3.Second Meet

99 14 1
                                    

Kringgg

Suara berisik itu mengganggu tidur nyenyak seorang wanita berparas cantik seperti barbie. Matanya mengerjap beberapa kali menerima cahaya matahari yang menyilaukan matanya. Tangannya tergerak mengambil jam yang mengusik tidurnya itu. Dia melihat jam menunjukkan 05.00.

Dia tidak langsung beranjak untuk pergi membersihkan diri. Rasanya terlalu dingin jika dia mandi sepagi ini. Lagipula nyawanya belum sepenuhnya terkumpul. Jadi dia memutuskan untuk mengumpulkan nyawa terlebih dahulu.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"abang belum bangun bi?" tanya Bahiyyih kepada pembantu yang sedang menata makanan di meja.

Bibi itu tersenyum. "Iya non. tuan muda belum bangun"

Bahiyyih mendengus, gak heran.

"Yasudah non makan dulu. Mungkin Tuan Muda kelelahan karna main game" ujar Bibi Kim.

"Hiyyih makan di kantin kampus aja ya bi", seketika wajah bibi kim sedih.

"Loh kenapa?padahal bibi sudah memasak makanan kesukaan non hiyyih loh. masa gak dimakan" Bibi kim menundukkan kepalanya.

Bahiyyih tidak tega menolak Bibi Kim. Yasudahlah mau bagaimana lagi. Dia pun mendudukkan dirinya di kursi.

"Yaudah iya bi Hiyyih makan nih" bibir Bibi Kim pun mengembangkan senyuman.

"Nah gitu dong. masa Bibi udah cape-cape masak non gak makan sih"

"Iya bi. cerewet banget"

Bibi Kim terkekeh.

"Makan yang banyak ya non. Bibi tinggal dulu masih banyak kerjaan soalnya" ujar Bibi Kim tersenyum manis. Bahiyyih hanya menganggukkan kepalanya.


Jam menunjukkan pukul 05.55. Bahiyyih melihat ke arah tangga. Dia mendengus kesal. Abangnya belum bangun juga.

"dasar kebo" Bahiyyih pergi meninggalkan rumah.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Mobil lamborghini memasuki pekarangan sebuah mansion yang luas.

Bahiyyih turun dari mobilnya setelah memarkirkan mobil kesayangannya itu. Dia menekan bel yang menempel di sudut pintu utama mansion itu.

Tidak berapa lama pintu itu pun terbuka dan menampilkan seorang wanita paruh baya. Senyum hangat itu pun langsung menyapa Bahiyyih dan langsung dibalas dengan Bahiyyih juga.

"Non Hiyyih ada apa pagi-pagi kesini?"

"Yunanya ada bi?"

Yup!

Mansion itu milik keluarga Shin.

"Ada. Nona masuk aja" ujar wanita paruh baya itu mengijinkan Bahiyyih masuk. Bahiyyih pun mengucapkan terimakasih kepadanya dan langsung masuk kedalam.

Sesampainya didalam Mansion itu Bahiyyih melangkahkan kakinya ke lantai atas. Kakinya menaiki satu per satu anak tangga hingga sampailah dia di lantai dua.

ONLY MINE[HARUHIYYIH]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang