1

524 38 0
                                        

Happy reading

"Pergi kau dasar anak tidak tau di untung"usir sang ayah yang mendengar berita kalau anak nya hamil di luar nikah

Renjun bisa melihat ibunya menangis ingin mengejar renjun tapi di tahan oleh ayah nya " jangan pernah kau kembali sebelum kau gugurkan kandungan mu itu, aku gak sudih punya anak sialan"peringat yuta ayah dari renjun

Renjun berjalan tanpa tujuan dengan perut sedikit buncit itu , ia harus memikirkan kemana ia akan tinggal, gimana lagi dia tak punya siapa siapa lagi , teman temannya tidak ingin ikut campur dalam urusan ini

Renjun duduk di depan rumah makan karena kakinya Merasa pegal pegal

"Hei anak muda sedang apa kau"ucap sepasang suami istri yang melihat renjun duduk dengan keringat bercucuran

"Ehm saya hanya numpang duduk nyonya"ucap renjun

Nyonya itu melihat renjun "kau sedang hamil"tanya nya

"Ah iya"jawab renjun

"Mengapa kau di sini udaranya sangat dingin , lagi pula kau sedang hamil"kata nyonya na

"E-eh saya hanya ingin duduk"renjun merasa gugup di tanya seperti itu

"Jawab yang jujur mengapa kau keluar malam malam begini"tanya tuan na yang dari tadi diam saja

"Mau saya antar pulang"tawar nyonya na yang membuat renjun menunduk tidak berani menjawab, "s-saya tidak tidak bisa pulang"jawab renjun yang membuat kedua orang tua itu merasa heran

"Ha maksudnya tunggu saya tidak mengerti"nyonya na

"Saya tidak punya rumah"tutur nya

Nyonya na dan tuan na saling bertatapan, "eh gimana kalo kamu ikut saya"ucapan nyonya na yang membuat mata renjun membinar

Sesampainya mereka di rumah mewah megah yang membuat renjun merasa tidak enak, canggung

Tadi waktu di mobil nyonya na meminta penjelasan tentang ini
Dan renjun menjawab jujur , mereka hanya memahami dan memperlihatkan rasa khawatiran itu yang membuat renjun merasa masih ada yang peduli dengan nya

"Nah renjunie sekarang kamu boleh istirahat di kamar ini ya "ucap nyonya na dengan tersenyum manis

"Terimakasih nyonya, terimakasih saya tidak tahu lagi harus bagaimana mana "ucap renjun

"Sama sama, dan oh iya kalau kamu butuh sesuatu bilang ya"ucap nyonya na

Renjun membaringkan badannya di kasur yang empuk dan nyaman

Keesokan harinya....

Renjun turun untuk membantu menyiapkan sarapan, renjun melihat nyonya na yang sedang mengecek makanan yang pembantu rumah bawa

"Nyonya itu makanan untuk siapa"tanya renjun

"Oh itu untuk anak saya"jawab nyonya na

Renjun menggaruk tengkuknya "perasaan sejak kemarin tidak pernah melihat seorang selain nyonya tuan dan maid di sini"tanya nya penasaran

"Oh sini saya tunjukkan sesuatu"ajak nyonya na

Nyonya na mengajak renjun ke sebuah kamar

Mereka masuk ke dalam kamar itu dan menampakkan tubuh seorang yang terbaring lemah di sana

"Nyonya dia siapa"tanya renjun

"Dia anak ku, jaemin, 12 tahun lalu ia kecelakaan hendak menyebrang jalan, gara gara peristiwa itu ia lumpuh dan ia tidak bisa berbicara "cerita nyonya na dengan senyum tidak pernah hilang

Renjun duduk di samping jaemin yang lagi disuapi makanan oleh maid

"Hai aku renjun, dan kamu jaemin ya, senang bertemu denganmu "ucap renjun, jaemin hanya melihat renjun seolah tidak mengerti apa yang renjun bilang

Nyonya na tersenyum melihat interaksi anak nya dan renjun dan berharap mereka bisa dekat

Terimakasih sudah membaca ❤️🦊

he's just  my son  "Jaemren"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang