(bagi yg sudah sempat membaca cerita ini sblm di perbaiki, maaf jika ada perbedaan di nama cast,dan part² lainny.)
!!!
Silahkan membaca!
bagai mana jika seorang santri di nikahi diam diam oleh seorang Gus yang terkenal tampan,dingin,bijak,dan shole...
(Bagi yang sempat membaca sebelum cerita ini di perbaiki,dan di ganti nama tokoh dll, mohon maaf ya, jika ada banyak perubahan, kalian bisa baca ulang dari part 1 terimakasi!!)
Tolong di follow,komen,dan share ya!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chap 8
Happy reading 💥
Pagi ini mereka sedang bersiap siap untuk, Pergi ke madrasah/sekolah.
Eh gesss, ada yang liat tali sepatu aku ga?? Kemaren aing cuci"tanya alifa kepada teman temannya.
Ya mana ku tahuuu"ucap anggraini sembari menaruh buku buku pelajarannya di dalam tas.
Kamu tadi naruh nya di mana fa? Coba ingat ingat lagi"ucap Azahra Sambil memakai kaos kaki miliknya.
Nah! Masalahnya itu aku lupa naruh nya, Di mana"ucap alifa, menggaruk tengkuknya yang Tidak gatal.
Aneh kamu ni fa, nih tadi ada di Deket, rak sepatu waktu aku mau ngambil sepatu"ucap Syafida lalu memberi tali sepatu milik sahabatnya itu.
Tuhkan,lain kali naruh nya jangan gerasak gerusuk"ucap Dirana
Hehehe,iya nii makasi ya teman temanku"ucap alifa nyengir kuda.
°°°°
Dan kini mereka sudah berada di dalam Kelas.
Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh"ucap ustazah yang memasuki ruangan kelas mereka (ustazah Hilda)
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barokatuh, ustadzah "jawab mereka.
Baik, kita langsung mulai saja pelajarnya" Ucap ustazah Hilda.
Aduh raa, ini pulpen aku di mana ya?tadi Jatuh ke situ"ucap Dirana berbisik
Loh, ya mana aku tahu, coba kamu cari lagi" Ucap Azahra, lalu membantu temannya ini Dan melihat ke arah kolong meja. Ga ada na"ucapnya
Aduhhh, mana aku ga ada pulpen lagi, kamu ada pulpen lagi ga ra?"tanya Dirana
Engga ada, pulpen ku bawa 2 yang satu di pinjam Sama Syafida"ucap Zahra
BRAK!
ITU YANG DI BELAKANG!"tanya ustadzah Hilda
ASTAGHFIRULLAH,KALIAN INI UDAH TAU ADA GURU, MASI AJA NGOBROL"marahnnya sedangkan Zahra dan Dirana hanya menunduk.
Afwan ustazah kita tadi sedang mencari pulpen Rana yang jatuh ke bawah"ucap Dirana lalu menunduk kembali.
Kalian berdua saya hukum!, Berdiri di tengah lapangan sampai jam saya selesai!"ucap ustazah Hilda, dan azzahra dan Dirana hanya menuruti itu, dari pada nmbh ngamok kan??.