Hari pernikahan Bible Jeff pun di gelar, mereka hanya mengundang teman teman terdekat, keluarga, dan rekan bisnis orang tua mereka.
Saat ini Bible dan Jeff di sedang di rias di ruangan yang berbeda
"Jeff lo ga ppa?" Tanya Barcode
"Hah? Gw ga ppa kok" ucap Jeff
"Kenapa wajah lo pucet banget, Lo sakit?" Ucap Barcode khawatir, pasal nya Jeff terlihat tidak fit, dan terlihat sangat pucat
"Mungkin karena semalem gw kurang tidur aja, jadi kaya gini"
"Haiss,, udah tau Lo mau nikah malah kurang tidur" ucap Barcode
"Ya udah nih vitamin biar lo ga tumbang nanti di altar" Barcode menyodorkan vitamin dan air putih kepada Jeff. Dan di terima nya
"Thanks" Jeff meminum vitamin itu
"Kak Jeff, kakak udah siap?" Tanya seorang remaja laki laki yang memasuki ruang ganti Jeff
"Kakak sudah siap kok dek"
"Ya udah yuk kak, bang Bib sama mama papa sudah siap" ucap laki laki itu dan segera pergi dari kamar Jeff
Barcode menganga dengan ketampanan dan keimutan anak remaja tadi. Dia masih tidak percaya dengan makhluk ciptaan Tuhan yang begitu sempurna dengan perpaduan yang sangat pas
"Woi bar,, awas lalat masuk" Jeff memperingatkan Barcode agar kembali fokus
"Wow amazing" ucap Barcode masih tidak sadar
Jeff melihat itu pun hanya memutar bola matanya malas
Jeff bangkit dari duduk nya saat dia berdiri tiba tiba saja dia oleng dengan sigap Barcode memegangi agar tidak terjatuh
"Eehhh,, Lo beneran ga ppa?" Tanya Barcode yang khawatir karena kondisi Jeff yang memang benar benar tidak fit
"Gw ga ppa kok, ya udah yuk kita ke ke depan, kayanya orang orang udah pada nunggu deh"
Jeff dan Barcode keluar dari ruang ganti dengan Barcode yang tetap memegangi tubuh Jeff
Saat sampai di depan kamar mereka bertemu dengan ayah Jeff yang akan menjemput putra nya
"Loh Jeff kok pucet gitu, kamu sakit nak?" Tanya ayah Jeff
"Tidak ayah, Jeff baik baik aja" ucap Jeff sambil tersenyum meyakinkan jika diri nya baik baik saja
"Ya sudah yuk" ayah menggandeng tangan Jeff menuju altar dan Barcode yang berada di belakangnya
Jeff memasuki tempat prosesi pernikahan dengan tetap menggandeng tangan ayah nya dengan erat, dia sangat gugup saat ini
Jeff melihat ke Bible yang sudah berdiri di altar dengan balutan tuxedo berwarna putih yang membuat dia sangat tampan berkali lipat
Bible yang juga melihat Jeff berjalan dengan ayah nya menuju altar dengan balutan tuxedo senada dengan nya. Sangat cantik menurut Bible sampai sampai dia menetes kan air matanya.
Jeff sampai didepan altar dengan sang ayah
"Saya menitipkan putra saya satu satu nya kepada mu, jaga dia seperti saya menjaga nya" ucap ayah Jeff
"Baik ayah, Bible berjanji" Bible tersenyum kepada ayah Jeff, dan ayah Jeff duduk bersama bunda Jeff
Bible dan jeff menghadap Pastor yang akan memberkati pernikahan mereka berdua. Mereka berdua mengucapkan janji suci pernikahan
"Jeff Satur / Bible Wichapas yang hadir di sini mulai sekarang ini menjadi pasangan saya. Saya berjanji setia kepadanya dalam untung dan malang, dan saya mau mencintai dan menghormatinya seumur hidup. Demikian janji saya kepada Tuhan" Ucap Bible maupun Jeff dengan tegas. Dan tamu yang hadir pun menangis haru dengan janji suci pernikahan mereka.
Setelah mengucapkan itu Pastor memberi nasehat kepada kedua mempelai untuk mengarungi bahtera rumah tangga.
Setelah selesai pemberkatan yang sakral mereka melanjutkan acara resepsi yang di lakukan di tempat yang sama
Keadaan Jeff semakin drop bahkan dia tidak memberitahukan kesehatannya kepada siapapun takut mereka akan khawatir dan acaranya tidak berjalan mulus.
Tetapi saat hampir selesai tiba tiba saja Jeff merasa mual yang berlebih, dan detik berikutnya pandangan Jeff berubah menjadi gelap
Jeff yang tiba tiba saja pingsan lalu di bawa ke rumah sakit. Bible segera menggendong Jeff dan melajukan mobil nya diikuti oleh orang tua Jeff. Sesampai nya di rumah sakit Jeff segera di periksa oleh dokter dan mereka menunggu di luar ruang rawat. Mereka menunggu dengan hati yang was was takut Jeff kenapa kenapa. Namun saat dokter selesai memeriksa Jeff, ucapan yang di lontarkan dokter membuat mereka terkejut tidak percaya.
Mereka memasuki ruang rawat Jeff dengan ekspresi yang tidak bisa di artikan. Bible menggenggam tangan Jeff yang masih memejamkan mata
Beberapa menit kemudian Jeff terbangun dengan wajah kebingungan.
"Loh kok aku di sini?" Ucap Jeff yang baru saja terbangun
"Kalian kenapa kok muka nya di tekuk gitu"
"Aku kenapa?" Jeff bertanya dan tidak ada yang menjawab nya
"Kok kalian diem aja sih?"
"Aku sakit apa?"
"Aku sakit parah ya bib?" Ucap Jeff memandang Bible
"Hiks" Jeff menangis
Bible segera memeluk Jeff yang sudah menangis
"Aku sakit ya bib? Maaf yaa" Jeff menangis di pelukan Bible
"Engga, Jeff engga sakit" ucap Bible menenangkan Jeff dengan mengelus punggung Jeff
"Tapi kalian kelihatan sedih banget"
"Engga, kita seneng kok"
"Iihh apa sih Jeff kan sakit kenapa kalian seneng sih" Jeff semakin menangis di pelukan Bible
"Bible, Jeff minta maaf ya kalo Jeff punya banyak salah sama Bible" ucap Jeff yang masih di dalam pelukan Bible
"Kamu ngomong apa sih? Sapa yang sakit?" Ucap Bible yang pelukan melepaskan Jeff
Jeff menunduk dengan masih sesenggukan.
"Heii,, Jeff itu ga sakit dan Jeff itu sehat, tapi Jeff ada adek di dalem perut Jeff" ucap Bible memberi tau Jeff
"Hah?! Maksudnya?" Jeff bingung dengan perkataan Bible
"Menurut pemeriksaan dokter tadi, kita akan jadi orang tua jeffy" ucap Bible yang tersenyum kearah Jeff
"Hah?! Ak--aku hamil bib? Beneran?" Ucap Jeff yang masih tidak percaya dengan keberadaan janin yang ada di perut nya
"Iya,, kita rawat bareng bareng ya" Bible memegang tangan kedua tangan Jeff dan di jawab dengan anggukan oleh Jeff
Jeff langsung memeluk Bible dengan erat dan menangis bahagia
"Terimakasih Tuhan" ucap Jeff dengan air mata yang sudah mengalir deras
Dah aku mau mleyot fix
Maaf ya guys baru bisa update, soalnya lagi sibuk banget😭
KAMU SEDANG MEMBACA
Musuh Ku Adalah Pasangan Ku
RomanceDua anak muda yang bermusuhan harus berganti status menjadi pasangan
