12

12K 536 43
                                        

-

"Say aaa haechan, ayo makan sup nya yok sayang biar cepet sembuh babe." mark mengangkat sendok yang berisikan sup itu ke arah haechan. Haechan pun memakan sup itu. Ini akibat dari minum minum yang banyak dan asupan di gempur empat orang seharian

Keempat lelaki itu berada di kamar haechan, haechan yang berbaring di ranjang dan juga keempat lelaki itu yang mengelilingi haechan

Haechan menciut karena melihat tatapan ganas mereka, tetapi ayolah ini bukan salah dirinya bahwa ia akan sakit. Seharusnya mereka yang meminta maaf pada haechan karena mereka telah menggempurnya

Sesudah itu Haechan mulai menggelengkan kepalanya menandakan bahwa ia tak ingin makan lagi

"Habisin haechan." Mark tetap memaksa haechan untuk makan lagi, tetapi haechan tetap menolaknya

"Ihhh stop itt! I'm sorry okayy..? Aku gatau kalo aku bakalan sakit tadinya.. bukan salah akuu" haechan mulai tak kuat lagi di lihat dengan tajam begitu, ia memutuskan menangis dan menundukkan kepalanya merasa bersalah, jujur saja haechan ketika sakit pasti ia akan mulai bermanja-manja apalagi ia tak segan segan merengek

Haechan mulai memeluk renjun yang berdiri di samping ranjangnya, sedangkan renjun masih melipat kedua tangannya di dadanya. Haechan menyembunyikan wajahnya di perut renjun

"Hey sayang, look we're sorry okay?? Maaf karena buat kamu sakit begini dan tak menjadi kekasih yang baik sama sekali" -jaemin

"Hey haechann, udah jangan nangis mending kamu mam aja" -jeno

"Iya tapi jangan marah marahh kalian ya? Janji???" Mereka berempat mengiyakan perkataan si mungil di depan mereka itu

Setelah beberapa waktu haechan pun sudah menghabiskan makanannya dan juga meminum obatnya. Haechan berusaha bergerak agar duduk lebih rapi

"Eumm aku mau cuddle, tapi ranjang echan ngga muat buat kalian.. yaudah kita bobo di ruang tamu aja gimana sambil nonton film yaa yaa??" Ucap haechan pada mereka, mereka setuju dengan haechan demi keadilan dalam dapet cuddle dari sang kekasih

Mereka mengubah sofa yang ada di ruang tamu itu menjadi tempat tidur, dengan ditambahkan dengan bantal dan haechan yang ingin membawa sedikit bonekanya dan walahh jadilah sebuah tempat tidur yang cukup bagi kelima orang itu

Mereka mulai mengambil posisi masing masing dan coba tebak yang beruntung kali ini adalah jeno dan renjun karena mereka ada di kanan dan kirinya haechan. Jeno meletakkan lengannya di belakang haechan agar haechan bisa menyandar di lengannya

"Filmm filmmm, ayo nontonn" ucap haechan yang keasikan, mereka pun mencari film yang bagus untuk di tonton

Tetapi tak selang beberapa menit memasuki film tersebut haechan merasa ngantuk dan matanya cukup berat tak tahan lagi untuk menonton filmnya, mungkin karena efek dari obat yang haechan makan makanya ia cepat tertidur

Dan mereka pun mendengar lenguhan dan dengkuran yang begitu lembut mereka dapat menebak bahwa haechan pastinya sudah tertidur pulas

Renjun mengusap-usap kepala gembul itu dan mengecup bibir haechan

Bayangkan saja, mereka berempat harus bergegas pulang dari kantor mereka untuk mengurus haechan. Apalagi tadinya jaemin sedang di tengah tengah rapat dan di kagetkan dengan telfon dari haechan tetapi yang mengangkatnya adalah temannya, ia harus menunda beberapa pertemuan dengan klien kliennya dan membiarkan sekretaris andalannya menangani hal tersebut

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 26, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

[🔞] Crazy Ex (uncontinued)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang