Hai :)
Maaf jika masih banyak yang salah dalam penulisan dan makna nya.
Happy reading :')
.
.
.
Merasakan cinta pada seseorang adalah hal yang wajar bahkan terkadang dengan sahabat sendiri apalagi sering bersama dalam kurun waktu cukup lama, tapi perasaan yang dirasakan seorang gadis ini menurutnya hal yang tak wajar apalagi dinegara yang tabu akan hal itu. Tzuyu seorang gadis SMA merasakan perasaan yang lebih kepada sahabatnya sendiri yaitu Jihyo, hari kelulusan yang sangat dinantikan oleh Tzuyu untuk mengungkapkan perasaan nya tetapi berakhir menjadi hari yang tak menyenangkan.
Jihyo POV
"Chewyyyyyyy" teriakku melihat orang yang aku nantikan akhirnya keluar kelas, aku tak sabar ingin memberitahunya bahwa aku lulus dengan nilai terbaik dikelas ku.
"Berisik park jihyo, ayo pulang" balasnya sambil melewatiku begitu saja, aishh kenapa aku tahan sahabatan dengannya.
"Terus terus tinggalin aja sahabat nya padahal udah rela nungguin dari tadi" kesalku.
Tanpa berbicara apapun dia berbalik menggandeng tanganku menuju parkiran dan memasangkan helm yang selalu dia bawa untuk ku, uhh so sweet sekali sahabatku ini andai saja dia seperti Daniel crush ku sudah pasti ku pacari saja dia.
"Naik terus pegangan jangan melamun" ucapnya. Setelah ku naik dia langsung melajukan motornya.
Jihyo pov end
.
.
Author POV
Sampailah mereka ditaman biasa yang diubah menjadi tempat keluh kesah mereka, disana terdepat rumah pohon berisikan papan absen yang mereka buat berdua. Mereka buat papan absen agar mereka mengetahui satu sama lain jika diantara mereka berdua mendatangi taman ini sendirian.
"Jihyo jangan lupa absen dulu" teriak Tzuyu yang menaiki rumah pohon untuk menulis kedatangannya.
"Tulisin sekalian Tzu kan kita berdua" balas jihyo yang sedang menikmati angin sore dibawah.
Tzuyu langsung menulis absen dan menempelkan kertasnya. Yang bertuliskan;
"Hari ini hari kelulusan, kita lulus dengan nilai yang memuaskan."
Tzuyu dan Jihyo,
24 Juli 2020.
l
alu dia turun dan merebahkan badannya disebelah jihyo.
"Kenapa suasana disini selalu bikin tenang yah Tzu" tanya Jihyo.
"Mungkin karna emang taman ini sepi pengunjung atau mungkin emang gada yang tau taman ini, karna dulu kita nemuin taman ini sangat tak terawat kondisinya kan" jawab Tzuyu.
"Ntahlah tapi ini sangat nyaman dan aku bakalan terus kesini sampai kapan pun, setelah ini kamu akan masuk kemana chewy?" tanya Jihyo yang ikut tiduran juga.
"Gatau Hyo aku bingung, kamu sendiri akan kemana?" balik bertanya.
"Aku mau masuk Untar biar bisa sekampus dengan crush hehe dan kamu kalo masih bingung mending masuk Untar biar aku selalu ada temennya oke Tzu" balas Jihyo.
"Kita lihat nanti oke, ayo pulang dan jangan lupa nanti malem aku akan menjemputmu" ajak Tzuyu, sebelum Tzuyu berdiri dia menyempatkan untuk mengpukpuk puncak kepala jihyo dengan gemash.
Tak kerasa hari memang sudah sore bahkan langit pun sudah menampakan senja nya, tak butuh waktu lama dua orang sahabat itupun beranjak meninggalkan tempat tersebut. Dan Tzuyu seperti biasa harus menghantarkan sahabat tersayang nya dulu sebelum pulang ke rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshoot Jitzu
FanfictionMenuliskan apa yang dipikirkan, jihyo dan Tzuyu berjalan sesuai keinginan author hehe :) Gender? Sesuka bayangan kalian saja.
