Arkha membuka ponselnya yang sudah menunjukan pukul 19.30, meskipun sudah malam begini ia masih kebingungan.
Ia tau jelas acara camp nya tak akan berjalan mulus, apakah malam ini akan terjadi sesuatu. Mereka sungguhan akan di bawa kedimensi lain?
Disaat saat seperti ini ia malah ditinggalkan sendiri.
"Sialan tu setan, kasih gue petunjuk kek,"
Sebenarnya salah juga berharap pada setan, namun Arkha sekarang tak bisa berfikir jernih, ia malah mencari Agantha yang beberapa kali sempat menunjukan ingatanya di masa lalu.
Arkha kembali membuka ponselnya namun tiba2 terdengar suara dari luar, itu Hesa yang menyuruh semua berkumpul, dengan malas Arkha pun keluar dari tenda.
Semua temanya berkumpul semua, belum berkurang satu pun.
"Guys sorry ganggu waktu kalian tapi sesuai yang udah gue siapin buat camp ini, kita bakal bikin vlog buat konten ntar. Awalnya bikin kelompok terus penelusuran perkelompok kaya biasa tapi kan kita sekarang sekalian liburan bareng..... Jadi gak usah lama aja penelusuranya, tambahan aja kita buat setingan, gimana?" ucap Hesa.
"Ngikut ae lah gue," ucap Niki.
"Bentar setingan?" ucap Joan.
"Ya, gue bawa peralatan yang gak biasa, kaya buat ritual gitu lah seolah olah ada sekte sesat dihutan ini, Setta juga bakal bantuin biar keliatan makin nyata," ucap Hesa.
"Emang aman ya?" ucap Joan.
"Hutan itu rata2 sama, selama kita gak nyebut lokasi, ya bakal aman aja," ucap Setta.
"Yaudah sekarang bagi kelompok, Hm. gue sama Setta plus Arka, Joan Jio, Niki Setta," ucap Hesa yang langsung membuat Joan dan Arka menoleh ke arahnya.
"Mending loe berdua aja sama Setta, biar Joan sama Jio bareng gue," ucap Arkha.
"Tapi gue pengen bertiga," ucap Setta.
"Gue bakal bareng Arkha," ucap Joan.
"Berarti Jio yang pindah ke tim gue," ucap Hesa.
"Jio juga ada sama gue, kalian berdua doang emangnya gak bisa ya," ucap Arkha.
"Kita kan ntar mau bikin settingan juga biar vlog lebih cepet selesai tapi kita butuh satu orang lagi," ucap Hesa.
"Yaudah gue sama loe aja," ucap Jio seraya menghampiri Hesa.
"Jio bego!"
Arkha hendak kembali membuka mulut namun Hesa langsung menyela.
"Yaudah berarti kelompok nya sesuai sama yang gue bilang." Hesa melirik Arka misterius.
Mereka mengangguk membuat Arkha terdiam tak bisa menyela lagi karna yang lain sudah setuju. Lalu Hesa, Arka dan Satya mengambil kamera yang sudah disiapkan.
"Kita bakal ke arah barat," ucap Satya.
"Kita bertiga ke selatan," ucap Setta.
"Sisanya gue sama Joan ke utara." ucap Arkha.
~~~~~
Satya asik merekam jalanan sekitar yang gelap bersamaan Niki yang malah asik memegang senter sembari memakan snacknya.
"Yang bener Ki, cahaya nya jadi gak jelas gini," ucap Satya.
"Iye,"
Niki menghabiskan snacknya lalu menyimpan bungkus snack disakunya agar dibuang nanti ketika bertemu tong sampah.
"Ki, tempat ini udah banyak dikunjungin orang tapi kok gue masih ngerasa horor ya," ucap Satya.
"Ya karna udah malem, dan yang kita liat pohon semua," ucap Niki.
KAMU SEDANG MEMBACA
Undercover
SonstigesBermain petak umpet bangunan kosong? Ini ide yang cukup gila namun siapa sangka, permainan ini diwujudkan oleh sekelompok remaja. Hesa serta teman-temanya merencanakan liburan bersama di villa, tak sekedar liburan karna pada malam hari mereka bermai...
