Hope you like 💜
.Pagi menjelang sinar matahari menembus ke gorden kamar dira.
Ia mengerjapkan matanya yang bengkak karna menangis semalaman.Bagaimana tidak? di tinggalkan saat malam pertama di katai murahan itu sangat menyakitkan bagi dira.
Ia bangun untuk bersiap-siap sekolah karna hari ini ia dan adit sudah di perbolehkan sekolah.
Saat sudah beberapa menit mandi dira keluar dengan seragam yang melekat di tubuhnya ia mengeringkan rambut dan memoles dirinya dengan bedak dan liptin tipis-tipis.
"Enggak dira lo harus kuat jangan cengeng dan ini?" dira melihat matanya di cermin bengkak
Itulah yang ada di pikiran dira.
"Ahk bodo amat lah"Dira bangkit dan mengambil tasnya ia berjalan menuruni tangga dengan perasaan yang sangat senang karna bisa kembali sekolah.
"Pagi bunda ayah,papah" sapa dira dengan ceria.
Kiran,jofan,dan jolanda tersenyum dan mempersilahkan dira untuk duduk.
"Adit nya mana dir?" tanya Kiran dengan tatapan penasaran.
dira yang di tanya tiba-tiba langsung terdiam dan hanya bisa menunduk,kiran yang mengerti langsung paham dan tidak memperkeruh keadaan lagi.
"Yaudah gapapa mending lanjut sarapannya"
Dan setelah itu mereka sarapan dengan tenang.
selesai makan pun dira langsung bangkit dan menyalami papah,dan mertua nya.
"dira berangkat ya"
Mereka semua mengangguk dan dira pun berangkat untuk sekolah.
***
Sesampai nya di sekolah dira melihat geng CNTSS sedang berkumpul di parkiran mereka juga melihat kedatangan dira.Adit hanya menatap datar kepada dira yang melihat nya dengan tatapan sendu.
"Sampai kapan pun gue ga akan pernah cinta sama lo"
Kata-kata itu masih terngiang-ngiang di kepala dira hingga membuat nya sedikit sakit hati untuk menampung kata-kata Adit yang sangat menusuk.
"Gue..sayang sama lo kak" lirih dira dengan senyuman tipis.
Adit yang melihat senyuman di bibir dira hanya mengangkat alis nya dan kembali acuh.
Saat sedang melalum dira di kaget kan dengan kedatangan Lia.
"Woy lo ngapain bengong kek orang bego" pekik lia dengan menepuk pundak dira."Ha? E-eh iya enggak gue cuman kangen sekolah mangkanya bengong hehe" jawab dira dengan cengiran.
Lia hanya menggeleng dan menarik tangan dira untuk langsung masuk ke kelas.
Sesampai nya di kelas dira langsung duduk.
"Ayo cerita gue tau maksud lo tadi natap Adit kayak gitu" ucap lia tiba-tiba.
Dira menoleh dan meremas rok sekolah nya dengan gugup karna takut lia akan mengamuk.
"E-enggak kok enggak" kegugupan dira malah membuat lia malah semakin gencar untuk terus mendesak dira.
"Udah deh mending lo cerita gue ga akan ngamuk kok,gue tau caranya buat luluhin hati si es batu itu"
dira mengangguk dan berjalan ke arah kelas nya dengan lia. "semalam lo tidur sama dia?" tanya lia.
dira menggeleng."dia pergi ,adit juga ngomong kalo dia gabakal pernah cinta sama gue lia." keluh dira dengan sedikit mengeluarkan air matanya namun segera di hapus oleh dira.
"bangsat!!"
dira menoleh ke arah lia yang sedang menatapnya sangat dingin."lo habis nangis?"
dira mengangguk.
"gue tau cara biar adit suka sama lo" ucap lia dengan senyuman miring.
"gimana?" lia mndekat dan membisikan sesuatu di telinga dira.
****
istirahat pun tiba lia dan dira segera membereskan paralatannya dan pergi menuju kantin."mau pesen apa ra?" tanya lia.
"gue nasgor sama es jeruk aja" balas dira dan di angguki oleh lia.
beberapa saat kemudian lia datang membawa nampan dan menaruh nya di meja. saat akan menyuapkan nasi gorengnya ke mulut tiba-tiba dira merasa sakit perut."eh lia bentar dulu ya gue mau ke toilet dulu" ucap dira dan di angguki oleh lia.
setelah sampai di toilet dira segera membuang beban dan keluar dari bilik toilet. saat sedang memcuci tangan ia mendengar ada suara orang yang seperti sedang berciuman.
"itu orang gada tempat lain apa" batin dira,tapi saat dira membalikan badanya ia melihat adit yang keluar dari toilet cewe dengan membenarkan seragamnya. adit pun sama terkejut mlihat dira tapi ia dengan cepat merubah raut wajahnya kembali datar.
dan dira juga melihat ada seorang cewe keluar dari toilet yang sama dengan adit.dira bisa menyimpulkan bahwa yang berciuman tadi adalah adit dan...cewe itu.
"ayok sayang kita keluar" ajak cewe itu dengan sedikit senyum ke arah dira.
dira membalas senyuman cewe itu dan mereka pun pergi,dira masih mematung tidak sadar setetes air matanya turun dan ia juga ikut pergi keluar dari toilet itu.
"lo jahat dit"batinya
***
dira kembali ke tempat duduknya dengan lia."lo kenapa dira?"
tetapi dira hanya menggeleng dan memakan nasi gorengnya."gue gapapa"
lia yang mengerti sahabat nya sedang ada masalah pun tidak bertanya lebih lanjut,dan setelah mereka selesai makan dira dan lia pun kembali lagi ke kelas. dira tadi sempat berpapasan dengan adit tapi dira hanya diam dan menatap datar ke arah adit.
dira dan lia sedang duduk di bangku kelas jam istirahat belum berakhir tapi mereka ingin duduk saja di kelas selepas di kantin tadi.
tiba-tiba ada suara keributan dari luar kelas ternyata ada yang pingsan,dira bangkit ingin melihat siapa yang pingsan,lia hanya duduk tenang di bangku ia tidak ingin melihatnya.
"adit.." lirih dira saat melihat adit menggendong cewe yang pingsan dan ternyata cewe itu yang tadi ia lihat di toilet.
dira mematung dada nya benar-benar sakit,ia berbalik dan memilih duduk.
****
jangan lupa vote nya dan tinggalkan jejak kalian disini!
banyak typo tandain!

KAMU SEDANG MEMBACA
Cousin Husband || I love you
Fiksi Remajaini benar-benar gila di jodohkan dengan Kaka sepupu nya itu adalah hal gila di dalam hidup gadis yang bernama. Adira raveena taletha seorang gadis yang masih SMA kelas 12 itu sudah akan di jodohkan dengan Kaka sepupu nya yang bernama. Aditya Febian...