Cerita 9 gadis cantik yang gabut bersamaan di tempat yang berbeda dan tak sengaja melihat poster audisi suatu idol ibukota dan akhirnya secara bersamaan juga mereka mendaftarkan dirinya, 9 orang itu sebenarnya ialah ceo perusahaan besar di indonesia...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
BU CEO MARSHA ANEISHA SANDRA
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
MBA IDOL MARSHA LENATHEA
Marsha Aneisha Sandra, atau yang orang-orang kenal ia adalah 'Aneisha' seorang CEO cantik diperusahaan miliknya sendiri, Isha nama panggilan pendek nya. Dia termasuk salah satu dari 9 CEO perusahaan terkenal di indonesia.
Saat ini ia sedang memikirkan apa yang akan terjadi setelah sang mami menghubunginya dan menyuruhnya untuk segera ke kantor pusat, saat ini isha tengah berada di tempat latihan yang biasa member jkt48 gunakan untuk berlatih dan disaat mereka sedang beristirahat ia mendapatkan telepon dari mami nya bahwa sekarang sang mami berada di kantor pusat miliknya dan yang membuatnya semakin tidak karuan adalah sang mami yang menyuruhnya untuk segera datang ke kantor karena awalnya ia meminta izin pada orang tua nya untuk berangkat kekantor tapi nyatanya ia mengikuti latihan bersama member jkt48 lainnya.
Azizi yang duduk tak jauh dari marsha pun merasa heran melihat wajah marsha yang terlihat panik dan bergerak dengan gelisah pun mencoba mendekat ke arah temannya yang baru beberapa bulan ini menjadi teman dekatnya.
"Matcha" panggil azizi menepuk bahu sebelah kanan marsha (nama member nya), matcha adalah nama panggilan dari azizi untuk marsha dan marsha tidak mempermasalahkan itu malah ia sangat senang jika ia mempunyai nama panggilan berbeda dari azizi, sahabat kesayangannya walaupun belum lama kenal tapi ia sudah sangat menyayangi sahabat tengilnya itu.
"Astaga ka zii" ucap marsha mengusap dada nya pelan, tapi seketika menatap ponsel yang berada ditangannya bergetar setelah melihat siapa yang menelfonnya seketika mimik wajah nya kembali panik.
'aduhh mami kenapa nelfon lagi sih...' batin marsha yang masih menatap ponselnya itu sedikit menggigit bibir bawahnya menandakan kalau sedang gelisah, cemas dan semacamnya.
"matcha... hei kamu kenapa? Bibirnya jangan digigit nanti bisa luka ca" omel azizi dengan wajah kebingungan mersha yang tidak mengangkat telfon yang telah berdering dari tadi.
"aduhhh ka zii aku bingung bangett.... tadi aku izin ke mami mau kekantor tapi ternyata mami nyusul aku kekantor siang ini dan sekarang mami nyuruh aku kekantor karna mami ga ngelihat aku ada dikantor... aduhhh gimana nih...." jelas marsha semakin gelisah.
'ha? Marsha kerja dikantor? Apa gimana nih?' batin azizi, marsha sepertinya tidak menyadari apa yang ia keluhkan pada sahabatnya tadi.