"Pagi non.. ini sarapannya"
"Pagi buk.."
Bibik menaruh sarapan di meja makan, Alisha dan Mama mengambil makan tanpa mengucap sepatah katapun. Yang langsung membuat Bibik curiga.
"Loh, ini ada apa sih non?"
"Kok tumben gak ada berisik-berisik? Biasanya pagi-pagi selalu berdebat sama Mama,"
Alisha hanya melirik sinis ke arah Bibik. Tatapannya sudah seperti menghujam sehingga Bibik tak berani berkata lagi.
"Maap non, kalo gitu silahkan di makan sarapannya.."
Mama melihat ke arah Alisha. Sambil mengambil makanan, Mama mulai menyelidik atau lebih tepatnya mengintrogasi.
"Nico itu siapa?"
"Temen."
"Pacar kamu?"
Saat ini Alisha sudah mau mengelak kalau Nico bukan siapa-siapanya. Tapi entah kenapa rasanya dia sudah gak bisa lagi bohong sama Mama.
"Mama tau kok semalem ada yang ngirim Mama foto kamu sama Nico."
"HAH??!! SIAPA MA?!!!"
Tuhkan!! Ini udah pasti sabotase! Ada cepu yang laporin ke Mama!!
Alisha seketika tak berselera makan. Dia berpikir siapa orang yang tega melaporkan ke bu Maharani.
"Kalo kamu beneran pacaran, putusin hari ini juga. Kan Mama bilang gak usah pacar-pacaran."
"Tapi aku sama Nico itu gak ngapa-ngapain Ma.."
Yak! Perdebatan pagi ini dimulai lagi. Tapi bibik yang mendengar di dapur lebih senang suasana ramai seperti ini dibanding sepi sunyi gak saling tegur sapa.
"Gak ngapa-ngapain tapi ke tempat dugem! Kamu itu belum cukup umur ke tempat kaya gitu Sha..."
"Tapi aku gak minum-minum Ma.."
"Tetep aja! Kamu belum wkktunya. Di sana itu terlalu bebas! Mama jadi takut deh."
Hmm.. benar juga kata Mama. Baru masuk aja, semalem gue udah lihat kak Alex sama ceweknya ciuman.
Alisha diam tak membantah lagi. Sepertinya memang untuk sekarang lebih baik ia menuruti Mama.
***
"Haii.."
"Halo Rio, eh Dion masuk juga. Hai hai.. iya nih, baru mau kelas. Ohh udah dong,"
"Oh iyaa makasih yaa nanti main ke kelasku yaa.."
Agnes sibuk live menyapa beberapa cowok nganggur yang masuk melihatnya. Sementara Risa panik mondar mandir menunggu Alisha.
"Haaaahh.... Alishaaa!!!"
Risa langsung menghambur saat Alisha datang memasuki ruang kelas.
"Lo gak papa??"
"Cowok lo berisik banget kemarin dia kepanikan nyariin elo Sha!!"
"Sini duduk duduk.. ceritain gimana??"
"Eh, udah dulu ya live nya.. temen gue mau curhat."
Risa dan Alisha mengernyitkan dahi melihat Agnes. Mereka memukul pundak Agnes yang ada saja kelakuannya.
"Gue dihukum seminggu."
"Yaaah.... sabar ya Sha,"
"Gue juga disuruh putus sama Nico."
"Hah? Emang bu Maharani tau lo pacaran Sha??"
Alisha mengangguk lemas.
"Kata Mama ada yang ngirim foto gue sama Nico aas lagi di sana."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alisha & Si Pacar bule
Teen FictionAlisha sempat kesal dengan nasibnya. Orangtua straight parent. Ibunya yang seorang guru, membuatnya tak bisa berkutik di sekolah. Suatu hari ibunya mendapat mandat dari kepala sekolah agar Max Dalton siswa pertukaran pelajar menginap satu minggu di...
