ִֶָ 𓂃˖˳·˖ ִֶָ ⋆★⋆ ִֶָ˖·˳˖𓂃 ִֶָ
Transmigrasi, memiliki konsep di mana jiwa seseorang berpindah ke raga yang berbeda. Dan Rayanza Bagaskara merupakan pemuda yang tidak sengaja mengalami nasib di luar nalar it...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rayanza mengerjapkan matanya, menatap heran kamar yang ia tempati. Sejak kapan ia berada di sini?
Lama berpikir, akhirnya ia ingat tentang percakapan antara dirinya dengan Renza sebelumnya
"Yah, setidaknyaiatidurditempat yang layak, tidaksepertidiriku yang tidurdijerujibesi," monolognya.
Kehidupan barunya mungkin tidak seburuk itu, terbukti dari kamarnya yang melebihi kata layak. Desain kamarnya terlihat elegan namun tetap simple, dengan dinding berwarna krem dengan beberapa ornamen berwarna putih di sekitarnya.
Beberapa menit memandangi kamar itu, Rayanza akhirnya beranjak dari kasur dan berjalan ke kamar mandi. Ia memutuskan untuk tidak mandi karena malas, jadi dirinya hanya menggosok gigi dan mencuci muka.
Setelah selesai, Rayanza tak langsung pergi. Ia menatap pantulan wajah raga yang ia tempati. Mata bulat, hidung mancung, pipi yang agak berisi namun dengan garis rahang yang tajam, rambut pirang alami, dan juga alis yang tebal.
Wajah Renza termasuk ke dalam kategori sempurna.
Saat tengah fokus memandangi pantulan wajahnya di kaca, muncul sebuah hologram di hadapannya. Rayanza agak terkejut namun dengan cepat menetralkan raut wajahnya.
"Selamat malam, Tuan. Saya RB007F, sistem yang akan menemani Anda selama berada di dunia novel ini. Harap beri saya nama sebagai tanda bahwa Anda setuju untuk menjadikan saya sebagai partner."
Suara monoton khas robot terdengar. Tak mau ambil pusing dengan keanehan itu, ia hanya menanggapi 'sistem' tersebut dengan malas. "Rain."
"Terimakasih, Tuan. Mulai sekarang saya akan selalu menemani dan membantu Anda di dunia ini."
"Apakah Anda tertarik untuk melihat biodata tubuh yang ditempati?" Rayanza mengangguk singkat.
"Silakan tekan tombol status di layar hologram di hadapan Anda untuk melihat biodata."
Rayanza menekan tombol status seperti yang di katakan oleh Rain. Tampilan di layar hologram berwarna ungu muda yang melayang di udara itu terganti.