ketika rumah bukan sekedar bangunan dan tuhan mempertemukan 5 insan dalam cerita yg sama
publish : 28 march 2023
end :
The story is based from my own life.
Menjadi anak tengah bagi beberapa orang adalah keberuntungan. karna tidak harus bersusah payah atau menjadi yg terbaik bagi adik-adiknya seperti si anak sulung. dan tidak harus bergantung kepada kakaknya seperti anak bungsu
Tetapi ia harus kuat menahan segala omongan oranglain yg membanding-bandingkanya dengan sang kakak atau sang adik, itu sudah pasti.
Sekuat apapun karang pasti akan hancur bilang tergerus terus menerus. Seperti pertahanan yudhis ketika sang ibu terus membandingkannya dengan sang kakak yg telah sukses bekerja diluar negeri atau dengan adiknya sang juara olimpiade matematika bertahan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yudhistira Dwi Immanuel
Terkadang ketika melihat sang ibu menangis Yudhis ingin segera berlari dan memeluk sang ibu serta ingin pula ia mengucapkan "gapapa Bu ada Yudhis disini, jangan nangis nanti ayah diatas sedih liat ibu nangis" Tetapi karna ego dan amarah yg masih membekas membuat yudhis mengurungkan niatnya dan pergi meninggalkan sang ibu
Hari itu Yudhis bertekad agar dapat membuat ibunya bungkam dan tak memperbandingkannya dengan saudaranya yg lain. Ia membereskan barang-barangnya dan segera memesan tiket kereta ke kota dimana ia yakin bila ia bisa sukses disana.
Bahkan saat ia berpamitan dengan sang ibu, sang ibu menangis. Tetapi Yudhis harus tegas bila ingin dihargai
Tapi apa boleh buat, semuanya harus segera diakhiri.