kisah dimana saat aku bertemu denganmu, kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan.
ini salah ku, seharusnya aku tak melibatkan perasaan kepadamu, seharusnya aku tau kamu hanya singgah untuk sementara.
aku mungkin terlihat biasa saja saat di depanmu...
ini ceritaa pertama aku jadi maklum saja kalau berantakan ya gaisss.
happy reading cintakuuu semoga suka sama cerita aku iniii
kalau ada typo tolong tandain!!
jangan lupa masuk ke pepustakaan ya sayyyy
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
_______________
5 bulan pun berlalu....
tak terasa 5 bulan sudah berlalu, setelah berbicara singkat waktu itu bersama raihan. aku sekarang sudah naik ke kelas 3 smp.
hari dimana aku naik ke kelas 3 smp, dan pada saat itu pula aku tak pernah menyangka bisa sekelas denganmu.
hari pertama di kelas ini belum belajar, hanya perkenalan saja antara murid dan wali kelas.
saat masuk di kelas ini lumayan banyak yang sudah ku kenal, jadi tidak terlalu canggung.
hari itu aku dan kamu masih sibuk dengan teman-teman masing dari kita.
aku berfikir bahwa kita tak akan pernah akrab, karna sifatmu yang aku fikir pendiam.
dugaanku salah, setelah mengenalmu beberapa saat, aku melihat sifatmu yang lain. sifatmu yang pendiam ternyata hanya berlaku untuk orang baru.
sifat aslinya ternyata pecicilan, jahil, receh, lucu deh pokoknya.
aku dan sheina tidak satu kelas lagi, tetapi kelas kami berseberangan jadi tidak terlalu jauh kalau ingin bermain.
setelah 2 hari bersekolah, saat ini kami sedang mulai belajar bersama wali kelas kami, ibu ayu namanya.
"sekarang kita bikin kelompok ipa ya". ujar bu ayu.
"yahh bu kok udah pake kelompok aja sih, kan baru belajar". sahut teman kelasku yang bernama rangga.
rangga sugarta, dia ini multifandom, fanboy blackpink, nct, aespa, bts, exo, dan masih banyak lagi, dia ini berteman dengan siapa saja bisa, mau perempuan atau laki-laki, dia ini orangnya receh, baik, dan yang paling penting tingkat kepercayaan dirinya ini sangat amat diluar nayla.
prinsip rangga sih kalau bukan urusan kita gausah ikut campur, ga penting.
"ini buat kelompok biasa aja rangga, buat belajar aja, nanti kalau ada tugas kan bisa ditanya sama kelompok kamu". jawab bu ayu.
"oke deh bu, aku yang murid bisa apa". lesu rangga.
pembagian kelompok pun sudah disebutkan satu persatu. dan tinggallah kelompok terkahir yang belum disebutkan namanya.
"oke untuk yang kelompok terakhir ada tari, rangga, dhifa, jingga, dan farhan". ucap bu ayu memberitahu nama kelompok kami.
"apa ada namanya yang belum ibu sebutkan?". tanya bu ayu.