahnya yang tampan dan raut wajahnya yang tersenyum untuk pertama kalinya aku lihat semenjak aku bertemu dengannya,,,
Dari awal aku tidak pernah melihatnya tersenyum serius, kemarin setelah dia menyebutkan namanya dia tersenyum dengan sangat manis, seolah itu senyuman yang diperlihatkan untuk terakhir kalinya,,,
Seperti biasa aku masih menunggunya hari ini di danau itu, aku masih berharap dia kembali lagi kesini,
tak apa jika tak tersenyum,,
tak apa jika dia hanya diam,,
tak apa jika dia tak mendengar kanku,,,
tak apa jika dia tidak mau melihat wajahku,,
Asalkan dia ada disini, menemani hariku yang tak pernah indah,,,
Ketika aku duduk ditempat biasa yang aku tempati bersamanya, tiba - tiba seseorang berjas hitam datang kepadaku sambil membawa 1 buah kardus dan sepucuk surat di tangannya, aku ingat mereka,, ya mereka bodyguard pria senja itu, tentu saja aku langsung bertanya kemana pria itu, tapi tak ada jawaban dari mereka, mereka hanya memberikan 1 kardus itu dan sepucuk surat untukku,,,
Salah satu bodyguard nya memintaku untuk membuka semua yang mereka bawa tadi, dibuka saat aku berada dirumah dan mereka memberikanku tumpangan untuk membawaku ke kossan ku,,,
Sesampainya di kossan aku langsung duduk di atas kasurku, lalu membuka sepucuk surat yang diberikan oleh bodyguardnya tadi ,,,
" Hai ini aku orang yang slalu kau sebut dengan sebutan pria senja, sebelumnya aku ingin berterima kasih padamu atas semua yang sudah kamu lakukan padaku selama ini,,
Aku ingat sekali waktu pertama kali kita bertemu kau bilang padaku bahwa lukisanku sangat indah, tapi bodohnya aku malah mendiamkanmu, maaf karna aku tidak biasa menjawab yang orang lain sampaikan kepadaku,,
Jujur semenjak aku bertemu denganmu pandangan ku terhadap dunia sedikit berubah, kupikir dunia ini sangat dingin sampai rasanya sulit bagiku untuk bernafas dengan baik, tapi semenjak kau datang hariku rasanya menjadi lebih hangat,,
Padahal tubuhku rasanya slalu dingin, tapi ketika aku mendengar suaramu, mendengar semua keluh kesahmu , rasanya hatiku seperti disinari matahari yang sangat hangat,,,
Aku yakin kau slalu bertanya mengapa aku tak pernah memberitahu namaku, umurku, rumahku? Karna aku tak mau membuat dirimu nyaman denganku, karna aku bisa saja pergi setelah aku membuatmu nyaman,,,
Tapi, aku tidak bisa menahan untuk tidak bertemu denganmu lagi, maaf jika aku membuatmu nyaman dan akhirnya aku membuatmu kecewa padaku,,,
Jika surat ini sudah tersampai padamu, berarti aku sudah tidak ada didunia ini,, maaf sekali lagi aku ungkapkan padamu maaf,,
Jujur pertemuan denganmu adalah hal yang paling aku syukuri didunia ini, aku pikir aku akan meninggalkan dunia ini dengan rasa penyesalan karna tidak bahagia didunia ini, tapi semenjak bertemu denganmu kupikir aku sungguh bersyukur dan beruntung karna aku bisa meninggalkan dunia ini dengan perasaan senang karna bisa bertemu orang seperti mu di dunia ini,,,
Sekali lagi aku ungkapkan maaf padamu,,,
Dan aku berharap kita bisa bertemu lagi di kehidupan selanjutnya dengan versi terbaik diriku,,,
Aishiteru ❤️
'Hamada Asahi''
Setelah membaca surat, tanganku bergetar hebat, hatiku sakit seakan tercabik-cabik, air mataku mengalir dengan deras tanpaku minta, aku sudah tak tahu apa yang harus aku lakukan hingga akhirnya aku hanya bisa menangis terus menerus dan menyesali semuanya, jika ku tau hari itu hari terakhir aku bertemu dengannya maka aku akan memeluknya dengan erat dan tak akan melepaskan semudah itu,,,
~~~
Teruntuk mu Hamada Asahi terimakasih juga meskipun hubungan kita singkat aku bersyukur bisa bertemu orang seperti mu,,,
Ayo kita bertemu lagi di kehidupan selanjutnya dan menjadi pasangan yang tidak akan pernah terpisahkan,,
Hal yang selalu aku ingin ucapkan padamu adalah " Thanks Hamada Asahi'
Aku mencintaimu ❤️,,,
*
*
*
*
The end
Terimakasih semua sudah membaca sampai sini, meskipun yang baca baru 1 2 orang tapi makasih bangt udh mau baca juga apalagi yang udah vote🌟 maaf jika masih ada kekurangan dalam pembuatan cerita ini ,,,
Oh iya cerita ini juga terinspirasi dari lagu ' akhir tak bahagia' sma kemarin 'orange'
Jujur waktu bayangin cerita ini sedih sih nyesek cuman gk tau buat yang baca bakal kerasa gak ya sesaknya 🥲,,,
Pokoknya makasih banget semuanya 🙇🙇,,
Aku berniat membuat versi cerita panjangnya dari cerita ini cuman aku nunggu dulu apakah peminatnya bakal banyak atau enggak, kalo peminatnya banyak insyaallah aku bikin versi panjangnya ,,,
Aku bikin versi diari ini supaya unik aja, jadi masih banyak hal yang menjadi tanda tanya sih dicerita ini tapi itulah yang bikin menariknya, jadi kalo kalian penasaran versi lengkapnya boleh di vote dan sebarkan keteman2 supaya cerita ini rame jadi nanti aku bikin versi panjang nya deh ,,,
Oke udah kebanyakan ngomong nih kek hyunsuk ,,, see you later ^~^
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Orange ( Tamat )
Roman d'amourHal yang slalu aku ingin ungkapkan padamu " Terimakasih Hamada Asahi'" " I Love you,," Don't plagiat ye,, cape" mikir di plagiatin gk enak tau🙂 . . start : 18 Juni 2022 end : 15 Juli 2022
