kamu langsung membekap mulut kosta dgn tanganmu "berisik udah pokoknya gaboleh titik."
kosta hanya tersenyum dan dgn usil nya dia menjilat telapak tangan mu yang berada di bekapan mulutnya
"IHHHH KOSTAAA!" -kagetmu
kamu langsung menjauhkan telapak tanganmu dari bibir nya dan langsung membersihkan telapak tangan mu dengan tisu
kosta yang melihat itu hanya tertawa "kok di lap sih? padahal mulut gua wangi loh"
"ya kan menurut lo , kalo menurut gua jorok tau" - omelmu
"hahaha maaf maaf" - ucap kosta
kamu langsung pura pura ngambek sekarang , dengan mendiamkan kostaaa
"ga di jawab? aku minta maaf loh ini"
kamu langsung melirik ke arah kosta "hah? tumben ngomong nya pake aku" -
"ya gapapa , gua sayang sama lo jadinya mulai sekarang panggil nya aku kamu" - ucap kosta
"lo aja , gua gamau" - tolakmu
"harus mau"
"emang lo siapa gua?" - bercandamu
"i'm your boyfriend okey?"
"dih apaansi"
kosta langsung menangkup kedua pipimu dan muka nya berubah menjadi serius sekarang
"gua gabisa jauhin lo gitu aja , gua gabisa hilangin perasaan ini dengan mudah , lo jangan bohongin perasaan lo sendiri (you)! kita saling sama sama suka , kita jalanin aja dulu untuk masalah kedepan nya nanti kita lewatin bareng bareng kita pasti bisa" - ucap kosta serius
kamu diam tidak menjawab ucapan kosta , kosta langsung mendekatkan wajahnya dengan wajahmu. bahkan hidung kalian sekarang sudah bersentuhan kamu kaget apa yg kosta lakukan sekarang
tapi kosta tidak melakukan apa apa hanya sebatas menggesekkan hidung nya yang mancung dengan hidungmu
setelah beberapa detik kemudian kosta langsung menjauhkan hidungmu dengan hidungnya yang mancung
"lo diam aja ga ngejawab apa apa , berati gua simpulin klo lo emang beneran suka juga sama gua" - kata kosta
"permisi kak ini pesanan nya selamat di nikmati , kalo misalnya ada yang kurang atau apa tinggal panggil saya aja ya" - ucap sang waitress
"iya makasih ya" - jawab kosta
akhirnya sang waitress pun mengangguk tersenyum dan balik lagi melayani pengunjung resto yang lain
"hey ayo di makan nanti keburu dingin nasi sama ayam bakar nya"
kamu pun mengangguk dan mulai melahap pesanan mu
ayam bakar nya enak apalagi nasi nya pulen bgt , sambal nya juga pedas tapi sayang kurang banyak
"kostaaa gua boleh ga sih minta sambal nya lagi ke waitress? tapi malu" - katamu
kosta langsung menengok kearah mu lalu dia mengambil selembar tisu dan langsung membersihkan pinggir bibirmu yang terkena kecap dari si ayam bakar nya itu
"ngga boleh makan sambal banyak banyak , nanti perut nya sakit" - jawab kosta
kamu cemberut "tapi kan tadi sambal nya emang dikit bgt , gua tuh suka pedas tau"
"pake kata aku kamu , no gua lo" - ucap kosta menekan kata aku kamu
"ish bodoamat ah"
"aku bakal mintain sambal lagi ke waitress asal mulai sekarang gaboleh pake kata gua lo lagi kalo sama aku okey?"
KAMU SEDANG MEMBACA
KOSTA & YOU STORIES
Teen Fiction"gua sama lo itu beda kepercayaan nya" - jawabmu pelan mata kosta memerah "lo gamau berjuang? kita harus berjuang kalo kita sama sama suka , kenapa sih lo ngomong gitu. lo ga ngerti perasaan gua" kamu membuang nafas pelan dan lanjut berkata "kita...
