just reminder cerita ini hanya fiktif belaka
karangan dari author,tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan kehidupan para member,jadi jika ada bahasa menyinggung atau kurang sopan itu hanyalah salah satu bagian dari cerita tidak menyudutkan apalagi memburukkan para memberDisini adalah bagaimana cara mereka bertemu sebelum menjadi 3 sekawan yang dekat dan melekat kaya lem aibon
Sunghoon dan Jay itu sudah berteman dari tk,rumah pun berdekatan hanya berbeda komplek saja. Mereka dari TK SD SMP SMA satu sekolah,bahkan satu kelas
Kalo kata sunghoon,jenuh dia melihat muka si anjay ini,tidak dirumah maupun disekolah pasti selalu ada sohib nya ini
Lalu untuk menghindari kebosanan dan kecurigaan dari teman teman sekolahnya yang menganggap mereka berdua gay, terbesit lah sebuah ide diotak jay untuk menambah satu member baru. Soalnya kalo dua dikali dua empat
Saat itu dikelas mereka kedatangan murid baru dari Jakarta menurut pengamatan Jay, murid baru itu tampaknya memenuhi syarat untuk bergabung dalam circle nya ini. tentu saja syarat utamanya adalah tampan. ytta,yang tampan tampan aja
"Perkenalkan nama saya Javier keenandra bisa dipanggil Javi, Jake atau Keenan,saya pindahan dari SMP ENHA 01 Jakarta,sekian dari perkenalan saya ini terimakasih" Anak baru itu memperkenalkan dirinya di depan kelas
"Kayaknya cocok ngab kalo nih orang join circle kita, ya nggak?" Tanya jay yang duduk sebangku dengan sunghoon sesekali matanya memperhatikan anak baru itu
"Woy hun bangun cok,turu mulu lu elah" Jay mendorong tubuh Sunghoon yang mengakibatkan oknum yang didorong hampir terjatuh
"Oh anu,kenapa jay?" Sunghoon gelagapan dengan wajah bangun tidurnya untung gada ilernya
"Si goblok, kata gue cocok ga direkrut jadi member?"
"Siapa?" Tanya Sunghoon yang sedang menguap karna kantuk menyerang
"Bapaklu"
"Lah bapak gue kan dah meninggal jay"
Jay menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal,haduh susah sekali berbicara dengan orang dihadapannya ini
"Ah anu,itu loh tolol anak baru yang di depan boleh ga join circle kita?"
Sunghoon melihat anak baru yang dibilang Jay itu, dia tampak berpikir
"Terserah aja sih, yang penting kita nggak berdua dah gue kaga mau ya dibilang homo sama lu"
"Dih gue juga ogah goblog "
"Yaudah lah cok nanti coba kita kenalan sama dia" setelah berbicara beberapa patah kata Sunghoon melanjutkan acara hibernasi nya yang sempat terganggu
Tidur saat jam pelajaran adalah privilege nya murid yang duduk dipojok belakang , seperti mereka. Tak seorang guru pun tau bahwa anak didiknya yang satu ini sedang mengarungi alam mimpi
Bel istirahat berbunyi menandakan para siswa maupun pengajar berehat sebentar untuk melepas lelah belajar maupun mengajar
Disisi lain duo sohib cabul (cakep betul) masih berada di kelas ingin melancarkan aksinya untuk mendekati anak baru yang sedang sibuk mengotak ngatik kotak bekalnya
"Gula manis punya si rangga,hei manis boleh kenalan ngga?"
Sudah jelas bukan Jay yang berbicara seperti itu dengan orang asing,sumpah dia mah masih mempunyai malu
Ya pelakunya bisa ditebak siapa lagi kalau bukan Sunghoon. Jay menggaruk tengkuknya kepalang malu mendengar ucapan temannya itu
'dasar tolol' batin jay

KAMU SEDANG MEMBACA
Tiga Distraksi(02l)
Fiksi PenggemarKalo kata mereka mah"Tetap santai walau jiwa terbantai"