book 22

2.3K 158 1
                                        

"lakukan tugas mu dengan benar, jangan terbawa suasana"

"aku tau, aku tidak akan terbawa suasana"

"bagus jika begitu, bagaimana dengan alat alat mu itu? mau kau apakan? kau buang atau akan kau asah lagi?"

"untuk sejauh ini, aku ingin mencoba melakukan nya sendiri"

"JANGAN BODOH!! kau pikir rencana minim mu itu akan berhasil?! gunakan alat mu asah mereka"

"baik"

tut

sambungan telepon terputus, seorang pria meremat ponselnya kesal. dia benar benar muak dengan semua yang diperintahkan

dia bisa melakukannya sendiri tanpa campur tangan alat tidak bergunanya, membunuhnya akan sangat mudah

tidak. sebelum membunuhnya dia akan mencoba mempermainkan nya dulu. bukankah ide itu akan sangat bagus?

tapi sebelum itu "pak tua sialan! sebelum aku menjalankan rencanaku, kau duluan lah yang akan ku bunuh sialan!"



.

"jadi maksudmu? kau hilang begitu saja karena hyuckie kehilangan mainannya dan kau berusaha untuk membantu mencarinya? dan tiba tiba kau terjebak dan mendengar berita bahwa mama mu di culik dan situasi waktu itu pun terjadi?" tanya taeyong

haechan yang mendengar penjelasan singkat dari taeyong pun dengan cepat menganggukan kepalanya

"memangnya hyuckie anak bayi?" heran doyoung

"itu maksudnya! mainan nya saat kecil!" sahut haechan cepat

yuta berdiri dari duduknya "omong kosong yang bodoh" ketus yuta, lalu dia pergi begitu saja meninggalkan member lainnya

"tidak perlu dipirkan, dia sepertinya kecewa yang datang bukan donghyuck tapi kau" ucapan taeyong entah kenapa membuat haechan sedikit sakit hati

"kalian suka pada hyuckie?" tanya haechan

mereka ber 6 dengan kompak mengangguk, haechan menatap mark "kau hyung? tidak suka hyuckie?" tanya haechan

mark menggeleng "aku sukanya dirimu" sahut mark membuat haechan malu sendiri

"ekhem" dehem johnny

haechan kembali fokus "katanya yang pacaran dengan donghyuck akan mama introgasi" mereka semua sontak menoleh pada taeyong dan johnny

"apa? kami bersedia saja" johnny mengangguk

"kalau begitu kami juga" haechan sontak membuka lebar matanya saat member ilichil lainnya ikut ikutan kec yuta dan mark

"hyuckie pasti akan syok berat" syok haechan

mark terkekeh dan mendekat ke arah haechan "kapan kau akan mampir ke dream?" bisik mark

"kamchagiya!" kaget haechan

haechan memukul kepala mark membuat sang empu ber aduh "jangan berbisik! kau mengagetkanku!" kesal haechan

mark mengusap pelan kepalanya "maaf" haechan menghela nafasnya dan mengangguk "sebentar lagi aku akan ke dream"

"donghyuck kemana?" tanya doyoung

haechan mengalihkan pandangannya "katanya mau bertemu temanya" sahut haechan

tok tok tok

mereka semua menoleh ke arah pintu yang di ketuk "apa kau lupa memperbaiki bel nya lagi?" tanya johnny pada taeyong

"tidak, bel nya sudah di ganti" jawab taeyong

"lalu kenapa di ketok?" heran johnny

taeyong mengidikkan bahunya dan berdiri berniat membuka kan pintu, diikuti dengan yang lainnya

who is haechan? S2 (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang