Part 5

4 12 0
                                    

•••
Tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya 6 cowo tampan tersebut telah sampai di sebuah tempat yang mereka tuju yaitu markas Silent Boom.

"Huhhh akhirnya sampe juga, pegel banget gue" ucap Daniel sambil memarkirkan motornya

"Lebay banget Lo biasanya juga gak kayak gitu" kata Zayan

"Ckkk, gue tuh pegel tau, dari rumah Kenzo tadi belum juga sempet duduk, minum gitu malah langsung ke markas" Keluh Daniel

"Hehhh kudanil orang tadi Lo nyerocos mulu di rumah Kenzo mana sempet duduk"ucap Zavier ketus

"Elahhh pasti bakal debat lagi ni bocah" ucap Gavin menebak

"Sok tau banget Lo Gav" ucap Zavier dengan nada malas

"Berisik, masuk" ucap Kenzo tegas sambil berjalan memasuki markas dan diikuti yang lainnya

"Lahhhh sepi banget ni markas" ucap Zayan

"An--"Lanjut Zayan terpotong karena teriakan seseorang

"Bangggg" Teriak seseorang

"Dari mana Lo Dav" Tanya Zavier

"Gue dari belakang bang, ehh tumben banget kalian ke markas siang-siang begini biasanya juga malem"ucap Dava dengan heran, Dava merupakan salah satu anggota Silent Boom

"Terserah kita lah, emang gak boleh gitu kita ke markas siang-siang" ucap Daniel

"Bu--- bukan gitu bang maksudnya" ucap Dava gugup

"Tumben banget ni markas sepi, yang lain pada kemana Dav?..." Tanya Gavin heran

"Yang lain pada keluar dulu bang, nyari angin katanya" ucap Dava

"Lo sendiri" tanya Kenzo

"Hahh-- maksudnya gimana bang"ucap Dava bingung degan pertanyaan Kenzo

"Lo cuman sendirian di markas" ucap Xavier membenarkan ucapan Kenzo

"Ohhhh, gue sama yang lain juga kok disini tenang aja bang, yang keluar cuman sebangian aja kok" Jawab Dava

"Gak mungkin juga kita ninggalin markas bareng², kecuali kalau ada hal penting" Lanjut Dava

"Bagus"ucap Xavier

•••

Hari Senin Minggu ke 2 adalah hari pertama resmi Zeline sekolah di "Genoud International School". Seperti biasa Zeline akan turun di halte lalu melanjutkan berjalan kaki menuju sekolah. Waktu sudah menunjukkan pukul 07.13, dua menit lagi gerbang sekolah akan di tutup, dan pasti Zeline akan terlambat.

Dan benar saja, saat Zeline sampai gerbang sekolah sudah ditutup oleh satpam, dan sekarang Zeline bingung karena yang terlambat hanya dirinya, Zeline berpikir bagaimana caranya masuk sampai dia melamun, dan lamunannya pun pudar karena ada suara klakson motor yang sangat nyaring di belakangnya

"Aaaaaaaaa" teriak Zeline kaget

Zeline menoleh ke belakang, ternyata membunyikan klakson tersebut adalah sosok laki-laki tampan berwajah datar

"Hehh bisa gak sih, gausah klakson segala, kaget tau untung gue gak punya penyakit jantung"omel Zeline terhadap cowok yang masih enggan turun dari motornya

"Hmmmm"dehem cowok tersebut

"Ckkk nyebelin banget sih Lo" ucap Zeline kesal

"Hehh Lo mau kemana" Tanya Zeline kepada cowok yang turun dari motornya dan berjalan kearah samping pagar sekolah

"Masuk"satu kata yang keluar dari mulut cowok tersebut

"Masuk?... Lahhh kan pagarnya juga ada disini, Lo mau masuk lewat mana" ucap Zeline bingung

"Mau ikut gak" ucap Kenzo tanpa menoleh ke arah Zeline

Yaa cowok itu adalah Kenzo

"Ikut?... Ikut kemana, jangan ngadi-ngadi Lo ya, Lo mau bawa gue kemana" tanya Zeline mulai linglung

Kenzo tak menjawab lagi, ia langsung meninggalkan Zeline.

"Hehhhh Lo mau masuk yaaa, gue ikuttt" teriak Zeline sambil berlari mengejar Kenzo, si cowok aneh, dingin, dan menyebalkan menurutnya

4 menit kemudian mereka pun sampai di sebuah pembatas yang lumayan pendek, pagar tersebut sering digunakan murid-murid yang nakal untuk membolos

"Naik" kata Kenzo membuat Zeline bingung

"Hehhhh, Lo bisa gak sih kalau ngomong tuh yang jelas, gue gak ngertiii" ucap Zeline kesal

"Ckkk, Lo tinggal naik ke pagar ini terus loncat kedalam" ucap Kenzo panjang lebar

"Otak Lo di simpen dimana siii, atau Lo gak punya otak, Lo seenak jidat nyuruh cewek manjat pagar?... Hehhhh Lo gak liat gue tuh pake rok nanti kalau gue jatuh gimana Lo mau tanggung jawab hahh?.." Omel Zeline tak habis pikir dengan cara berpikir Kenzo

Omelan Zeline membuat Kenzo pergi dari tempat itu. "Hehhhh Lo mau kemana, Lo mau ninggalin gue disini gituu gak punya hati banget Lo jadi cowok" Kata Zeline kesal

Sekitar 2 menit kemudian Kenzo datang sambil membawa kursi plastik yang dia ambil dari warung langganan murid-murid yang suka membolos

"Nih" ucap Kenzo sambil meletakkan kursinya dengan asal

"Buat" ucap Zeline linglung lagii

"Buat gantung diri" jawab Kenzo kesal, Kenzo mulai cape dalam menghadapi Zeline.

Jawaban Kenzo membuat Zeline menatapnya tajam
"Buat Lo masuk, Lo bilang susah manjat, jadi cepet Lo naik, atau enggak gue tinggal" Jawab Kenzo

"Ohhhhhhhh, yaudah bentar gue naik" Jawab Zeline

Zeline mulai menaiki kursi plastik tersebut, tapi karena tadi Kenzo menaruh kursi tersebut dengan asal, kursi nya pun menjadi goyang dannn "BRUKKKKK"! Zeline jatuh, tapi untungnya Kenzo langsung menangkap tubuh Zeline

Dan apa yang terjadiii!!!!

Kenzo dan Zeline kini saling bertatapan hingga beberapa saat, sebelum mereka tersadar kembali

"Ehh so--sori, makasih" ucap Zeline gugup

"Naik" ucap Kenzo kembali dingin

"Lo pegangin kursinya, biar gak jatoh lagi" ucap Zeline

Akhirnya Zeline bisa meloncat pagar itu setelah membutuhkan waktu yang cukup lama, Sementara Kenzo dia hanya cukup meloncat saja sudah sampai di seberang pagar

Tanpa ba bi bu Kenzo langsung meninggalkan Zeline

"Busettt dia manusiakan atau jelmaan alien?... Udah dingin, datar, ngeselin lagi, untung dia nolongin gue tadi kalo kaga gue udah jadiin lemari pendingin aja diaa" cerocos Zeline

Hey friends, don't forget to keep watching Silent Boom(Kenzo & Zeline)

And thank you for all of my friends who have voted for this story, just thank you very much❤️

Silent Boom (KENZO & ZELINE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang