"lemes amat lu, zoey mana emang?"
"dia lagi turnamen di china terus udah dua hari ngga ada kabar"
"bukannya sejak kemaren udah beres itu?"
"udah rame juga kan di ig?"
"iya tapi anak nya nggak ada kabar"
"udah coba tanya temen-temen nya?"
"udah tapi mereka juga kan kadang pegang hp"
"lagi nggak jadwal red day kan dia?"
"nggak, harusnya nanti minggu depan"
'drtt drttt'
"nomer baru"
"angkat aja dulu"
"video call lagi tuh"
"nomer luar kan itu"
kairi mengangkat panggilan video call dari nomer yang tidak di kenal itu walaupun masih dengan perasaan bingung dan sedikit curiga
tapi setelah di angkat malah wajah zoey yang terlihat di layar
"haiii"
"dari mana aja? ngilang tiga hari, baru ada kabar sekarang"
"panjang ceritanya, aku mau cerita tapi sebentar ini lagi beli roti, sampe hotel aku cerita"
"kamu lagi kesusahan nggak?"
"nggak, aku megang hp aja ini"
"jangan di matiin video call nya yaaaa?"
"okeee sebentar ya, mau beli roti"
"joey ini ada muffin dek, mau nggak?"
"mau, dua aja dok"
"lu dua ini aja?"
"gua ngga bisa milih kalo kue-kue gini, mau nyobain semua"
"ini enak kemarin gua beli"
"yaudah itu aja satu, sama ini dok"
"punya zoey 6 ya? sama di pesawat nanti kan ini?"
"iya thank you docta"
"urwell adek"
"kak? kamu nggak apa-apa denger gini?"
"its okay, let me know if kamu udah mau cerita ya?"
"okay, aku mau jalan balik dulu"
"jauh?"
"nope, 5 minutes itu udah sampe kamar"
"deket banget dong berarti"
"iya, toko roti nya emang cuman di samping hotel —ini aja udah di lift hotel"
"joey lu mau ambil sekarang apa nanti aja?"
"nanti malem aja gua ke kamar"
"bye, jan lupa ke kamar buat makan"
"iya dok"
"udah sampe kamar?"
"udah, sebentar aku taro hp ini dulu"
"kecil banget ya kamar nya? itu pintu aja keliatan"
"iya makanya tidur sendiri"
"so? gimana cerita selama tiga hari?"
"jadi aku nggak ada kabar karena hp aku rusak, salahku sendri sih sebenarnya"
kairi menyimak dengan seksama saat zoey menceritakan kronologi bagaimana ponsel nya bisa sampai rusak hingga harus tiga hari hilang kabar"
