(6) plot twist.

1K 97 20
                                        

saat pagi, oliver dan cedric tidak membuka pembicaraan, mereka saja pergi ke great hall tidak bersama.

sesudah sarapan, akan ada kelas ramuan, oliver bergegas pergi ke kelas ramuan.

untung saja dia bersebelahan dengan ron, harry, Hermione, ginny. cedric tidak bersebelahan dengannya, Cedric  duduk bersebelahan dengan cho. oliver melihat cedric duduk bersebelahan dengan cho, namun oliver sudah tidak mempedulikannya lagi.

Prof. snape menyuruh anak anak muridnya untuk membuat suatu ramuan, anak anak muridnya disuruh untuk berpartner / berdampingan berdua. (cmiww), dan juga mereka tidak akan memilih, namun dipilih oleh prof. snape.

prof. snape memilih Hermione bersama pansy, Ron bersama blaise, Draco bersama Harry, Ginny bersama luna dan oliver bersama Cedric, sebenarnya oliver tidak mau bersama dengan cedric, namun jika tidak poinnya akan dikurangi.

cedric dan oliver membuat ramuannya bersama, tentunya.
cedric melihat resepnya di buku, oliver melihat juga, oliver lupa membawa buku, makanya oliver melihat di buku cedric. Cedric tidak keberatan akan hal itu.
cedric dan oliver sempat berpegangan tangan (tak disengaja)

oliver melihat Teman temannya yang sibuk membuat ramuan, oliver sudah malas memasuki kelas ramuan, lebih baik oliver bolos saja.

Cedric menatap oliver, " apa kau lelah? jika sudah capek akan aku saja yang membuat ramuannya. " ucap cedric menatap oliver.

" tidak, aku tidak apa apa, itu akan merepotkan mu jika kau saja yang membuat ramuannya " ucap oliver tersenyum canggung.

"mukamu tidak bisa berbohong, oliver." ucap cedric memegang tangan oliver, "sudah kau duduk saja, tak apa, nanti aku yang buat ramuannya." cedric tersenyum. Oliver pun duduk.

"jika kesulitan bilang aku yaa, cedd." ucap oliver senang.

"tidak akan ada yang sulit, aku jago dalam hal membuat ramuan"

"sipaling jago deh." ucap oliver malas.

cedric hanya tertawa kecil lalu melanjutkan membuat ramuannya.
cedric sempat tidak bisa melakukannya, namun cedric tidak mau membuat oliver bertambah capek, akhirnya cedric terus mencoba lagi. dan untung saja ramuan tersebut bisa terbuat dengan sempurna. walau tadi ada kendala ((sedikit))

Prof.snape memberi 10 poin untuk hufflepuff, dan gryfinddor. cedric tersenyum kepada oliver. oliver sangat senang!

selesai kelas ramuan, oliver bosan. ia sangatlah bosan, jadi ia pergi ke perpustakaan untuk membaca buku saja disana. daripada ia bermain smartphone di kamarnya, malas sekali.

meja yang lain sudah penuh, untung saja ada 1 meja yang tersisa, dan oliver pun duduk disana. ia membaca buku itu, tanpa oliver sadari, ia sudah mencapai halaman belakang. akhirnya oliver kembali mencari buku, ia mendapatkan bukunya di pojok. namun saat sesudah mendapatkan bukunya, oliver melihat cedric sudah ada didepannya.

"ngapain kau disini?" oliver menatap cedric dengan muka seperti, apa ya..

tentu saja mereka berdua ada di pojok, dan orang orang yang lain tidak ada yang menyadari bahwa mereka berdua sedang di pojok berdua.

cedric mendekatkan bibirnya ke bibir oliver dan..

Cup!

oliver kaget, apa apaan cedric menciumnya, apalagi cedric sudah mempunyai pasangan.

oliver berusaha menyingkirkan badan Cedric, namun tidak bisa.
cedric melepaskan ciuman itu, lalu menatap mata oliver.

"Ced, apaansih?!" ucap Oliver, sungguh, oliver ingin lari meninggalkan perpustakaan.

"kau tahu? aku hanya bercanda, cho itu sepupuku." ucap cedric memegang tangan oliver.

"Kau jangan bercanda deh!" ucap oliver menatap sinis.

"Ayo, kita ke kamar dulu, aku akan menjelaskan semuanya." ucap Cedric menarik tangan oliver, lalu meninggalkan perpustakaan dan pergi ke kamar mereka berdua.

saat di kamar, cedric menutup pintu dan mengunci pintu.

"jelasin semuanya, maksutnya apa? cho bukan pacar kamu?"

"iya, aku hanya bercanda, oliver."

"candaan mu nggak lucu!" ucap Oliver marah.

"uh, tenanglah oliver, aku hanya bercanda dan tidak asli, aku dan cho adalah sepupu, kami termasuk keluarga."

oliver tidak menjawab, cedric lalu memeluk oliver dengan sangat erat. ia tau bahwa oliver menyukainya.

"aku minta maaf." ucap cedric di telinga oliver.

"iya, gapapaa" ucap Oliver memeluk balik cedric.

"maaf ya sekali lagi, ayo pergi ke menara astronomi bersamaku." ucap cedric memegang tangan oliver.

"ayoo!" oliver laku berdiri dan menuju ke menara astronomi bersama cedric.

mereka sudah di menara astronomi, melihat langit bersama.

"benarkan cho itu sepupumu?" ucap oliver mengalihkan pandangannya ke cedric.

cedric tertawa kecil, "iya iya, itu benar kok, jika kau tidak percaya kau bisa tanya ke cho langsung." ucap cedric tersenyum ke arah oliver.

"Oke! nanti ku tanyakan langsung ke cho." ucap oliver seperti pemberani.

cedric tertawa, gemas sekali melihat oliver seperti ini.

cedric menawarkan kembali ke kamar, namun oliver ingin bertanya langsung kepada cho.

cedric hanya iya iya saja, lalu meninggalkan oliver.

oliver pergi ke great hall, untung saja ada Cho disana. "cho, apakah kau adalah sepupunya Cedric?" ucap oliver bertanya kepada cho.

cho mengangguk, "iya kenapa emangnya?" ucap cho kebingungan.

"tidak, tak apa kok" ucap Oliver tersenyum canggung, lalu oliver pergi ke kamarnya.

oliver membuka pintu, lalu ia sudah menemukan cedric tidur, mendengkur.

oliver tertawa terbahak bahak.

lalu ia mengganti bajunya dan pergi tidur.

oliver bermimpi, ia bermimpi sedang didalam hutan, ia sendiri. ia berjalan, berjalan.. dan ia dikejutkan dengan Cedric yang mengejutkannya, oliver terbangun karena itu.

ia melihat Cedric ternyata juga sudah bangun. mereka berdua berganti baju dan memakai jubah hufflepuff - gryfinddor. lalu pergi ke great hall.

oliver duduk dekat dengan siapa lagi selain Ginny, Ron, Harry, Hermione.

mereka berlima bergosip heboh, sudah banyak sekali orang yang mereka bicarakan, sungguh, mereka tuh seperti.. apa ya, jika misalnya 1 orang tidak suka, semua circle juga tidak suka. ngerti ga?

Cedric juga berbicara kepada teman temannya, namun tidak seheboh mereka, cedric fokus makan dan melihat ke arah oliver.

Oliver tidak menyadari itu, oliver terlalu sibuk bergosip dengan circlenya itu. oliver juga lumayan banyak makan, namun tetap ron yang paling banyak makan. tidak tau sudah berapa potong ayam yang Ron makan. mungkin lebih dari 5.

mereka semua tidak heran jika ron makan banyak, apalagi makan ayam.

๑⁠♡๑♡๑⁠♡๑♡๑♡๑⁠♡๑♡๑⁠♡๑♡๑♡⁠๑

TBC.

maaf yaa nggak up beberapa hari, soalnya aku ada masalaa.

yg ga vote nanti di avada kadavra om voldy

just friend, maybe?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang