"Sudah beberapa hari di Pesawat membuat tubuh Winter sangat lelah akibat terlalu lama di Pesawat itu dikarenakan emang jarak Australia sangat la jauh dengan Korea dan iya berniat setelah sampai di bandara hendak bertemu dengan seseorang yg sudah lama iya rindukan ya benar sepupunya itu"
"Setelah sampai di bandara mata nya hanya tertuju kepada seseorang ya benar itu Minju sepupunya yg sedang tersenyum maniss menghadap kearahnya "Winter onnie ucap Minji"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"bayangin aja senyum Minji pas ketemu Winter kaya ginii"
"Dan Winter pun bergegas cepat dikarenakan ingin memeluk sepupunya itu dan sampai tujuan
Pukk"
"Winter memeluk erat sepupunya itu dan membuat Minji kembali senyum dikarenakan Winter sangat erat memeluk dirinya dan sampai 10 detik Minji pun melepaskan pelukan Winter tadi"
"Winter berkata;"yyaaa kenapa kau melepas pelukan ku Kim Minjiii" ucap Winter dengan nada marah"
"Dan membuat Minji tertawa geli melihat sepupunya itu bertingkah seperti dia maknae nyaa"
Winter;"yyaaa kenapa kau menertawai ku apa yg lucuu Minjisiii"-ucap Winter dengan nada yang sama
"Kau onnie" -Ucap Minji kepada Winter"
"Winter hanya diam dikarenakan diperut nya banyak kupu kupu yg berterbangan alias 'salting' karena ucapan Minji padanya barusan"
"Melihat ekspresi wajah Winter yg memerah Minji langsung mengalihkan topik dan berkata 'onnie ayo pulang aku suda lelah berdiri daritadi disini menunggu mu'-ucap Minji"
"Dan Winter pun mengangguk yg artinya 'ayo' kepada Minji sepupu yg ia sayangi"
"Skippp__
"Mereka berdua pun sampai di kediaman keluarga besar yg bermarga Kim itu dan langsung di sambut dengan keluarga besar keluarga Kim dengan senyum yg merekah"
"Winter pun ikut senyum padahal batin dan badan sudah lelah mau ngak mau dia harus mengladeni tamu itu dengan ekspresi wajah yg senyum di paksa wkwk"
"Minji peka dan langsung menarik Winter dan berpamitan dengan segala tamu yg mereka lewati"
"Winter hanya bisa senyum melihat sepupunya udh ga kaya dulu lagi yg kull abes bikin naik pitam"-batin Winter"
"Sampai dikamar Winter langsung menjatuhkan badannya ke ranjang yg sudah lama ia rindukan dan membuang Hela nafas lelah"~haaaa~
"Segitu cape nya kak tanya Minji"
"Winter hanya diam tidak menjawab kata kata yg dikeluarkan oleh Minji"
"Minji pun berjalan kearah kasur Winter dan apa yg ia lihat,ya benar ia melihat Winter yg sedang tertidur pulas dan itu membuat wajah nya jadi memerah dan imut dimata Minji"
~Minji tersenyum melihat pemandangan yg langka baginya~
"skippp~pagi hari tibaaa~
"Winter yg terbangun karena suara alarm yg berisik baginya dan segera bangun dari ranjang dan bergegas ke kamar mandi "
"waaaaauuhpppp" Winter yg masih menguap dan mengucek mata nya dan membasahi badan nya memakai shower
~skipp
"mandi pun selesai Winter langsung berlari menuju dapur karena ia merasa lapar"
"Winter terkejut dikarenakan ada yg memanggil nya, Winter pun menoleh dan melihat siapa yg memanggil dia barusan ternyata ia adalah sang Papa tersayang"
"Dikarenakan dia sudah tau yg memanggil dia tadi itu Papanya Winter replek memanyunkan bibir nya dan membuat sang Papa tertawa karena tingkah lucu anaknya inii"
"Winter pun membilang; Papa ~rengek Winter
"ha apa sayang nya Papa ~kata Taeyeon"
"eumm laper mo mkn tapi Winter sakit kaki gara gara Papa ngejutin Winter barusan ~rengek Winter kepada Papanya itu"
"Lah kok larinya kekaki syg ~ucap Taeyeon dengan wajah heran"
"eumm gendong ,~rengek Winter"
"Finally digendong juga si Winter menuju ruang makan yg sudah ramai menunggu mereka ber2"
"Ucap Tiffany pada Taeyeon ~kok lama bgt sih syg"
"balas Taeyeon ~ouh iya ni liet aku ngegendong bayi gede niii~Ucap Taeyeon dengan wajah pasrah"
"ihhh Papa kok gitu sihhh~rengek Winter pada Papanya yg bikin kesel hari inii"
"Taeyeon, Tiffany,Minji,serta keluarga lainnya pun ikut tertawa melihat Winter yg jadi kiyoo begini"