Alisha sudah duduk manis di meja makan menunggu bibik menyiapkan nasi goreng favoritnya.
"Mama.. boleh nggak aku hari sabtu besok nginep di tempat Risa?"
"Mau ngapain? Temen kamu aja suruh nginep di sini."
"Ada tugas Ma.. banyak banget,"
Sudah seperti hari-hari biasanya perdebatan antara ibu dan anak ini selalu dimulai di meja makan.
"Tugas apa sih? Kok sampe nginep segala, emang kamu gak bisa ngerjain sendiri?" Mama menyelidik ekspresi anaknya.
Dengan gaya sok meyakinkan, Alisha menjelaskan tugasnya yang seabrek. Seolah-olah dia harus mencari bantuan.
"Yasudah kalo gitu temen kamu aja yang nginep di sini. Kerjain di sini."
"Gak bisa Mama.. Risa disuruh jaga rumah sama Bundanya, orangtuanya mau ke luar kota. Jadi kita mau sekalian nemenin dia. Kan kasian Ma Risa sendirian.. mana anaknya penakut parah." Alisha berkata mendramatisir supaya diijinkan.
"Hmmm.. oke, nanti Mama tanya ke guru kamu. Tugas apa sih kok sampe nginep-nginep! Bahaya kan?"
"Eehh eh, jangan Ma. Jangan ditanyain ke guru. Emang beneran banyak kok tugasnya."
Waduh bisa gawat nih kalo Mama beneran tanya guru.
***
Alisha dan temannya sedang berada di kantin yang ramai. Mereka merencanakan strategi kepergian Alisha dan Nico ke acara sweet seventeen kak Alex.
"Pokoknya lo tenang aja, nanti lo minta tolong supir lo buat anterin ke rumah gue."
"Nah bener tuuh, ntar si Nico biar jemput di rumahnya Risa." Agnes ikut menyumbang ide.
"Trus gue pake baju apa??" Bingung Alisha.
Risa dan Agnes saling tatap sepertinya mereka berdua juga punya ide yang sama.
"Tenang aja deh, pokoknya jangan mencolok. Lo berangkat dari rumah udah kayak mau belajar kelompok biasa aja.. yakan?"
"Yupp.. biar nyokap lo percaya!"
Alisha akhirnya mengirimkan pesan untuk Nico sesuai rencana mereka. Setelah mengirim pesan, Alisha tak hentinya cengar cengir karena ini pertama kalinya dia datang ke pesta bersama pacar.
Gue berasa hidup dalam teenage dream gue!!
Sumpah seumur hidup gue ngebayangin suatu saat dateng ke party gue pake dress dan cowok gue pake jas. Oh my God! This is gonna be so real...
Bugh!
"Awww... sakit neees!"
Alisha mengelus lengannya yang sakit.
"Tuh, Niki ada di arah jam 9!"
Niki adalah nama samaran yang mereka gunakan untuk membicarakan Nico Pacar Alisha. Supaya aman dibahas di manapun, sekaligus biar gak ketahuan kalau Niki itu aslinya cowok. Ada-ada saja mereka ini.
Seketika dua sejoli ini saling pandang dan senyum tersipu malu.
"Seneng lo bakal jalan sama Niki! Gue pesen satu ya!"
"Apaa?"
"Fotoin kak Alex yang banyak!! Yang ganteng!!"
"Huuuu dasar lo cewek buaya!!"
***
Sorenya Alisha sudah mengemasi buku-buku beserta baju ganti untuk dibawa menginap di rumah Risa. Rasanya deg-degan bercampur excited. Untuk pertama kalinya Alisha berbohong dan menginap di rumah teman.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alisha & Si Pacar bule
Teen FictionAlisha sempat kesal dengan nasibnya. Orangtua straight parent. Ibunya yang seorang guru, membuatnya tak bisa berkutik di sekolah. Suatu hari ibunya mendapat mandat dari kepala sekolah agar Max Dalton siswa pertukaran pelajar menginap satu minggu di...
