*****Happy Reading*****
Ohm tampak sedikit terkejut ketika disampingnya ada aktor yang saat ini tengah terlibat kasus dengan nya. Siapa lagi kalau bukan Nanon si pemilik lesung pipi yang manis. Jujur saja setelah kejadian semalam mengantarkan Nanon entah mengapa Ohm merasa bahwa Nanon begitu manis apalagi saat Nanon tengah tersenyum dan memperlihatkan kedua lesung pipinya itu.
"Hai Ohm" Ujar Nanon pada Ohm yang saat ini tengah membawa sebungkus americano disalah satu tanganya
"Hai Non" Balas Ohm tak kalah ramah. Sebenarnya Ohm juga bingung kenapa tiba-tiba Nanon menghampirinya. Ahh mungkin Nanon ingin membicarakan mengenai berita itu pikir Ohm.
"Se-sbenarnya". Ujar Nanon dengan terbata-bata.
"Okey baiklah, kita bicarakan saja diruangan ku. Aku hanya tidak ingin kita malah menjadi topik hangat diagensi hehehe. Lihatlah banyak pasang mata memperhatikan kita." Ujar Ohm
Memang benar apa yang dikatakan Ohm barusan semua aktor dan akris yang berada di agensi sedang memperhatikan Ohm Nanon yang saat ini tengah berbicara dicafetaria. Mungkin setelah mendengar berita tersebut, mereka mulai curiga terhadap dua oknum yang saat ini tengah jalan berdua menuju keruangan Ohm.
"Apakah mereka berdua beneran sedang berkencan?" Ujar Janhae yang saat ini sedang duduk bersama rekan aktris lainnya di cafetaria.
" Oiwh lihatlah bahkan mereka berdua masuk kedalam ruangan Ohm." Ujar Love yang saat ini tengah senyum-senyum setelah memperhatikan interaksi antara Ohm dan Nanon yang menurutnya lucu.
"Menurutku itu hanya hoax saja, buktinya beritanya saja sudah dihapus". Ujar salah satu aktris yang memang terlihat tidak senang dengan interaksi antara Ohm dan Nanon yang dilihatnya barusan.
Sedangkan saat ini Ohm dan Nanon sudah berada diruanagan Ohm. Bagi Nanon ini pertama kalinya di masuk room Ohm. Terlihat tidak berbeda dengan ruangan Nanon hanya saja ruangan Ohm tidak terdapat banyak barang tidak seperti ruangan dirinya yang dipenuhi oleh kado kado dari para fans. Ah mungkin kado dari fansnya sudah Ohm bawa pulang pikir Nanon.
"Jadi bagaimana Non? Apa yang mau kamu bicarakan tadi? Tnay Ohm
"Ohh iya, terkait dengan berita kita berdua. Aku minta maaf sebelumnya karena gara-gara aku langsung masuk kemobilmu malah jadi kita terlibat kasus". Ujar Nanon dengan wajah sedihnya yang menurut Ohm itu lucu
"Aku tidak mempermasalahkan berita itu". Jawaban Ohm membuat Nanon sedikit terkejut lantaran Ohm sepertinya tidak risih sama sekali dengan adanya berita itu.
"Dan-ya Ohm". Ragu Nanon saat ingin memberitahukan mengenai anjuran dari agensi terhadap mereka berdua
"Terkait dengan series yang ditawarkan oleh Phi Aof, apakah kamu sudah menyetujuinya?" Tanya Nanon pada akhirnya
"Belum, aku sedang memikirkan kembali mengenai tawaran series itu". Jawab Ohm. Sebenarnya Ohm sudah mengetahui apa yang akan Nanon bicarakan karena memang pada dasarnya Ohm yang memrintahkan agensi untuk memberikan mereka berdua series entah apa yang Ohm pikirkan saat itu yang jelas dirinya ingin bermain series dengan Nanon.
"Sebenarnya tadi dari pihak agensi menyuruh ku untuk satu series dengan mu perkara berita tentang kita membuat heboh para fans, dan setelah aku berfikir panjang dan mempertimbangkan banyak hal aku akan menerima series tawaran Phi Aof." Ujar Nanon namun tidak ada sama sekali jawaban dari Ohm
"Ohm, bagaimana dengan mu?" Tanya Nanon
"Hmmm, jika itu memnag keinginan agesi untuk kita bermain series bersama ya memangnya ada pilihan lain?" Jawab Ohm yang dijawab gelengan oleh Nanon pertanda emng tidak ada pilihan lain.
Baiklah saat ini Nanon akan langsung menghubungi Phi Aof terkait dengan penawranya.
Phi Aof calling...
Halo Phi
Sudah aku duga kau pasti akan menghubungi ku, iya bagaimana Non?
Hmm, terkait dengan penawaran series kemarin apakah saat ini masih berlaku?
Tentu saja, aku memang sedang menunggumu menghubungi ku. Jadi kau sudah menerima tawaranku ini?
I-iya Phi
Bagus, nanti malam temui aku di cafe seperti kemarin jam 8 bersama Ohm ya.
Baik Phi, Terimaksih
"Jam 8 di cafe seperti kemarin". Ujar Nanon pada Ohm yang masih berada disampinya yang tengah sibuk menikamti americano yang telah dipesanya. Menurut Nanon, Ohm ini tidak sopan sekali masa dia tidak menawarkan Nanon sama sekali mana sepertinya kopi itu terlihat sangat enak.
"Kau mau?" Tanya Ohm sambil menawrka kopi yang telah diminumnya
"Apakah dia bisa membaca pikiranku?" Batin Nanon
*****
Cafe
"Aku senang sekali, akhirnya Nanon menerima tawaran ini hahaha. Apakah karena berita itu?" Tanya Phi Aof kepada dua orang yang sedang duduk dihadapanya itu
"Memangnya kalian berdua sedang berkencan sungguhan?" Goda Phi Aof kepada keduanya
"Tidak" Jawab kompak keduanya
"Itu hanya kebetulan saja Phi kita bertemu, dan entah siapa yang memfoto kita berdua sehingga menimbulkan berita hoax seperti itu." Ujar Nanon yang diangguki oleh Phi Aof
"Baiklah, untuk saat ini kalin harus bisa membangun chemistry biar ada feel nya kalo nanti pas tag syuting. Aku juga perhatikan kalian tidak begitu dekat dan jarang sekali mengobrol." Ujar Phi Aof
"Apa yang harus aku lakukan Phi?" Tnaya Nanon dengan polosnya
"Tentu saja kamu harus sering bersama Ohm agar saling mengenal satu sama lain."
"Tapi Phi tahuakan kalo ini series bl pertama ku?"
"Tentu saja, nanti Ohm akan membantu mu. Saran ku sering-seringlah kalian keluar bersama biar Nanon tidak canggung lagi".
"Baik Phi, akan aku ajari Nanon seperti apa membangun chemistery bersama pasangan sesama jenis". Ujar Ohm yang mana dengan senyuman yang mengembang dan membuat Nanon merinding memikirkan nya saja sudah begitu ngilu bagi Nanon.
*****
"Terimaksih ya Ohm". Ucap Nanon lantaran dirinya diantarkan Ohm lagi pulang kerumahnya. Perintah siapa lagi kalo bukan Phi Aof yang menyarankan Ohm pulang mengantarkan Nanon yang kebetulan sekali Nanon sedang tidak membawa mobilnya.
Sedangkan yang didalam mobil menganggukan kepalanya sebagai jawaban. Ohm langsung pamit pada Nanon karena besok pagi ada jadwal pemotretan sehingga tidak bisa untuk mampir kerumah Nanon. Memang tadi Nanon menawarkan Ohm untuk mampir kerumahnya karena merasa tidak enak jika di menyuruhnya masuk.
"Wihh abis diantar siapa lagi tuu?" Goda Nonie kepada kakanya sedangkan Nanon hanya memutarkan matanya dengan malas dan meninggalkan adeknya yang masih berda diteras rumah. Adek nya memang senang sekali mengodanya.
Saat ini Nanon berdiam diri dalam kamarnya membaca skrip yang sudah diberikan oleh Phi Aof. Dirinya sedang begitu pusing memikirkan series yang akan dilakukanya ini, bagaimana mungkin dia harus berciuman nanti dengan Ohm. Setelah dirinya membaca beberapa skrip banyak sekali adegan kiss dan juga adegan saling menggoda satu sama lain. Nanon tidak percaya dirinya apakah bisa melakukan itu semua.
Seadangkan disisi lain kini Ohm tengah senyum-senyum sendiri setelah membaca skrip yang telah dikirimkan Phi Aof.
"Ais Shia, kenapa series ini begitu sweet sekali". Ujar Ohm.
Ohm sendiri seblumnya sering memainkan ganre action dan jarang sekali memainkan series bergenre romace seperti ini. Dia akan meminta bantuan Perth yang sudah ahli dalam series seperti ini. Yaaa saat ini Ohm harus bertemu dengan Perth.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Secret of an Idol
FanficNanon Korapat Kirdpan merupakan Aktor sekaligus Penyanyi yang sedang naik daun, laki-laki manis ini telah menjadi pusat perhatian ketika dirinya berhasil meraih penghargaan sebagai aktor pendatang baru terpopuler. Selain memiliki wajah yang tampan d...