" Hyung" panggil haechan kepada Mark yang berjalan di sampingnya sambil mengendong chenle yang ketiduran.
"Hm?" Mark berdehem untuk membalas panggilan haechan.
"Lo kaget nggak Hyung sama semua ini??" Tanya haechan menatap lurus jalanan.
Niat hati tadi mereka bertiga ingin pergi ke taman lalu di lanjut berjalan jalan lagi keliling daerah ini malah di tengah perjalanan chenle tertidur. Terpaksa rencana mereka gagal dan berakhir kembali ke dorm mereka.
Mark menatap heran haechan sejenak, tidak biasanya nada bicara haechan seserius ini.
"Kaget" jawab singkat Mark. Dia memang kaget, tapi ada sesuatu hal yang berbeda selain rasa kaget yang ada.
Haechan menghela nafas panjang, dia lalu terkekeh kecil.
"Takdir lucu ya Hyung?? Padahal jelas jelas lo benci gw tapi di kehidupan lain malah kita jadi pasangan sehidup semati" ujar haechan. benar benar masih tak menyangka dengan semua ini.
Walaupun kecil kemudian asumsi mereka tentang kejelasan chenle dan jisung bahwa mereka berasal dari dunia lain, tapi tak di pungkiri mau bagaimanapun ini masuk akal jika di pikir secara logika.
Mark mengangguk angguk, dia dulu memang membenci haechan. Sangking bencinya sampai Mark ingin keluar dari agensi ini, tapi kembali lagi itu dulu bukan sekarang.
"Tapi Lo bener bener yakin Chan kalo mereka berasal dari dunia lain??" Tanya Mark agak bimbang, Ini semua sudah tak dapat di cerna oleh akal mereka. Jadi bolehkan dia ragu dengan semua ini??
Haechan menghentikan langkahnya membuat langkah Mark juga ikut terhenti, haechan menoleh ke arah Mark dengan tatapan tak bisa di jelaskan.
Memang keduanya memakai masker dan topi membuat wajah keduanya seperti tak terlalu terlihat, tapi Mark bisa membayangkan eskpresi haechan di balik penyamaran mereka.
Menurut Lo sendiri gimana Hyung??" Tanya balik haechan malah bertanya.
Mark menghela nafas panjang, "gw masih ragu chan"
Haechan mengangguk pelan, sudah dia duga jawaban Mark akan seperti ini. karena Mark sendiri adalah orang yang tidak terlalu percaya sebelum ada bukti kuat.
"Tapi, disisi lain gw mau percaya sama semua ini" lanjut Mark menatap dalam mata haechan.
Haechan kebingungan, maksud Mark ini apasih??
Melihat mata haechan yang menunjukkan kebingungan membuat Mark menarik tubuh haechan dengan satu tangan
Haechan kaget,
"H-hyung..." lirih haechan gugup karena tiba tiba di tarik ke dalam pelukan Mark.
"Hm?" Mark berdehem lagi, dia malah memeluk erat tubuh haechan dengan satu tangan.
Haechan menggeleng, dia malah membalas pelukan itu.
Nyaman.
Aneh memang,
Mark adalah orang yang susah sekali di pahami.
Dan haechan tidak bisa memahami Mark
Ahhh ralat. bukan tidak, tapi belum.
Mereka berdua berpelukan sembari tangan Mark yang satunya mengendong tubuh chenle yang tertidur pulas tak terganggu dengan perubahan posisi yang ada.
Di pandang memang terasa aneh, dua orang dewasa yang berpelukan sembari salah satunya mengendong anak kecil.
Apalagi dengan kenyataan yang ada bahwa dunia ini punya norma, tidak sepantasnya mereka seperti ini.
Tapi apa peduli?? Mereka berdua terasa nyaman apalagi si kecil chenle yang tersenyum di alam mimpinya. Walaupun mereka di tampar kembali ke kenyataan yang ada bahwa jelas jelas ini salah!!
KAMU SEDANG MEMBACA
Another World✓
Fantasybagaimana jika dua anak kecil bernama Jisung dan chenle pergi ke dunia lain dimana orang tua mereka di sana tidak ada hubungan yang spesial sama sekali. Dan anehnya lagi, orang tua mereka di sana menjadi idol terkenal!! begitupun dengan kakek dan ne...
