"pilih lah haechan"
haechan memandang ke arah donghyuck yang sudah babak belur. dia tidak bisa memilih
"hyung! pergi saja!" seru donghyuck
yongsi merangkak ke arah jumin "jumin! lepaskan mereka! aku masalahmu! biarkan mereka pergi. jebal..." mohon yongsi
jumin memandang ke bawah, dia tersenyum remeh dan menendang yongsi "aku lepaskan mereka, tapi tidak dengan kau dan donghyuck"
"aku masalahmu!! donghyuck tidak salah!!" pekik yongsi
jumin tertawa keras "DIA SALAH! karena nya...karena nya rencanaku hancur semua!! hahh! bahkan pak tua itu terus menyudutkan ku" jumin mengusap wajahnya kasar
jumin mendekati donghyuck. dia menatap tajam donghyuck dan menendangnya kuat "seharusnya kau jangan ikut campur!! anak sialan!!"
pria itu melepaskan pegangannya pada donghyuck, membuat donghyuck berusaha menahan tendangan jumin "AKH! SIALAN! SIALAN!" jumin semakin brutal menendang donghyuck
"HENTIKAN!!" teriak yongsi
"BERHENTI BRENGSEK!" pekik johnny
"aahh! sialan!" desis lucas
haechan memandang lantai dengan gemetar, dia...dia harus apa? apa bantuan belum datang? kenapa dia harus mengalami ini?
"BERHENTI!"
pergerakan mereka terhenti saat haechan berteriak. haechan menatap gemetar ke arah jumin "papa...bukankah ini tidak benar? papa sayang dengan kami kan? papa bilang papa mencintai kami. tapi kenapa...kenapa papa melakukan ini?"
haechan sudah tidak bisa menahan air matanya. orang yang menggantikan peran papa kandungnya, orng yang berkata bahwa dia akan selalu menyayangi mereka, orang yang selalu membuatnya tertawa
kenangannya bersama jumin, tawa nya, senyumnya.
"haechannie, kenapa mama mu begitu cantik?" tanya jumin sambil memandang sehun yang sedang membeli es krim
"papa, mama akan marah jika papa menyebutnya cantik" kekeh haechan
"benarkah? tapi mama mu itu benar benar cantik" kagum jumin
"siapa yang kau bilang cantik?!!"
haechan tertawa saat melihat mamanya memarahi papanya.
"mama, mana es krim haechannie?" tanya haechan
sehun beralih menoleh ke arah haechan, dia tersenyum lalu memberikan es krim pada anaknya "aigoo, haechannie lucu" gemas sehun
"tapi kamu lebih lucu" goda jumin
sehun berbalik menatap jumin tajam "apa?!" galaknya
jumin tersenyum lebar dan memeluk sehun "tidak ada tuh" sehun berdecak saat melihat sang suami berusaha merayu nya
haechan ikut tersenyum, dia juga ikut memeluk mamanya "haechannie sayanggg kaliann!!" pekik haechan
"aigoo, papa sayang kaliann!!" sambung jumin
sehun menghela nafasnya, dia tersenyum melihat kelakuan anak dan suaminya. "mama sayang kaliann!!"
haechan bergetar, dia sudah sesegukan. dia tidak bisa menerima ini, ini terlalu kejam baginya. papa yang dia benci malah membelanya, dan ini papa yang dia sayang malah melakukan ini pada keluarganya
jumin tersenyum dan tertawa "HAHAHAHHAHA!!"
dia mengelap air mata yang keluar dari sudut matanya "ini lucu sekali, kalian sangat lucu!!" kekeh jumin
KAMU SEDANG MEMBACA
who is haechan? S2 (END)
Short Storykembaran haechan? donghyuck? part 2 kalau penasaran baca aja neng
