balik

34 15 0
                                        

"Kak Jio sama Kak Satya."

Jio dan Satya tentu saling pandang bingung karna mereka tak paham kenapa Joan bisa mengatakan hal tersebut.

"Loe punya bukti apa bilang kita kaya gitu!" ucap Jio sembari menatap Joan malas.

"Kita sama sekali gak tau soal maksud dari kertas itu," bela Satya.

"G-gue punya bukti kalo kalian emang si Detektif sama si pemeran utama, gue tau kalian sering pergi berdua tanpa sepengetahuan yang lain, kaya ada sesuatu yang gak mau kalian bilang ke kita." ucap Joan.

"Loe tetep gak bisa buktiin secara nyata kan." Jio terkekeh sinis.

"Jo, plis kita semua pengen selamat darisini tapi loe jangan nuduh kita buat keselamatan loe sendiri, kita semua harus terus bareng-bareng selamat ataupun gak," ucap Satya lembut.

Joan menunduk merasa bersalah. Karna ingin menyelamatkan Hesa dan Arkha, ia malah hampir mengorbankan temanya yang lain.

Heeseung hanya melihat kejadian itu dengan tatapan datar, kemudian menghampiri mereka.

'Ini gak perlu lagi.' ia lalu mengambil kertas di tangan Niki.

'Gue minta maaf atas teror yang selama ini gue dan yang lain lakuin.'

Ia menunjuk lorong sebelahnya, terdapat sebuah portal di ujung sana.

Saat yang lain berjalan kearah portal, Hesa masih terdiam di tempat melihat si Copyan yang sedang meliriknya juga.

'Loe masih gak percaya sama gue?' tanya Heeseung.

"Ya, loe gak ngasih alasan kenapa loe lakuin ini?" ucap Hesa.

Si copyan menggeleng 'Penjelasanya terlalu panjang, loe harus cepet sebelum portal itu ilang.'

Hesa masih diam sampai Arkha kembali lalu menarik tangannya untuk segera pergi darisana. Portal tertutup kembali tak lama setelah mereka berhasil lewat.

Para Copyan yang menyaksikan hal tersebut tentu menghampiri tertua mereka dengan kesal.

'Loe ngapain sih kak!' ucap Jungwon.

'Cuma nyuruh mereka istirahat sebentar.' ucap Heeseung.

'Hah?, loe gak beneran akhirin ini.' ucap Sunghoon, ternyata mereka sudah di prank tertua mereka sendiri

'Ya gaklah, ngapain gue susah-susah bikin rencana kalo cuma buat ditamatin gitu doang.' ucap Heeseung.

'Setta yang bareng mereka masih bukan yang asli juga?' ucap Jay.

'Yaiyalah, enak aja langsung gue balikin,' ucap Heeseung.

'Tapi loe balikin jam nya?' ucap copyan Jake.

'Kekuatan jam itu udah gue segel jadi percuma, Hesa tetep gak akan bisa pake,' ucap Heeseung.

Para Copyan mengangguk paham.

'Kapan permainanya bakal dilanjut lagi,' ucap Riki.

'Gue yakin mereka bakal cepet sadar kalo teror ini belum berakhir dan saat itu waktu mereka abis.' ucap Heeseung. Ia lalu menoleh pada Jay.

'Ikutin mereka dan temuin temen lama kita.'

~~~

Ternyata portal membawa mereka kembali ke tempat camp, dimana mereka mendirikan tenda.

"Kita balik kesini?" ucap Niki.

"Yaiyalah Nik, emang mau kemana lagi," ucap Satya

"Kita stay dulu atau pulang?" ucap Setta

Undercover || Enhypen Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang