" ARAAAAAAA"
ara reflek melepaskan hisapannya dan memeluk Indira takut orang yang datang melihat tubuh bagian atas Indira
Aduh..
Ara berteriak kesakitan ketika orang yang memergokinya melempar bantal ke arah ara
Ara dengan sigap melindungi badan indira
" kak pliss dengerin penjelasan aku dulu ".ucap ara mencoba menenangkan
Orang yang memergoki ara dan indira memghela nafas kasar dan duduk di sofa yang sedikit jauh dari ara yang posisinya indira masih di pangkuan ara
" bawak indira ke kamar kamu. Dan balik ke sini lagi aku mau ngomong ".ucap orang itu dengan nada dingin
Ara berdiri sambil menggendong indira menuju kamarnya
Indira yang malu menyembunyikan mukannya di pundak ara
Sesampainya di kamar ara menurunkan indira dari gendongan
" kamu di sini aja. Kalo mau pakek baju aku ambil aja di lemari ".ucap ara
Indira dengan malu malu mengaguk
Saat di ruang tamu. Ara duduk di tempatnya tadi
" udah sejauh mana? ".tanya orang itu dingin
" hmm ini baru pertama kali kak dan aku belum nyentuh dia sepenuhnya ".ucap ara gugup
" kalo aku gak dateng mungkin kamu udah nidurin dia ".ucap orang itu
Ara menunduk takut
" ra aku udah mengagap kamu kayak adik aku sendiri, aku gak mau kamu melakukan hal yang salah"
" maaf kak jinan ".ucap ara
Yang memergoki ara dan indira tadi adalah jinan. Jinan yang memang sering datang ke apartemen ara untuk mengecek apartemen ara ketika ara pulang kampung
Jadi tak heran kenapa jinan bisa membuka pintu apartemen ara. Awalnya jinan tidak tau ara akan pulang
Tiba tiba bel berbunyi
Ara berdiri dan membuka pintu
" cc-i shani ".ucap ara kaget melihat perempuan berdiri di depannya dengan senyuman manis
" akhirnya kamu pulang juga ra. Gimana liburannya? ".tanya shani
" bbaik ci. Oh iya silahkan masuk ".ucap ara
Shani masuk dan ara mengikuti dari belakang
" loh ada kamu nan? ".ucap shani
Shani duduk di sofa yang kosong
" iya ci. Tadi mau ngecek apartmen ara takut ara belum pulang ".ucap jinan
Shani mengaguk mengerti dan tak sengaja melihat jaket tergeletak di lantai
" itu jaket siapa? ".tanya shani
Jinan dan ara panik
" aahituu jaket kak jinan ci ".ucap ara mencoba tenang
Ara memberi kode agar jinan mengiyakan ucapannya
" nah iya ci. Tapi aku buang sembarangan ".ucap jinan
Shani mengerutkan keningnya melihat ara dan jinan yang panik
" kayaknya aku gak pernah liat kamu pakek deh nan. Kalo gak salah jaket itu punya indira, aku liat dia pakek jaket itu di tempat latihan tadi ".ucap shani curiga
Jinan dan ara melotot mendengar ucapan shani
Shani mentap ara tajam
Ara yang di tatap mendunduk
Shani berdiri dan pergi
Ara dan jinan milihat shani yang menuju kamar ara jadi panik
Ara berlari dan menghadang shani saat akan membuka pintu kamarnya
Jinan berdiri dan hanya melihat saja
KAMU SEDANG MEMBACA
bocil pencinta susu [END]
FanfictionHANYA FIKSI❗❗ ara yang tak pernah lepas dari namanya susu. Malah tak sengaja melakukan sesuatu kepada salah satu member dan berujung ke member lain
![bocil pencinta susu [END]](https://img.wattpad.com/cover/358901734-64-k470502.jpg)