□ 1 bulan 26 hari kemudian
░ 14.30 - Shalya's Apartement
Kuliah hari ini telah usai.
Bahagia rasanya bisa meregangkan tubuh setelah seharian beraktivitas di luar.
"syukurlah besok libur" ucap shalya sambil menempelkan pipinya ke lantai menikmati sensasi sejuk.
Saat sudah nyaman rebahan, shalya tiba-tiba menginginkan roti kacang merah.
Barusan ia diberitahu oleh teman kelasnya bahwa saat ini ada toko roti yang baru saja buka dan toko roti tersebut menjual roti kacang merah dengan rasa yang lezat.
"mengapa tidak kepikiran saat masih dijalan pulang, kalau sudah dikamar begini rasanya sangat malas" gerutu shalya sambil mengguling-gulingkan tubuhnya.
ia berusaha menahan keinginannya.
"tidak, besok saja" ucap shalya sambil memejamkan matanya, ia memilih untuk tidur.
.
.
;
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"mumpung belum mandi" shalya langsung bangkit.
ia menyemprotkan parfume ke seluruh tubuhnya lalu turun dari apartement untuk berjalan menuju ke halte bus.
perjalanan memakan waktu sekitar 15 menit.
Shalya akhirnya langsung turun di halte tujuannya, ia hanya perlu berjalan sedikit untuk sampai ke toko roti tersebut.
Melihat dari kejauhan sepertinya keadaan toko sedang tidak terlalu ramai.
"keberuntungan sedang memihak ku" ucap shalya berjalan dengan langkah cepat dan masuk kedalam toko roti tersebut.
ia melihat berbagai macam roti-roti dan kue yang tersusun dengan rapih di dalam rak dan etalase kaca.
Toko roti ini memiliki interior desain yang menarik dan juga visual roti yang cantik sehingga tidak heran jika banyak anak muda yang berkunjung kesini.
Shalya langsung mencari keberadaan si roti kacang merah namun ia tidak menemukan targetnya.
'apakah habis?' ucap shalya dalam hati namun masih berusaha mencari dengan teliti.
shalya pun menghampiri salah satu pegawai "maaf aku ingin bertanya, apakah roti kacang merah masih tersedia?"
"팥? Ah maukah kau menunggu sebentar? Aku akan segera mengeceknya" ucap pegawai tersebut dengan ramah.
Shalya tersenyum hangat dan menjawab "nde, terima kasih banyak"
Saat pegawai itu pergi shalya memanyunkan bibirnya, ia harap roti kacang merahnya masih ada sebab ia sudah jauh-jauh kesini melawan rasa lelahnya.
"mianhae, roti kacang merah untuk hari ini baru saja habis, roti kacang merah termasuk roti yang sangat digemari disini" ucapnya menjelaskan.
'oh tidak!' ucap shalya namun dalam hati.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kold!・Park Sunghoon
Fanfic【"Winter is my favorite season】 【"Me Too, but we don't have winter in my country】 《 Sunghoon x OC》 ╘══════╛ ⚠ This cheesy story is pure fiction so don't take it seriously. ╘══════╛
