Back to eps 2 ygy
Warning
- typo
- kata kasar
- kata non formal
- jika ada kesamaan nama Mohon maafHappy reading ^^
============================Alarm pagi berbunyi membangunkan 3 gadis yang sedang tertidur.
"Berisik banget sih!" Umpat hanania yang terbangun.
Nia ini tepi orang yang gampang tidur gampang bangun juga, sekali nya bangun mood nya langsung jelek.
Alarm langsung dimatikan oleh Hanania dan pemilik alarm itu masih belum bangun juga.
Hanania langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai Nia langsung membangun kan kedua temannya.
"Jia, bel bangun dah jam 5 ini nanti kan upacara" Nia menepuk pelan tubuh mereka.
Karena Bella ini tipe yang gampang bangun juga kalo kesentuh dikit jadi gampang buat bangunin dia.
Sementara Ziana itu tipe yang bangun pas AC nya di matiin langsung otomatis bangun.
Hanania, Bella, dan Ziana selesai mereka bertiga langsung pergi ke gedung sekolah untuk sarapan di kantin.
Saat diperjalanan ke kantin Nia yang sedang mengobrol dengan Zia dan bella tak sengaja menabrak seseorang.
BRUK
"Aduh!" Nia mengeluh saat tak sengaja tertabrak.
"Maaf" ucap orang itu
"Ah, iya kamu gak apa kan?" Tanya Bella khawatir pada orang yang di tabrak temannya.
"Iya gak apa, maaf ya kak adik saya ini emang ceroboh orangnya" ucap gadis itu sambil mencubit perut kembarannya.
"Akh! Sakit Akira!" Keluh Akemi
"Salah sendiri jalan gak lihat depan" sinis Akira
"Iya maap"
"Minta maaf ke kak Hana bukan aku"
"Emm...maaf kak Hana" Akemi menundukkan kepalanya meminta maaf.
"Iyah ini juga salah gua kok jadi gak apa" Hanania dkk melanjutkan perjalanan menuju ke kantin.
~SKIP~
S
aat sampai di kantin Nia dan Bella menunggu di meja sementara Zia memesan makanan untuk mereka.
"Nih nasi gorengnya" Zia memberikan pesanan mereka satu persatu.
Nia yang tidak sengaja melihat ekspresi Zia yang murung pun bertanya pada Bella.
"Bell itu kenapa?" Bisik Nia
Bella hanya mengangkat bahu
Tak tahu begitu lah jawab nya."Jia" panggil Nia
"Hmm"
"Kenapa?"
"Gak tau"
"Lahh??.."
Nia dan Bella saling pandang
Merasa kesal dengan jawabannyaBRAK!
Nia menggebrak meja membuat pandangan seisi Kantin menatapnya tajam.
Nia yang merasa di tatap pun menatap mereka kembali dan tak kalah tajamnya.
"Apa" ucap Nia sambil menatap mereka sinis
"Nia udah duduk diam" Bella berusaha menenangkan Nia
"Dah gua gak laper mau ke kelas aja uang nya ntar gua transfer" Nia beranjak dari kantin menuju ke kelas nya.
Mood nya saat ini sangat buruk berawal bertabrakan dengan adik kelas, mood temannya yang jelek, dan sekarang sepertinya akan semakin buruk saat Nia melihat ketua OSIS.
"Nia" panggil Theo
"Hmm"
"Ikut gua ke ruang OSIS bentar" tanpa menunggu jawaban dari Nia Theo langsung menarik tangannya.
Saat sampai di ruang OSIS Theo mengunci pintu masuk nya yang jelas-jelas membuat siapapun takut.
"WOI! MAU NGAPAIN LU!!" Teriak Nia
"Jangan teriak nanti ketauan"
Ucap Theo berusaha menenangkan Nia.*Mas Theo dgn anda ngomong gitu apah dia bakal tenang oh tentu tidak
"Jelasin dulu maksud lu bawa gua kesini!"
"Okeh jadi gua mau minta bantuan lu" Theo berusaha mendekati Nia
"Bantuan?" Nia menjauh untuk menghindari Theo
"Yah bantuan"
"Oke, tapi"
Nia menjeda ucapannya
"LU BISA GAK SIH GAK USAH DEKAT DEKAT!!"
teriak Nia yang mulai kesal karena semakin ia menjaga jarak semakin dekat Theo.Terkejut dengan teriakan barusan Theo langsung mundur beberapa langkah. Dan tak lama pintu ruang OSIS diketok dari luar.
TOK
TOK
TOK"Kak Hana?"
Nia yang berada di dalam cukup terkejut bagaimana bisa ada orang yang tau kalau dia ada di dalam.
*Ya suara Luh lah nengPintu langsung di buka oleh Theo dan yang mengetuk pintu pun ikut terkejut saat melihat ketua OSIS melihat didalam hanya ada dua orang yang berbeda jenis dalam satu ruangan.
"Akira?!" Nia yang terkejut melihat Akira
Akira yang tak kalah terkejut nya sampai tak menyadari kembarannya sudah berada di sebelahnya.
"Heloo, yoshida Akira"
Akemi menepuk pelan bahu kembarannya"AH!" Teriak Akira terkejut karena melihat kembarannya sudah ada di sebelahnya.
"Lu kenapa dah?" Ucap Akemi heran
"Akira?" Tanya Nia khawatir.
"Maaf kak aku gak tau kalau Kaka ada di dalam"
Keliatan banget boong nya jelas jelas tadi dia nyebut nama Hanania dari luar"Yah gak apa, kamu gak apa? Muka mu pucat loh" sesadis apa pun Hanania tetep dia bisa ngerasa khawatir yaa.
"gak apa maaf kak sekali lagi dah ganggu waktunya" setelah mengucapkan itu Akira langsung pergi meninggalkan mereka.
"Akira.." Nia yang tau kalau Akira menyukai Theo merasa tak enak pada adik kelasnya.
"Oh ya tadi lu mau minta tolong apa?" Nia langsung mengalihkan pandangannya pada Theo.
"Oh ya ini" Theo memberikan surat pendaftaran OSIS pada Nia.
"Hah?"
"Ini surat pendaftaran OSIS"
"Ya gua tau tapi kenapa?"
"Karena gua mau lu masuk OSIS terus gua juga ngeliat potensi lu cocok buat di OSIS" jelas Theo
"Gak, gak minat makasih " tolak Nia
"Kenapa? Setidaknya kasih alasannya" merasa penolakan yang diberikan oleh Nia tidak memuaskan Theo meminta penjelasan.
"Ya karena gua gak mau"
"Ya setidaknya alasan yang masuk akal bisa?"
Tanya Theo lagiSigh
"Lu mau alasan?"Theo mengangguk
"Okeh, alasan gua gak mau masuk OSIS pertama gua gak suka direpotin, kedua gua gak mau banyak kerja, ketiga gua gak suka sosialisasi, last gua gak mau ngelakuin sesuatu yang sama kaya lu sampai sini paham?"
Jelas Nia panjang lebar, setelah menjelaskannya Hanania meninggal Theo yang diam terpaku.============================
Owhkeh segini dulu yah karena watashi tak ada ide lagi lanjut lain hari kalo ada
Ide, niat, dan minat heheCukup sekian dan terima gaji hehe
Byee

KAMU SEDANG MEMBACA
Trio Trouble Maker
Short StoryMenceritakan tiga orang sahabat yang akrab walau kadang tak sefrekuensi. "pr b.indo udah?" Bella "baru setengah sih" jia "hah?, emang ada pr?" nia ------------------------------------------- cerita yang mungkin menarik mungkin gak cerita yang mengan...