episode 7 [tidak peka]

781 60 11
                                        

Baru sadar kalau part nagisagi dikit, yaudah nanti di usahain 🗿

.
.
.

Isagi menatap heran dan sedikit terkejut, hari setelah dia dan rin keluar jajan bareng,rin jadi sering ke kamarnya. Setiap malam rin akan datang dan membawa beberapa jenis jajanan mau itu cilok, cireng, cimol, bakso bakar, sosis, dan banyak lagi jenis jajanan lokal.

Tapi setiap hari rin akan datang dan berkata "ini dari kak sae" lalu tanpa menunggu jawaban isagi ia langsung berjalan ke kamarnya.

Isagi menghela nafas, ya nggak apa lah kan lumayan, tapi dia heran kok kak sae ngasih dia jajanan tiap hari, bukannya dia jarang di kosan ya? Ah isagi nggak mau pikir, toh rezeki nggak boleh ditolak.

Setelah itu isagi masuk ke kamar dan berniat menikmati pisang molen yang rin berikan barusan.

"dari siapa gi? " tanya bachira, anak ini jadi sering ke kamar isagi setelah hari isagi keluar bareng rin.

"ah ini dari kak sae kata si rin" bachira beroh ria.

Mereka pun menikmati jajanannya bersama.

Pagi harinya isagi bangun karna mendengar teriakan shidou, ya karna di sebelah kamar isagi itu ada kamar shidou juga, dan itu benar benar bikin kaget isagi pagi pagi.

"BAPAKKU GERENA BAPAKMU APA"ini shidou tereak ke anak anak yang lewat terus teriak ke dia bilang"ireng! Jawir! ".

"BERISIK KECOA" disebelah juga ada rin kesal dengar shidou jadi ditereakin.

Jadi ceritanya isagi ditengah-tengah dua orang ini.

Isagi menghela nafas malas, ia mulai mengambil peralatan mandi dan berjalan dengan langkah malas untuk mandi. Setelah mandi dan menggunakan pakaian isagi berjalan ke warung,hari ini libur jadi isagi mau nyantai dulu, tapi sebelum itu ia harus mengutamakan sarapan bukan harapan. Seperti biasa pas sampai di warung,isagi liat karasu sibuk godain hiori meski pun berakhir dengan hiori pergi setelah ngasih satiran.

Setelah selesai sarapan isagi berjalan ke kamarnya ia hari ini mau menghabiskan waktu dengan baca komik, tapi tiba-tiba ia mendengar suara ketukan, mau tak mau isagi bangkit dan dengan langkah berat ia pergi membuka kan pintu.

"kak sae? " isagi terkejut saat kini mendapati sae tengah berdiri di depan pintu "masuk dulu kak" ucap isagi mempersilahkan.

"nggak usah,nggak mau berlama-lama disini, btw nih" ucap sae sembari memberikan sebuah bingkisan.

Isagi pun menerima nya"eh makasih kak, eh btw aku juga mau makasih ama yang kemarin-kemarinya kak"

Sae tampak heran "kemarin? "

"eh? "isagi ikutan heran "yang kemarin jajan-jajanan itu kakak nitip ke rin".

Sae tak menjawab tampak berpikir "aku nggak pernah nitip ke rin, lagian aku jarang disini" .

'lah iya juga sih' pikir isagi.

Jadinya isagi makin bingung,tiba-tiba sae tersadar sesuat isagi menjadi penasaran "hmm isagi kurang peka ya".

"eh? " isagi mengedipkan mata bingung

"yaudah btw yang kali ini dari aku" ucap sae setelah itu meninggal kan isagi yang masih kebingungan.

"apa maksudnya?! "

Tiba-tiba isagi merasakan aura-aura aneh.

"woy cebol, luh punya nomor si cowo manis itu" itu shidou di dekat wajah isagi, isagi terkaget hampir terjungkal kebelakang.

"n-nggak bang, itu si rin adeknya keknya punya" isagi cepat cepat masuk ke kamarnya dan menutup pintu.setelah itu ia mendengarkan kebisingan diluar sana.

Serba Serbi Kosan Kunci Biru [Blue Lock Lokal/Slow Update]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang